• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Nasional

KMN EyeCare Hadirkan Teknologi LASIK Terbaru SiLK, Ini Keunggulannya

Laurens Dami Editor Laurens Dami
Sabtu, 6 Desember 2025 - 12:32
in Nasional
mata

Ilustrasi mata diambil saat Webinar di KMN Jakarta, Sabtu (6/12/2025). Foto: Nasuha/ INDOPOSCO

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – SiLK dirancang untuk memberikan pengalaman koreksi penglihatan yang lebih nyaman, minim invasif, pemulihan cepat, dan hasil visual yang tajam serta stabil.

Teknologi LASIK generasi terbaru ini telah digunakan di KMN EyeCare, tanpa flap atau bisa juga disebut dengan non flap LASIK. Teknologi ini dikembangkan menggunakan platform laser modern dari Johnson and Johnson Vision.

BacaJuga:

Menuju Indonesia Emas 2045, ESQ Perkuat Gerakan Pembentukan Karakter

Boy Rafli Amar Ingatkan Bahaya Kepanikan Sosial di Era Tekanan Ekonomi

Cegah Praktik Nonprosedural, Kemenhaj Kembali Gagalkan 32 Jemaah Haji Ilegal di Soetta

Teknologi sebelumnya, LASIK (Laser-Assisted in Situ Keratomileusis) adalah operasi mata untuk mengkoreksi masalah penglihatan rabun jauh (myopia). SiLK menjadi terobosan baru bagi pasien yang ingin bebas dari kacamata dan lensa kontak, dengan teknologi laser berenergi ultra rendah serta presisi sub-mikron yang menjadikan prosedur lebih halus dan efisien.

LASIK (Laser-Assisted in Situ Keratomileusis) adalah tindakan operasi mata laser untuk mengoreksi masalah penglihatan seperti rabun jauh (miopia), rabun dekat (hiperopia), dan astigmatisme (silinder). Prosedur ini menggunakan laser untuk membentuk kembali kornea mata.

Sehingga cahaya dapat difokuskan dengan benar di retina dan menghasilkan penglihatan yang lebih jelas tanpa kacamata atau lensa kontak. Efek sampingnya sangat kecil, seperti terjadi kekeringan mata.

Sedangkan SILK (Smooth Incision Lenticule Keratomileusis) merupakan teknologi bedah refraktif canggih dan terbaru untuk mengoreksi mata minus dan silinder yang bekerja dengan membuat sayatan sangat halus untuk mengekstrak “lentikel” (lapisan jaringan kecil) dari kornea.

Prosesnya menghasilkan pemulihan lebih cepat, lebih nyaman, dan risiko mata kering berkurang dibanding LASIK konvensional karena minim sayatan dan energi laser rendah, memungkinkan penglihatan jernih dalam waktu singkat. Selain itu SiLK adalah prosedur LASIK non-flap.

Artinya tindakan ini tidak membuat flap pada permukaan kornea. Ini adalah teknologi laser generasi terbaru dari Johnson & Johnson Vision. “SiLK mampu membentuk lenticule (jaringan kornea tipis) secara sangat presisi dalam waktu sekitar 16 detik, yang kemudian dikeluarkan melalui sayatan mikro,’” ujar Dr Ricky E Rooroh, SpM pada Webinar di KMN Jakarta, Sabtu (6/12/2025).

Lebih jauh Ricky mengungkapkan, SiLK dirancang untuk Memberikan penglihatan tajam dan stabil, prosedur yang cepat serta proses pemulihan yang lebih nyaman bagi pasien. Sebagian besar pasien melaporkan penglihatan mulai membaik keesokan harinya, meskipun waktu pemulihan dapat bervariasi pada setiap individu.

“Tidak heran meski baru diperkenalkan selama dua bulan terakhir, teknologi SiLK ini sudah bisa diterima dengan baik oleh pasien. Ada sekitar 100 pasien yang sudah memanfaat Tindakan lasik dengan teknologi SiLK,” ungkap Rudy.

Webinar yang juga dihadiri Dr Rudy Cahyadi, CEO KMN EyeCentre dan Dr. Maya E Suwandono, SpM menekankan dua metode ini tetap memberikan hasil terbaik pada pasien yang menjalaninya.

Ia menuturkan, SiLK berbeda dengan LASIK yang tindakannya dilakukan dengan membuat flap, risiko lebih rendah karena tidak ada pembuatan flap, risiko komplikasi terkait flap dapat dihilangkan. “Flap adalah lapisan tipis pada kornea yang dikikis pada saat tindakan lasik untuk dibentuk Kembali jaringannya menggunakan laser,” terangnya.

Selain tanpa flap, masih ujar dia, Pembuatan lenticule (jaringan tipis bebentuk lensa yang dibentuk oleh kornea mata) hanya membutuhkan ±16 detik . Prosedur keseluruhan menjadi lebih efisien dan nyaman. Pemulihan juga jadi lebih cepat. Sayatan mikro (2–4 mm) membuat proses penyembuhan lebih cepat, bahkan gejala mata kering pasca tindakan juga tidak terdeteksi.

“Laser dalam SiLK berenergi ultra rendah sehingga mengurangi potensi inflamasi, jaringan korneapun lebih aman dan menjaga kekuatan struktur kornea. Bahkan sayatannya juga halus dengan teknologi presisi sub-mikron sehingga dokter lebih mudah mengeluarkan lenticule,” jelasnya.

“Ini merupakan satu-satunya Teknologi Non-Flap dengan Biconvex Lenticule Profile dengan keunggulan kornea tetap lebih kuat, regenerasi saraf lebih cepat dan mengurangi risiko glare dan meningkatkan kenyamanan jangka Panjang,” ujarnya.

Dibandingkan teknologi sejenis, SiLK menawarkan beberapa keunggulan signifikan seperti energi laser paling rendah (ultra low). Inflamasi minimal dan pemulihan lebih cepat, Scanning sangat halus dan cepat, sayatan lebih rata dan tekanan jaringan lebih rendah, prosedur lebih nyaman dengan presisi tinggi. (nas)

Tags: KMN EyeCareTeknologi LASIK

Berita Terkait.

esq
Nasional

Menuju Indonesia Emas 2045, ESQ Perkuat Gerakan Pembentukan Karakter

Minggu, 17 Mei 2026 - 22:12
Boy-Rafli-Amar
Nasional

Boy Rafli Amar Ingatkan Bahaya Kepanikan Sosial di Era Tekanan Ekonomi

Minggu, 17 Mei 2026 - 16:07
Jemaah-haji
Nasional

Cegah Praktik Nonprosedural, Kemenhaj Kembali Gagalkan 32 Jemaah Haji Ilegal di Soetta

Minggu, 17 Mei 2026 - 06:40
Nadiem
Nasional

Skandal Korupsi Laptop Chromebook Seret Nadiem, Pengamat: Kerusakan Sistem Pendidikan Era Jokowi

Minggu, 17 Mei 2026 - 04:38
Penumpang-Kereta
Nasional

PSO Jaga Mobilitas Lebih 155 Juta Penumpang, Pemerintah Pastikan Tarif Kereta Terjangkau

Minggu, 17 Mei 2026 - 03:07
Pesawat
Nasional

YLKI Kecam Kenaikan Fuel Surcharge, Minta Pemerintah Lindungi Konsumen

Minggu, 17 Mei 2026 - 02:26

BERITA POPULER

  • kai

    Libur Panjang Kenaikan Yesus Kristus: Lebih dari 504 Ribu Tiket Kereta Api Ludes

    2415 shares
    Share 966 Tweet 604
  • Prakiraan Cuaca di Jakarta, Waspadai Potensi Hujan di Jaksel dan Jaktim Hari Ini

    1237 shares
    Share 495 Tweet 309
  • Diduga Terlibat Kasus Narkoba, Kasat Narkoba Polres Kukar Ditangkap Polda Kaltim

    802 shares
    Share 321 Tweet 201
  • Didominasi Berawan, Waspadai Potensi Hujan di Sebagian Wilayah Jaksel dan Jaktim

    794 shares
    Share 318 Tweet 199
  • IPA Convex 2026, Momentum Besar Industri Migas Menjawab Ancaman Krisis Energi

    787 shares
    Share 315 Tweet 197
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.