INDOPOSCO.ID – Polres Metro Jakarta Pusat menangkap Direktur Utama Terra Drone berinisial MW terkait kasus kebakaran melanda gedung perkantorannya di kawasan Cempaka Baru, Kemayoran, Jakarta Pusat pada Rabu (10/12/2025). MW ditangkap di sebuah apartemen pada Kamis (11/12/2025).
“(Ditangkap) di apartemennya. Jakarta Selatan, Setiabudi,” kata Kasatreskrim Polres Metro Jakarta Pusat AKBP Roby Saputra saat dikonfirmasi wartawan, Jakarta, Kamis (11/12/2025).
Polisi telah lebih dulu menetapkan yang bersangkutan sebagai tersangka ihwal kasus kebakaran yang menewaskan 22 orang itu. Penetapan status hukum tersebut dilakukan setelah melakukan gelar perkara pada, Rabu (10/12/2025).
“Semalam kita gelarkan (perkara). Kita tersangkakan semalam,” ujar Roby Saputra.
Tim Disaster Victim Identification (DVI) Polri berhasil mengindentifikasi seluruh korban kebakaran Gedung Terra Drone, Cempaka Baru, Kemayoran, Jakarta Pusat. Seluruh korban meninggal dunia akibat peristiwa tersebut dapat dikenali.
“Sampai dengan sore hari ini, 10 Desember 2025 pukul 16.53 WIB tim DVI telah menyelesaikan seluruh terhadap 22 kantong jenazah,” jelas Kepala Rumah Sakit (Karumkit) Polri Brigjen Prima Heru terpisah di RS Polri, Jakarta Timur, Rabu (10/12/2025).
Ia menjelaskan, tim dokter forensik memadukan sidik jari, pemeriksaan medis, pencocokan gigi, hingga properti yang menempel pada jenazah.
Pihaknya berhasil mengetahui identitas 12 korban meninggal pada rekonsiliasi ketiga. Sebelumnya, tiga korban teridentifikasi pada kemarin malam dan tujuh orang pada pagi tadi. Dengan tambahan itu, seluruh 22 jenazah korban kebakaran telah terverifikasi.
“Tadi kami sudah melakukan rekonsiliasi ketiga untuk menentukan identitas korban dan memutuskan ada 12 jenazah berhasil teridentifikasi. Kemarin malam 3, tadi pagi 7, dan sore ini ada 12. Jadi total 22,” ungkap Prima Heru. (dan)










