• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Nasional

Golkar Sebut Koalisi Permanen Bikin Pemerintah Lebih Fokus, NasDem Bilang Batasi Fleksibilitas Demokrasi

Dilianto Editor Dilianto
Rabu, 10 Desember 2025 - 16:39
in Nasional
WhatsApp Image 2025-12-10 at 16.00.245

Ilustrasi bendera partai peserta Pemilu 2024. Foto: Istimewa

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Anggota DPR RI dari Fraksi Golkar, Rizki Faisal mengatakan gagasan koalisi permanen bagi partai-partai politik pendukung pemerintah merupakan hal penting untuk mencegah munculnya manuver politik yang bisa mengganggu fokus pemerintahan dalam menjalankan program strategis nasional.

Selain itu, dia menilai koalisi permanen juga bisa membantu mencegah gangguan dalam menangani kondisi darurat seperti bencana alam. Dengan koalisi permanen, tidak boleh ada lagi tindakan yang menimbulkan kegaduhan.

BacaJuga:

Hadapi Era Digital, Kemendukbangga/BKKBN Dorong Konseling KB Adaptif dan Berkelanjutan

Gantikan Djamari Chaniago, Menko Polkam Dudung Tancap Gas Tangani Karhutla Hingga Isu Papua

Perkuat Budaya Antikorupsi, BRI dan KPK Cetak Agen Perubahan Melalui Pelatihan PELOPOR 2026

“Pemerintahan harus stabil dan kuat agar agenda besar Presiden Prabowo berjalan tanpa hambatan,” kata Rizki di Jakarta, Rabu (9/12/2025).

Menurut dia, seluruh menteri Kabinet Merah Putih seharusnya fokus pada kerja nyata, bukan melontarkan pernyataan yang membuka ruang kontroversi. Dia mengatakan hal itu dalam konteks menyoroti pernyataan Menko Pemberdayaan Masyarakat Muhaimin Iskandar (Cak Imin) yang mengajak “taubat nasuha” kepada sejumlah menteri setelah adanya bencana.

“Pemerintah sedang bekerja untuk rakyat. Yang dibutuhkan itu kerja nyata, bukan drama atau sindiran. Mari jaga soliditas kabinet dan fokus menyelesaikan tugas masing-masing,” kata dia.

Dia menekankan evaluasi terhadap kinerja menteri merupakan kewenangan Presiden Prabowo Subianto. Menurut dia, tidak seharusnya sesama menteri membuat pernyataan yang bernada menghakimi atau memolitisasi isu internal kabinet.

“Koalisi permanen harus jalan. Pemerintahan Presiden Prabowo membutuhkan barisan yang solid, bukan yang plin-plan atau menciptakan drama politik,” katanya.

Sebelumnya (5/12/2025), Ketua Umum Partai Golkar Bahlil Lahadalia mengusulkan agar koalisi parpol dapat dibentuk secara permanen. Menurut dia, hal tersebut dapat menciptakan pemerintahan yang stabil karena tak akan ada lagi partai yang datang di saat senang dan pergi saat susah.

Sementara, Partai NasDem: dengan tegas menyatakan tanpa koalisi permanen pun stabilitas politik terjaga di era Presiden Prabowo.

Kapoksi Komisi II Fraksi NasDem DPR RI, Ujang Bey, menilai usulan memasukkan koalisi permanen ke dalam RUU Pemilu belum mendesak dan tidak sesuai fokus utama regulasi tersebut. Ia menegaskan bahwa RUU Pemilu seharusnya mengatur tata kelola penyelenggaraan pemilu agar tetap berjalan sesuai prinsip demokrasi, bukan mengatur hubungan politik antarpartai.

Ujang menjelaskan bahwa urgensi koalisi permanen masih rendah karena dinamika politik setiap pemilu berbeda-beda. Menurutnya, mengikat pola koalisi ke dalam undang-undang justru berpotensi membatasi fleksibilitas demokrasi yang selama ini menjadi kekuatan sistem politik Indonesia.

Ia mencontohkan bahwa pada isu-isu fundamental seperti pembahasan parliamentary threshold (PT) saja, partai-partai politik kerap memiliki posisi yang tidak seragam.

“Koalisi belum tentu sefrekuensi. Masih ada kepentingan-kepentingan yang perlu dinegosiasikan bersama,” ujar Ujang, Selasa (9/12/2025).

Karena itu, ia menilai gagasan memasukkan koalisi permanen ke RUU Pemilu belum saatnya diwujudkan. Menurutnya, yang lebih dibutuhkan saat ini adalah konsistensi menjaga agar pemilu tetap terbuka, inklusif, dan memberi ruang kompetisi sehat antarpartai.

Ujang menambahkan bahwa membangun bangsa tidak dapat dilakukan dengan pendekatan politik yang kaku. Ia menyebut Indonesia membutuhkan pemimpin dengan jiwa kenegarawanan untuk menjaga persatuan politik.

“Jiwa kenegarawan itu sudah dimiliki Presiden Prabowo. Beliau merangkul tidak hanya partai pendukung, tapi seluruh partai,” katanya.

Menurutnya, sikap inklusif Presiden Prabowo telah menciptakan stabilitas politik yang baik di parlemen. Banyak agenda besar pemerintah, kata Ujang, dapat berjalan karena seluruh fraksi memiliki pandangan yang sama mengenai kepentingan rakyat.

“Ini bukan soal bagi-bagi kekuasaan, melainkan niat luhur membangun bangsa,” tegasnya.

Ujang juga menyampaikan bahwa selama ini dukungan partai-partai di DPR tetap konsisten pada program-program besar pemerintah, bahkan tanpa adanya koalisi permanen. Ia menilai hal itu menunjukkan kematangan politik dan soliditas antarpartai dalam menyukseskan agenda nasional.

Meski demikian, ia menegaskan bahwa kritik di DPR tetap akan muncul sebagai fungsi pengawasan. Menurutnya, kritik tersebut lebih banyak diarahkan kepada implementasi kebijakan di tingkat kementerian.

“Jangan sampai program bagus dari Presiden tidak bisa diterjemahkan dengan baik oleh para menterinya,” pungkasnya. (dil)

Tags: DPR RIgolkarKoalisi PermanenRUU Pemilu

Berita Terkait.

Indonesia Juara FIFA ASEAN Cup 2026, John Herdman Berkelakar Hanya Ingin Tidur
Nasional

Hadapi Era Digital, Kemendukbangga/BKKBN Dorong Konseling KB Adaptif dan Berkelanjutan

Selasa, 6 Oktober 2026 - 11:06
Indonesia Juara FIFA ASEAN Cup 2026, John Herdman Berkelakar Hanya Ingin Tidur
Nasional

Gantikan Djamari Chaniago, Menko Polkam Dudung Tancap Gas Tangani Karhutla Hingga Isu Papua

Selasa, 6 Oktober 2026 - 10:45
Perkuat Budaya Antikorupsi, BRI dan KPK Cetak Agen Perubahan Melalui Pelatihan PELOPOR 2026
Nasional

Perkuat Budaya Antikorupsi, BRI dan KPK Cetak Agen Perubahan Melalui Pelatihan PELOPOR 2026

Selasa, 6 Oktober 2026 - 10:04
Gempa Bumi Magnitudo 4,6 Guncang Sumba, Hiposenter Dikategorikan Dangkal
Nasional

BRI Dukung Atlet Indonesia di Asian Games Aichi–Nagoya 2026, Kobarkan Semangat Merah Putih

Selasa, 6 Oktober 2026 - 09:09
Pra Kongres SI Ke-42 Di Surabaya, Menkop Tegaskan Koperasi Bagian Dari Transformasi Ekonomi Indonesia
Nasional

Pra Kongres SI Ke-42 Di Surabaya, Menkop Tegaskan Koperasi Bagian Dari Transformasi Ekonomi Indonesia

Selasa, 6 Oktober 2026 - 00:30
33 Ribu Spesimen Karangsambung Jadi Laboratorium Alam, BRIN Bongkar Jejak Bumi hingga Ancaman Gempa
Nasional

Mendiktisaintek Perkuat Ekosistem Talenta Unggul Lewat Sekolah Garuda

Senin, 5 Oktober 2026 - 23:05

OLAHRAGA

Ole Romeny Rasakan Arti Istimewa Gelar FIFA ASEAN Cup 2026 di GBK
Olahraga

Ole Romeny Rasakan Arti Istimewa Gelar FIFA ASEAN Cup 2026 di GBK

Editor Nelly Marinda Situmorang
Selasa, 6 Oktober 2026 - 11:17

INDOPOSCO.ID – Ada kemenangan yang selesai ketika wasit meniup peluit panjang. Namun, ada pula kemenangan yang terasa jauh lebih besar...

SelengkapnyaDetails
Jelang Final, Jay Idzes Terus Suntikkan Semangat untuk Skuad Garuda

Jelang Final, Jay Idzes Terus Suntikkan Semangat untuk Skuad Garuda

Senin, 5 Oktober 2026 - 18:53
120 Bikers Gaspol ke Mandalika, Pertamina Bawa Semangat Komunitas hingga ke Sirkuit

120 Bikers Gaspol ke Mandalika, Pertamina Bawa Semangat Komunitas hingga ke Sirkuit

Senin, 5 Oktober 2026 - 17:17
Hadapi Thailand di GBK, DPR Ingatkan Timnas Indonesia Jangan Buang Peluang

Hadapi Thailand di GBK, DPR Ingatkan Timnas Indonesia Jangan Buang Peluang

Senin, 5 Oktober 2026 - 16:05
bolaa

Final FIFA ASEAN Cup: Polisi Siapkan Pengamanan Ketat Indonesia vs Thailand di GBK

Senin, 5 Oktober 2026 - 13:24

BERITA POPULER

  • Todotua

    Asian Games 2026 Ditutup Manis, Kontingen Indonesia Bawa Pulang 39 Medali dan Catat Hasil Optimal

    2710 shares
    Share 1084 Tweet 678
  • Cetak 5 Gol ke Gawang Bangladesh, Mitchell Baker Samai Rekor Iswadi Idris

    1207 shares
    Share 483 Tweet 302
  • Firli Bahuri Raih Doktor, Tawarkan Model Baru Penyelesaian Konflik Sosial

    967 shares
    Share 387 Tweet 242
  • Jelang Final, Jay Idzes Terus Suntikkan Semangat untuk Skuad Garuda

    918 shares
    Share 367 Tweet 230
  • Pernyataan SBY Gugatan PHPU Salah Alamat, Analis: MK Bisa Nilai Keabsahan Pencalonan Gibran

    818 shares
    Share 327 Tweet 205
    Go to the Customizer > JNews : Social, Like & View > Instagram Feed Setting, to connect your Instagram account.

Verifikasi Dewan Pers

Status Verifikasi Dewan Pers : Administratif dan faktual dengan nomor sertifikat 1132/DP-Verifikasi/K/X/2023
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.