• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Ekonomi

Kelapa Tak Lagi Murah, Ada Apa di Balik Lonjakan Harga Jelang Ramadan?

Laurens Dami Editor Laurens Dami
Kamis, 18 Desember 2025 - 10:15
in Ekonomi
kelapa

Tumpukan kelapa di salah satu pasar tradisional, yang kini menjadi sorotan menyusul temuan survei Lembaga Survei KedaiKOPI terkait kenaikan harga kelapa dan produk olahannya dalam enam bulan terakhir, serta kekhawatiran masyarakat akan lonjakan harga menjelang Ramadan dan Lebaran. Foto: ANTARA

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Lonjakan harga kelapa bukan sekadar soal dapur rumah tangga, tetapi telah menjelma menjadi persoalan struktural yang menyentuh rantai produksi, kebijakan ekspor, hingga masa depan industri nasional.

Peneliti Core Indonesia, Eliza Mardian, mengungkap adanya kejanggalan dalam data ekspor kelapa yang menurutnya perlu segera ditelusuri oleh pemerintah. Ketidaksinkronan angka produksi dan ekspor berpotensi berdampak langsung pada ketersediaan pasokan di dalam negeri.

BacaJuga:

Energi untuk Bumi: Cara Pertamina Ajak Masyarakat Bergerak di Hari Bumi 2026

Pegadaian Tring Golden Run 2026 Sukses Diikuti 8.000 Pelari dan Salurkan Donasi Rp 1,25 Miliar

Perkuat Ketahanan Pangan, HIPMI Serukan Hilirisasi Kelapa Sawit

“Produksi kelapa sekitar 2,8 juta ton, yang diekspor 2,4 juta ton. Di Kementan (Kementerian Pertanian) tercatat angka ekspor hanya 1,2 juta ton, yang berarti hanya setengahnya, ini perlu ditelusuri,” kata Eliza dalam rilis Lembaga Survei KedaiKOPI pada Rabu (17/12/2025) terkait situasi kebutuhan kelapa di Indonesia.

Ia menilai, pengendalian harga di tingkat konsumen tak bisa hanya bergantung pada mekanisme pasar. Negara perlu hadir lebih aktif dengan instrumen kebijakan yang konkret.

“Selain rekomendasi KedaiKOPI yaitu pungutan ekspor atau DMO, perlu ada HET (harga eceran tertinggi) agar menjaga harga untuk konsumen di bawah,” ucap Eliza.

Dari sudut pandang lain, Ekonom Gede Sandra melihat persoalan kelapa sebagai peluang besar yang belum dimanfaatkan secara optimal. Menurutnya, ketergantungan pada ekspor bahan mentah justru membuat Indonesia kehilangan nilai tambah yang seharusnya bisa dinikmati di dalam negeri.

“Perolehan ekspor kita soal kelapa ini hanya 1,6 miliar dollar, namun jika ada hilirisasi, ini bisa meningkatkan sampai 6,5 miliar dollar. Oleh karena itu, harus bangun produksi industri kelapa di tanah air, jangan ekspor gelondongan,” ungkapnya.

Temuan dan peringatan tersebut sejalan dengan hasil survei yang dirilis Lembaga Survei KedaiKOPI di Jakarta, Selasa (17/12/2025). Survei ini menggambarkan keresahan publik yang kian meluas menjelang awal 2026, terutama menghadapi momentum Ramadan dan Lebaran.

Survei tatap muka yang dilakukan pada 24 November hingga 1 Desember 2025 itu melibatkan 400 responden di enam kota besar. Mereka terbagi dalam tiga kelompok, yakni 200 ibu rumah tangga, 160 pelaku UMKM, dan 40 penjual kelapa utuh, sebagaimana dijelaskan Peneliti Lembaga Survei KedaiKOPI, Ashma Nur Afifah.

Hasilnya, mayoritas responden, sebanyak 83 persen mengaku merasakan langsung kenaikan harga kelapa dan produk turunannya dalam enam bulan terakhir, sebuah sinyal bahwa masalah ini bukan lagi potensi, melainkan realitas yang sudah mengetuk pintu rumah tangga Indonesia.

“Hasil survei menunjukkan, sebanyak 83 persen responden mengaku merasakan kenaikan harga kelapa dan produk olahannya dalam enam bulan terakhir, sebuah sinyal kuat bahwa persoalan ini bukan sekadar fluktuasi biasa, melainkan peringatan dini yang tak boleh diabaikan,” jelas Ashma.

Ketika kelapa makin mahal dan ekspor terus melaju, pertanyaannya kini bukan lagi apakah harga akan naik, melainkan seberapa siap negara melindungi konsumen dan memanfaatkan peluang besar di balik satu komoditas sederhana yang selama ini dianggap remeh. (her)

Tags: Eliza MardianLonjakan Harga Jelang RamadanPeneliti Core Indonesia

Berita Terkait.

Persib di Ujung Tanduk, Skenario Gagal Juara Mulai Terlihat
Ekonomi

Energi untuk Bumi: Cara Pertamina Ajak Masyarakat Bergerak di Hari Bumi 2026

Senin, 27 April 2026 - 02:22
Pegadaian Tring Golden Run 2026 Sukses Diikuti 8.000 Pelari dan Salurkan Donasi Rp 1,25 Miliar
Ekonomi

Pegadaian Tring Golden Run 2026 Sukses Diikuti 8.000 Pelari dan Salurkan Donasi Rp 1,25 Miliar

Minggu, 26 April 2026 - 23:26
sawit
Ekonomi

Perkuat Ketahanan Pangan, HIPMI Serukan Hilirisasi Kelapa Sawit

Minggu, 26 April 2026 - 09:51
Penyerahan
Ekonomi

Citroën Lanjutkan Penyerahan Unit Ë-C3 All Electric Tahap II untuk Bisnis PT Express

Sabtu, 25 April 2026 - 23:22
Oon-Arfiandwi
Ekonomi

Kecerdasan Buatan Jadi Akselerator Utama Produktivitas Developer Indonesia

Sabtu, 25 April 2026 - 22:41
Penumpang
Ekonomi

Pemerintah Tanggung PPN Tiket Pesawat Ekonomi Selama 60 Hari

Sabtu, 25 April 2026 - 22:21

BERITA POPULER

  • kartinian

    Ragam Busana Adat Daerah Warnai Kemeriahan Peringatan Hari Kartini 2026 di Permatahati

    907 shares
    Share 363 Tweet 227
  • Semen Padang vs Persijap: Krisis Pemain, Kedalaman Skuad Kabau Sirah Diuji

    1354 shares
    Share 542 Tweet 339
  • Unggah Foto Wajah Burung, Instagram Lee Jong Suk Picu Spekulasi Hubungan dengan IU

    682 shares
    Share 273 Tweet 171
  • Isu Lengser hingga Gibran Diseret, Pengamat Buka Peta Ancaman Prabowo

    911 shares
    Share 364 Tweet 228
  • Cuaca di Jakarta Didominasi Berawan, Potensi Hujan Ringan Diperkirakan di Jaktim dan Jaksel

    663 shares
    Share 265 Tweet 166
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.