INDOPOSCO.ID – Memasuki usia ke-26 tahun, ESQ menegaskan langkahnya bukan sekadar sebagai lembaga pelatihan, melainkan gerakan pembentukan karakter yang terus tumbuh di tengah perubahan zaman.
Momentum ulang tahun ESQ yang digelar di Jakarta, pada Sabtu (16/5/2025), menjadi refleksi perjalanan panjang lembaga tersebut dalam membangun sumber daya manusia berbasis kecerdasan intelektual, emosional, dan spiritual.
Pendiri ESQ Group, Ary Ginanjar Agustian, menyebut perjalanan lebih dari dua dekade itu lahir dari keyakinan bahwa perubahan besar selalu berawal dari kualitas diri manusia.
“Alhamdulillah, atas izin Allah SWT, perjalanan 26 tahun ESQ terus melangkah bersama jutaan hati yang percaya bahwa perubahan besar selalu dimulai dari dalam diri,” ujar Ary.
Selama 26 tahun terakhir, ESQ hadir melalui berbagai program pengembangan diri yang menyasar beragam kalangan, mulai dari profesional, birokrat, korporasi, hingga generasi muda. Fokusnya bukan hanya meningkatkan kemampuan kerja, tetapi juga membangun integritas dan makna hidup.
Ary juga menyampaikan apresiasi kepada masyarakat dan seluruh mitra yang selama ini menjadi bagian dari perjalanan ESQ.
“Terima kasih atas doa, kepercayaan, dan dukungan yang terus mengiringi setiap langkah perjalanan ini. Karena Anda, semangat untuk membangun SDM unggul berbasis IQ, EQ, dan SQ terus hidup dan menyebar hingga berbagai penjuru dunia,” katanya.
Di usia yang baru, ESQ kembali menegaskan komitmennya memperkuat pendidikan karakter berbasis 7 Budi Utama, yakni Jujur, Tanggung Jawab, Visioner, Disiplin, Kerja Sama, Adil, dan Peduli.
Menurut Ary, perkembangan teknologi dan kecerdasan buatan (AI) yang begitu cepat justru membuat nilai-nilai kemanusiaan semakin penting untuk dijaga.
“Dunia membutuhkan hati yang jernih, emosi yang matang, dan spiritualitas yang kokoh. Teknologi tanpa nilai bisa kehilangan arah, tetapi manusia yang memiliki spiritual quotient akan tetap memiliki kompas kehidupan,” ujarnya.
Selain mengembangkan pelatihan karakter, ESQ juga memperluas kontribusinya di bidang pendidikan melalui UAG University. Institusi tersebut diproyeksikan menjadi ruang lahirnya generasi unggul yang inovatif, adaptif, sekaligus berakhlak.
Ke depan, ESQ menargetkan diri menjadi pusat lahirnya agen perubahan yang mampu memberikan dampak nyata bagi bangsa dan dunia.
“Bersama, kita terus melangkah untuk Indonesia Emas 2045 dan Indonesia Atap Dunia 2085,” tutup Ary. (her)











