• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Internasional

Bentrok dengan Kamboja, Thailand Berlakukan Darurat Militer Jam Malam di Empat Distrik

Dilianto Editor Dilianto
Senin, 15 Desember 2025 - 00:17
in Internasional
WhatsApp Image 2025-12-14 at 22.58.27

ilustrasi konfli Thailand - Kamboja. Foto: Antara

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Konflik Kamboja-Thailand terus memanas, hal itu menyusul seorang prajurit Angkatan Darat (AD) Thailand dilaporkan tewas saat bertugas di dekat perbatasan akibat serangan roket BM-21 pada hari Minggu (14/12/2025). Atas peristiswa ini, ngeri gajah putih ini memberlakukan darurat militer dan jam malam di sejumlah distrik.

Juru bicara Kementerian Pertahanan (Kemhan) Thailand Surasant Kongsiri mengatakan jam malam diberlakukan di empat distrik di di Provinsi Trat dan pertempuran masih berlangsung di sepanjang perbatasan, menurut laporan Bangkok Post.

BacaJuga:

Tinjau Shelter Hong Kong, Menteri P2MI Janjikan Penampungan Pekerja Migran dari Negara

Pemerintah Dorong Perluasan Lapangan Kerja Sektor Formal bagi PMI di Hong Kong

Tabrakan Maut Kereta Cepat di Spanyol, Kemlu: Belum Ada Laporan Korban WNI

Status darurat militer memberikan kewenangan kepada aparat untuk menahan individu atau melakukan penggeledahan terhadap orang, kendaraan, atau bangunan yang dianggap menimbulkan ancaman keamanan.

Pasukan marinir Thailand berhasil merebut kembali sebagian besar wilayah Ban Sam Lang dan Ban Nong Ree di Cham Rak, Muang, setelah pertempuran sengit dengan pasukan Kamboja, Thai PBS melaporkan.

Kepada media itu, Panglima Tertinggi AD Thailand Jenderal Chaiyapruek Duangprapat mengatakan bahwa tujuan utama mereka adalah memastikan “Kamboja tidak akan menjadi ancaman militer bagi Thailand dalam waktu yang lama,” ucapnya, sebagaimana juga dilansir sari Antara.

Di lain pihak, Kemhan Kamboja menyatakan militer Thailand melakukan serangan ke sejumlah desa menggunakan tembakan artileri, pengeboman dari jet tempur F-16, serta pergerakan pasukan infanteri, menurut laporan Khmer Times.

Sementara itu, upaya mendamaikan kedua negara bertetangga itu terus diupayakan oleh berbagai pihak.

Perdana Menteri (PM) Malaysia Anwar Ibrahim mengatakan di platform X bahwa dia telah melakukan pembicaraan terpisah dengan PM Kamboja Hun Manet dan PM Thailand Anutin Charnvirakul, serta mendesak kedua pihak yang bertikai untuk menghentikan permusuhan.

“Saya telah meminta pengerahan Tim Pengamat ASEAN (AOT) yang dipimpin Panglima Angkatan Bersenjata Malaysia untuk memantau perkembangan di lapangan,” kata Anwar.

Dia menambahkan bahwa misi tersebut akan “dilengkapi” dengan kemampuan pemantauan satelit AS.

Namun, kata Anwar, PM Anutin membantah gencatan senjata akan dilakukan pada waktu yang ditetapkan karena perundingan gencatan senjata dengan Kamboja belum saatnya untuk dilakukan, menurut laporan Thai Enquirer.

Di sisi lain, PM Hun Manet mengatakan pada Sabtu di Facebook bahwa Kamboja “menyambut dan mendukung inisiatif” gencatan senjata oleh Anwar.

Bentrokan di perbatasan Thailand-Kamboja telah menyebabkan sekitar 700.000 orang mengungsi di kedua sisi perbatasan. Jumlah korban tewas telah bertambah menjadi 34 orang sejak Senin, menurut pejabat dan media setempat.

Sebelas warga sipil tewas di Kamboja, sedangkan 16 tentara dan tujuh warga sipil kehilangan nyawa di Thailand. Lebih dari 290 tentara dan petugas polisi juga terluka.

Kedua negara menandatangani perjanjian damai pada Oktober di Kuala Lumpur, Malaysia, tetapi perjanjian itu ditangguhkan setelah beberapa tentara Thailand terluka parah akibat ledakan ranjau darat di provinsi perbatasan.

Selain itu, sekitar 18 tentara Kamboja masih berada dalam tahanan Thailand terkait insiden dalam lima bulan terakhir.

Thailand dan Kamboja memiliki sengketa perbatasan yang telah berlangsung lama dan memicu bentrokan berulang, termasuk pada Juli lalu, ketika sedikitnya 48 orang dilaporkan tewas. (dil)

Tags: Jam MalamKonflik Kamboja-Thailand

Berita Terkait.

Tinjau Shelter Hong Kong, Menteri P2MI Janjikan Penampungan Pekerja Migran dari Negara
Internasional

Tinjau Shelter Hong Kong, Menteri P2MI Janjikan Penampungan Pekerja Migran dari Negara

Selasa, 3 November 2026 - 09:25
Pramono Kukuhkan Duta Antihoaks 2026, Penggerak Perubahan Perilaku Digital
Internasional

Pemerintah Dorong Perluasan Lapangan Kerja Sektor Formal bagi PMI di Hong Kong

Senin, 2 November 2026 - 19:04
pancasila
Internasional

Tabrakan Maut Kereta Cepat di Spanyol, Kemlu: Belum Ada Laporan Korban WNI

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 05:05
Bahas Konflik Rusia-Ukraina dengan Parlemen Eropa, BKSAP DPR Dorong Solusi Damai
Internasional

Bahas Konflik Rusia-Ukraina dengan Parlemen Eropa, BKSAP DPR Dorong Solusi Damai

Kamis, 29 Oktober 2026 - 21:17
Dari Shanghai, SVOC ke-4 Soroti Inovasi dan Ketahanan Rantai Pasok Minyak Nabati
Internasional

Dari Shanghai, SVOC ke-4 Soroti Inovasi dan Ketahanan Rantai Pasok Minyak Nabati

Selasa, 27 Oktober 2026 - 20:31
1
Internasional

Gemilang! Indonesia Sabet Juara Pertama di MAMF 2026 Korea Selatan, Pertahankan Gelar Dua Tahun Beruntun

Selasa, 27 Oktober 2026 - 08:46

OLAHRAGA

piala
Olahraga

Ketegangan Timur Tengah Belum Reda, AFC Undur Jadwal Piala Asia 2027

Editor Nelly Marinda Situmorang
Selasa, 3 November 2026 - 23:23

INDOPOSCO.ID - Konfederasi Sepak Bola Asia (AFC) resmi mengundur jadwal penyelenggaraan Piala Asia 2027. Turnamen yang semula dijadwalkan berlangsung pada...

SelengkapnyaDetails
noc

2 Atlet Muda Wafat di Porprov Jateng, NOC Indonesia: Tak Ada Medali Seharga Nyawa

Selasa, 3 November 2026 - 21:21
sty

Tanpa Shin Tae-yong di Awal League Cup, Persija Tetap Optimistis Hadapi PSMS

Selasa, 3 November 2026 - 16:26
Kalahkan Juara Olimpiade, Ceyco Georgia Raih Emas dan Zaskia Sabet Perak

Kalahkan Juara Olimpiade, Ceyco Georgia Raih Emas dan Zaskia Sabet Perak

Senin, 2 November 2026 - 21:22
bca

Runvestasi 2026 Dimulai, BCA Ajak Masyarakat Lari Sehat Sekaligus Belajar Investasi

Senin, 2 November 2026 - 04:14

BERITA POPULER

  • Kalahkan Juara Olimpiade, Ceyco Georgia Raih Emas dan Zaskia Sabet Perak

    Kalahkan Juara Olimpiade, Ceyco Georgia Raih Emas dan Zaskia Sabet Perak

    2447 shares
    Share 979 Tweet 612
  • Heboh Isu Jenderal Polisi Ditangkap Terkait Penyadapan Prabowo, Polri Bilang Begini

    1997 shares
    Share 799 Tweet 499
  • Penggerebekan Ponpes Hamalatul Qur’an Berbuntut Panjang, MUI Layangkan 5 Tuntutan ke Polri

    1868 shares
    Share 747 Tweet 467
  • Super League Pekan 8: Persija Diuji Dewa United, Persib-PSS Bawa Misi Penting

    1157 shares
    Share 463 Tweet 289
  • Krisis Tata Kelola Futsal, Pemilik Klub Minta PSSI Turun Tangan

    1011 shares
    Share 404 Tweet 253
    Go to the Customizer > JNews : Social, Like & View > Instagram Feed Setting, to connect your Instagram account.

Verifikasi Dewan Pers

Status Verifikasi Dewan Pers : Administratif dan faktual dengan nomor sertifikat 1132/DP-Verifikasi/K/X/2023
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.