• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Nusantara

Imbas Longsor, Inilah Cara Warga Tapteng Dapatkan Air Bersih

Dilianto Editor Dilianto
Sabtu, 6 Desember 2025 - 14:54
in Nusantara
Bencana Sumatera

Ilustrasi kendaraan bermotor saat mengangkut air bersih di lokasi bencana di Sumatera. Foto: Istimewa

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Warga Kabupaten Tapanuli Tengah (Tapteng), di Provinsi Sumatera Utara, menggantungkan diri pada air dari perbukitan untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari setelah jaringan air bersih daerah itu rusak dihantam banjir dan tanah longsor.

Warga Kecamatan Pandan, Tora Limbong, di sebuah kios air di Jalan Zainal Hutagalung, Tapteng, Sabtu (6/12/2025), mengatakan warga sementara ini hanya mengantungkan hidup dari mata air dari Perbukitan Aek Matauli karena belum mengetahui kapan layanan perusahaan Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) kembali normal.

BacaJuga:

Riset Turun ke Lapangan, Bomberay-Tomage Jadi Titik Awal Rekomendasi Pembangunan Berkelanjutan

Groundbreaking Kantor DPD RI Banten, Ketua: Perkuat Jalur Aspirasi Daerah ke Pusat

Bea Cukai Gagalkan Penyelundupan 99,5 Ton Rotan Ilegal, Lindungi Industri Mebel dan UMKM Nasional

“Beginilah kami hari-hari ini menggunakan air Matauli untuk memasak, mandi,” ucap Tora, dilansir dari Antara, Sabtu (6/12/2025).

Hingga saat ini warga masih berharap perbaikan jaringan distribusi PDAM di Tapteng segera rampung agar kebutuhan air bersih kembali terpenuhi.

Hal tersebut sebagaimana disampaikan Desiana. Ia mengaku kesulitan mendapatkan pasokan air minum sejak longsor melanda sejumlah titik di Tapteng, termasuk bukit dekat tempat tinggalnya di Sibuluan.

“Segeralah pak tolong diselesaikan. Kami tidak terus-terusan bergantung pada sumber air disini. Tentu lebih banyak pengeluaran kami,” ujar Desiana, dari becak motor yang dikendarai keponakannya saat mengantre air bersih.

Kios penjual air dari Aek Matauli hampir bisa ditemui di setiap sudut jalan wilayah Pandan, khususnya di Jalan Zainal Hutagalung, Jalan Madse Gelar Kesayangan, perbatasan dengan Kota Sibolga, Sumatera Utara.

Ryo, salah satu pemilik kios mengatakan setiap galon atau drum plastik berkapasitas 20 liter itu dijual Rp2 ribu. Rata-rata warga mengeluarkan sekitar Rp32 ribu per hari untuk memenuhi kebutuhan konsumsi maupun mencuci pakaian.

Tak sedikit warga mengakui terbantu oleh pemerintah daerah dan beberapa relawan atau legislator setempat yang menyalurkan bantuan air melalui mobil tangki. Namun, kata Rio, air bantuan itu hanya dapat digunakan untuk mencuci pakaian bukan untuk dikonsumsi.

“Benar itu pak, sudah ada bantuan, tapi warga tidak menggunakannya untuk minum-masak, beberapa airnya keruh karena diambil dari air sungai yang sekarang karena longsor bercampur lumpur begitu,” ungkapnya.

Ryo menegaskan sebagian besar kios air dari Bukit Aek Matauli tidak menaikkan harga jual, bahkan tak sedikit warga urunan membeli selang dan bergotong-royong menariknya dari sumber mata air.

“Saling membantu saja lah kita,” ujarnya.

Tapanuli Tengah merupakan salah satu daerah di Sumatera Utara yang dilanda banjir dan tanah longsor pada 25 November dengan dampak yang signifikan.

Berdasarkan data yang dilaporkan Kantor SAR Nias, pada Sabtu pagi atau hari ke-12 pascabencana diketahui jumlah korban di Tapanuli Tengah total ada sebanyak 115 orang meninggal dunia, hilang dalam pencarian 169 orang dan 549 orang dievakuasi dalam kondisi selamat.(dil)

Tags: Air BersihBanjir SumateraBencana SumateraSumatera UtaraTapanuli Tengah

Berita Terkait.

Riset Turun ke Lapangan, Bomberay-Tomage Jadi Titik Awal Rekomendasi Pembangunan Berkelanjutan
Nusantara

Riset Turun ke Lapangan, Bomberay-Tomage Jadi Titik Awal Rekomendasi Pembangunan Berkelanjutan

Rabu, 5 Agustus 2026 - 23:33
Ground-Breaking
Nusantara

Groundbreaking Kantor DPD RI Banten, Ketua: Perkuat Jalur Aspirasi Daerah ke Pusat

Rabu, 5 Agustus 2026 - 16:26
Rotan
Nusantara

Bea Cukai Gagalkan Penyelundupan 99,5 Ton Rotan Ilegal, Lindungi Industri Mebel dan UMKM Nasional

Rabu, 5 Agustus 2026 - 15:05
bc
Nusantara

Bea Cukai dan Satgaspam Lanudal Juanda Gagalkan Penyelundupan Narkotika Melalui Bandara Juanda

Rabu, 5 Agustus 2026 - 09:48
kmp
Nusantara

328 Korban Sudah Ditemukan, Operasi Pencarian KMP Mutiara Sentosa II Resmi Berakhir

Rabu, 5 Agustus 2026 - 08:25
phii
Nusantara

Media Jadi Mitra Strategis, PHI Perkuat Sinergi Komunikasi Industri Hulu Migas di Kalimantan Utara

Selasa, 4 Agustus 2026 - 17:30

BERITA POPULER

  • Jasad

    Kasus Pembunuhan Satpam Waduk Jatiluhur, DPR Tekankan Keadilan dan Perlindungan Keluarga Korban

    2109 shares
    Share 844 Tweet 527
  • Erick Thohir Angkat Suara Soal John Herdman Usai Indonesia Dibekuk Vietnam

    1606 shares
    Share 642 Tweet 402
  • Industri Sawit Nasional Miliki Fondasi Kuat dalam Keselamatan dan Kesehatan Kerja

    2540 shares
    Share 1016 Tweet 635
  • PSSI Ubah Haluan Piala Presiden, Turnamen Kini Diproyeksikan untuk Timnas

    1486 shares
    Share 594 Tweet 372
  • Mutasi Besar Polri: 146 Perwira Pati dan Pamen Berganti Jabatan

    1154 shares
    Share 462 Tweet 289
Champions
Olahraga

Pimpin Revolusi Spanyol Rebut Piala Dunia Kedua, Rodri: Kami Mampu Kendalikan Semua Laga

Editor Nelly Marinda Situmorang
Selasa, 21 Juli 2026 - 12:24

INDOPOSCO.ID - Spanyol tidak hanya mengangkat Trofi Piala Dunia 2026. La Roja juga mengirim pesan tegas kepada dunia bahwa dominasi...

SelengkapnyaDetails
Messi

Messi Usai Final Piala Dunia 2026: Butuh Waktu Sembuhkan Luka Ini

Selasa, 21 Juli 2026 - 11:13
Tak Hanya Juara, 3 Penghargaan Individu Piala Dunia 2026 Turut Diborong Spanyol

Tak Hanya Juara, 3 Penghargaan Individu Piala Dunia 2026 Turut Diborong Spanyol

Senin, 20 Juli 2026 - 11:39
Scaloni Legawa Argentina Tumbang di Final: Kami Kalah dengan Kepala Tegak

Scaloni Legawa Argentina Tumbang di Final: Kami Kalah dengan Kepala Tegak

Senin, 20 Juli 2026 - 11:00
Scaloni Isyaratkan Mundur Usai Argentina Gagal Pertahankan Gelar Piala Dunia

Scaloni Isyaratkan Mundur Usai Argentina Gagal Pertahankan Gelar Piala Dunia

Senin, 20 Juli 2026 - 09:32
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.