• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Nasional

Dorong Transformasi Pendidikan dan Riset, Kemenko PMK Tegaskan Strategi Brain Gain Menuju Indonesia Emas 2045

Nelly Marinda Situmorang Editor Nelly Marinda Situmorang
Jumat, 19 Desember 2025 - 14:10
in Nasional
WhatsApp Image 2025-12-19 at 13.46.17

Deputi Bidang Koordinasi Peningkatan Kualitas Pendidikan Kemenko PMK Ojat Darojat (tujuh dari kanan)/istimewa

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID — Kementerian Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Kemenko PMK) terus mendorong transformasi pembelajaran dan penguatan ekosistem riset melalui sinergi multipihak sebagai bagian dari strategi peningkatan daya saing inovasi nasional menuju Indonesia Emas 2045.

Upaya tersebut mengemuka dalam Human Development Synergy Forum bertajuk Kemitraan Multi-Pihak untuk Memperkuat Kebijakan Ekosistem Pendidikan dan Riset Nasional: Brain Gain untuk Indonesia Emas 2045 yang diselenggarakan di Aula Heritage Kemenko PMK, Kamis (18/12/2025).

BacaJuga:

Temuan Ratusan Senjata di Sekolah Jaksel: 1 Senjata Api Tempur, 995 Senapan Angin

Pemerintah Tinggalkan Ego Sektoral, Layanan Publik Dibangun Lebih Terintegrasi

Ekonomi Syariah Dinilai Masih ‘Main di Lapangan Ping-pong’, PKS Siapkan Terobosan

Dalam forum tersebut, Deputi Bidang Koordinasi Peningkatan Kualitas Pendidikan Kemenko PMK Ojat Darojat menekankan pentingnya pembenahan proses pembelajaran agar tidak hanya berfokus pada penguasaan materi, tetapi juga pada kemampuan peserta didik menerapkan pengetahuan dalam kehidupan nyata.

“Salah satu penyakit kronis pendidikan kita adalah proses belajar yang masih berhenti pada producing knowledge, bukan applying knowledge. Anak-anak mampu menjawab soal ujian, tetapi tidak memahami dan tidak bisa menggunakan ilmunya. Inilah yang melahirkan inert knowledge dan membuat daya saing inovasi nasional kita rendah,” ujar Ojat.

Ia menjelaskan, transformasi pembelajaran perlu diarahkan pada penguatan pemahaman, konteks, dan pemanfaatan ilmu. Hal ini penting agar proses belajar mampu menumbuhkan daya pikir kritis serta keterampilan pemecahan masalah sejak dini.

“Metode rote learning yang mengandalkan hafalan tanpa pemahaman masih mengakar di ruang-ruang kelas kita. Sistem ini tidak memberi ruang bagi anak untuk membangun critical thinking. Selama budaya belajar seperti ini dipelihara, kita akan terus menghasilkan lulusan dengan nilai tinggi, tetapi miskin kemampuan inovasi,” tegasnya.

Selain pembelajaran, Ojat juga menyoroti perlunya penguatan keterkaitan antara pendidikan, riset, dan kebutuhan dunia kerja. Ia menyampaikan bahwa revitalisasi pendidikan dan pelatihan vokasi menjadi salah satu perhatian utama pemerintah untuk menjawab tantangan ketidaksesuaian antara kompetensi lulusan dan kebutuhan industri.

Ia menambahkan, penguatan kolaborasi antara perguruan tinggi, lembaga riset, pemerintah, dan dunia usaha menjadi kunci agar riset tidak berhenti pada publikasi, tetapi berlanjut pada hilirisasi dan pemanfaatan nyata.

“Masalah kita bukan hanya pada ekosistem, tetapi juga budaya pendidikan dan riset. Riset masih banyak dilakukan untuk kepentingan akademik, belum market-driven dan demand-driven. Ke depan, perguruan tinggi dan dunia industri harus terhubung agar tidak terus terjadi mismatch,” pungkasnya.

Dalam kesempatan tersebut, Wakil Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Stella Christie turut menegaskan bahwa perguruan tinggi memiliki peran strategis sebagai penggerak utama inovasi nasional. Menurutnya, ekosistem pendidikan tinggi yang kuat, riset yang relevan, serta kolaborasi dengan dunia industri menjadi fondasi penting dalam menghasilkan inovasi yang berdampak nyata bagi pembangunan.

“Inovasi itu datang dari perguruan tinggi. Kampus harus menjadi ruang lahirnya gagasan, riset, dan teknologi yang menjawab persoalan nyata. Penguatan riset, peningkatan kualitas SDM, serta kemitraan dengan industri perlu terus diperkuat,” ujar Stella.

Agenda tersebut dirangkai dengan dialog kebijakan dengan topik Brain Gain: Membangun Kemitraan Global dalam Pendidikan dan Riset untuk Masa Depan Indonesia yang menghadirkan Dirjen Riset dan Pengembangan Kemendiktisaintek Fauzan Adziman, Kepala BRIN Arif Satria, serta Deputi Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Kementerian PPNl/Bappenas Pungkas Bahjuri Ali.

Sesi kedua dialog mengangkat topik Benchmarking Kemitraan Global dalam Pendidikan dan Riset dengan menghadirkan Deputy Director DAAD Regional Office Jakarta Muji Rahayu; perwakilan Department of Foreign Affairs and Trade (DFAT) Rod Brazier; Presiden Direktur LPDP Indonesia Sudarto; Wakil Rektor III Universitas Gadjah Mada Arie Sujito; serta Ketua Forum Direktur Politeknik Negeri se-Indonesia Ahyar Muhammad Diah. (ney)

Tags: Kemenko PMKrisettransformasi

Berita Terkait.

Menkop Bawa Semangat Koperasi ke Festival Lembah Baliem Wamena
Nasional

Temuan Ratusan Senjata di Sekolah Jaksel: 1 Senjata Api Tempur, 995 Senapan Angin

Jumat, 7 Agustus 2026 - 18:55
Pemerintah Tinggalkan Ego Sektoral, Layanan Publik Dibangun Lebih Terintegrasi
Nasional

Pemerintah Tinggalkan Ego Sektoral, Layanan Publik Dibangun Lebih Terintegrasi

Jumat, 7 Agustus 2026 - 18:31
Ekonomi Syariah Dinilai Masih ‘Main di Lapangan Ping-pong’, PKS Siapkan Terobosan
Nasional

Ekonomi Syariah Dinilai Masih ‘Main di Lapangan Ping-pong’, PKS Siapkan Terobosan

Jumat, 7 Agustus 2026 - 18:16
Istiqlal Hadirkan 32 Program Gratis, Menag Ajak Masjid Besar Ikut Mencontoh
Nasional

Istiqlal Hadirkan 32 Program Gratis, Menag Ajak Masjid Besar Ikut Mencontoh

Jumat, 7 Agustus 2026 - 16:53
Mengakhiri “Pecah Kongsi” Pimpinan Daerah, Pakar: Sebaiknya Pilkada Tidak Pilih Wakil
Nasional

Mengakhiri “Pecah Kongsi” Pimpinan Daerah, Pakar: Sebaiknya Pilkada Tidak Pilih Wakil

Jumat, 7 Agustus 2026 - 16:31
Barbuk
Nasional

Bea Cukai Ngurah Rai Gagalkan Penyelundupan 10 Kilogram Ganja dari Thailand

Jumat, 7 Agustus 2026 - 15:47

BERITA POPULER

  • Erick-Thohir

    PSSI Ubah Haluan Piala Presiden, Turnamen Kini Diproyeksikan untuk Timnas

    2449 shares
    Share 980 Tweet 612
  • Dugaan Penyalahgunaan Dapodik Ditelusuri, Kemendikdasmen Siap Tindak Tegas

    2048 shares
    Share 819 Tweet 512
  • Erick Thohir Angkat Suara Soal John Herdman Usai Indonesia Dibekuk Vietnam

    1990 shares
    Share 796 Tweet 498
  • Industri Sawit Nasional Miliki Fondasi Kuat dalam Keselamatan dan Kesehatan Kerja

    2611 shares
    Share 1044 Tweet 653
  • Bea Cukai Tanjung Priok Gagalkan Penyelundupan Motor Harley-Davidson Bekas Asal Tiongkok

    1368 shares
    Share 547 Tweet 342
Champions
Olahraga

Pimpin Revolusi Spanyol Rebut Piala Dunia Kedua, Rodri: Kami Mampu Kendalikan Semua Laga

Editor Nelly Marinda Situmorang
Selasa, 21 Juli 2026 - 12:24

INDOPOSCO.ID - Spanyol tidak hanya mengangkat Trofi Piala Dunia 2026. La Roja juga mengirim pesan tegas kepada dunia bahwa dominasi...

SelengkapnyaDetails
Messi

Messi Usai Final Piala Dunia 2026: Butuh Waktu Sembuhkan Luka Ini

Selasa, 21 Juli 2026 - 11:13
Tak Hanya Juara, 3 Penghargaan Individu Piala Dunia 2026 Turut Diborong Spanyol

Tak Hanya Juara, 3 Penghargaan Individu Piala Dunia 2026 Turut Diborong Spanyol

Senin, 20 Juli 2026 - 11:39
Scaloni Legawa Argentina Tumbang di Final: Kami Kalah dengan Kepala Tegak

Scaloni Legawa Argentina Tumbang di Final: Kami Kalah dengan Kepala Tegak

Senin, 20 Juli 2026 - 11:00
Scaloni Isyaratkan Mundur Usai Argentina Gagal Pertahankan Gelar Piala Dunia

Scaloni Isyaratkan Mundur Usai Argentina Gagal Pertahankan Gelar Piala Dunia

Senin, 20 Juli 2026 - 09:32
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.