• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Ekonomi

Kode Keras Purbaya: Tanpa 3 Perbaikan Ini, Ekonomi Tak Akan Melesat

Folber Siallagan Editor Folber Siallagan
Senin, 1 Desember 2025 - 23:23
in Ekonomi
purbaya

Menteri Keuangan, Purbaya Yudhi Sadewa dalam Pembukaan Rapimnas Kadin 2025 di Jakarta, Senin (1/12/2025). Foto: Dok. Kemenkeu

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Di tengah persaingan ekonomi global yang semakin ketat, pemerintah Indonesia kembali menegaskan komitmennya untuk merombak total ekosistem investasi nasional. Pesan itu datang langsung dari Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa, yang menilai bahwa ambisi pertumbuhan ekonomi tinggi tak mungkin tercapai tanpa reformasi yang serius dan terukur.

Purbaya menyoroti fakta yang mulai menjadi alarm keras, yakni daya saing Indonesia masih tertinggal dibandingkan negara tetangga. Pilihan Nvidia yang menjatuhkan investasinya ke Johor, Malaysia, menurut Purbaya menjadi bukti bahwa Indonesia perlu bergerak lebih cepat dan lebih tepat.

BacaJuga:

Geopolitik hingga AI Menguji Ketahanan Keuangan, Ini Strategi Wamenkeu

Campus League The Nationals Badminton Season 1, Expedition Jadi Official Timekeeper

PHE Buka Jalan Menuju Era CCS Regional, Asri Basin Jadi Andalan

Dalam forum pembukaan Rapimnas Kamar Dagang dan Industri Indonesia (Kadin) 2025 di Jakarta, Senin (1/12/2025), pemerintah memperkenalkan langkah konkret yang disiapkan untuk merespons tantangan itu, yakni pembentukan Task Force Debottlenecking, sebuah tim khusus yang dirancang sebagai jalur cepat penyelesaian hambatan investasi langsung dari lapangan.

“Di situ, Bapak-Bapak, Ibu-Ibu, para pelaku bisnis, kalau ada hambatan di bisnis Anda, Anda bisa lapor dan kami akan sidangkan. Saya sudah memutuskan mengalokasikan waktu satu hari penuh untuk memimpin sidang debottlenecking,” ujar Purbaya seraya menegaskan bahwa pemerintah ingin mendengar persoalan nyata, bukan sekadar laporan di atas kertas.

Optimismenya tidak muncul tanpa alasan. Purbaya merujuk pada rekam jejak penyelesaian 193 kasus debottlenecking senilai Rp894 triliun pada 2016–2019, pengalaman yang menurutnya membuktikan bahwa penyelesaian berbasis lapangan mampu mengikis hambatan struktural secara cepat. Kini, pola itu akan kembali dihidupkan, namun dengan mekanisme yang lebih sistematis dan berkelanjutan.

“Ke depan, kita akan perbaiki itu, sehingga nanti iklim bisnis akan kita perbaiki secara bertahap langsung dari lapangan, nanti dari situ kita betulin peraturannya. Bukan dari peraturan ke lapangan, tapi dari lapangan ini ke peraturan nanti,” jelas Purbaya.

Tak hanya fokus pada reformasi birokrasi, pemerintah juga menguatkan pagar ekonomi dalam negeri melalui pengetatan arus barang ilegal, khususnya produk bekas impor. Strategi ini, lanjut Purbaya, diharapkan memberi napas panjang bagi industri dalam negeri yang selama ini tergencet oleh serbuan barang murah non-prosedural.

Gabungan dari tiga kekuatan utama, yakni permintaan domestik yang kuat, harmoni kebijakan fiskal dan moneter, serta iklim investasi yang jauh lebih sehat, disebut sebagai kunci agar Indonesia mampu menapaki pertumbuhan 6 persen mulai tahun depan, sebelum melaju menuju target ambisius 8 persen dalam empat hingga lima tahun ke depan.

“Jadi, tumbuh 8 persen, susah, tapi bukan angka yang mustahil kalau kita ajukan secara bertahap. Jadi, fiskal, sektor keuangan dan iklim investasi diperbaiki,” tambahnya.

Di tengah tantangan, arah kebijakan ini menjadi sinyal bahwa pemerintah ingin bergerak lebih cepat, lebih fokus, dan lebih dekat pada realitas lapangan. Sebuah fondasi penting untuk mendorong ekonomi Indonesia naik kelas. (her)

Tags: ekonomiKode KerasMenkeupurbaya yudhi sadewa

Berita Terkait.

juda
Ekonomi

Geopolitik hingga AI Menguji Ketahanan Keuangan, Ini Strategi Wamenkeu

Senin, 28 September 2026 - 16:06
campus
Ekonomi

Campus League The Nationals Badminton Season 1, Expedition Jadi Official Timekeeper

Senin, 28 September 2026 - 15:45
Tak Sekadar Raih Juara, Piala Sedulur Purworejo Pupuk Semangat Guyub Rukun Warga Perantau
Ekonomi

PHE Buka Jalan Menuju Era CCS Regional, Asri Basin Jadi Andalan

Senin, 28 September 2026 - 14:05
Geger! Jasad Pria Mengapung di Pantai Labuan Pandeglang, Polisi Tegaskan Bukan Korban Kapal Rombongan Jurnalis
Ekonomi

ANTAM Serap 9 Ton Emas Freeport, Rantai Pasok Domestik Makin Solid

Senin, 28 September 2026 - 11:30
Geger! Jasad Pria Mengapung di Pantai Labuan Pandeglang, Polisi Tegaskan Bukan Korban Kapal Rombongan Jurnalis
Ekonomi

Harga Emas Akhir September Fluktuatif, China dan Polandia Jadi Pembeli Aktif

Senin, 28 September 2026 - 11:15
Pesan Menohok John Herdman Jelang Indonesia vs Malaysia: Jadikan SUGBK Neraka Bagi Lawan!
Ekonomi

BRI Life Perkuat Pengalaman Nasabah Lewat Layanan dan Inovasi Digital

Senin, 28 September 2026 - 10:05

OLAHRAGA

Tak Sekadar Raih Juara, Piala Sedulur Purworejo Pupuk Semangat Guyub Rukun Warga Perantau
Olahraga

Tak Sekadar Raih Juara, Piala Sedulur Purworejo Pupuk Semangat Guyub Rukun Warga Perantau

Editor Laurens Dami
Senin, 28 September 2026 - 13:39

INDOPOSCO.ID - Semangat Guyub Rukun warga Purworejo di perantauan diwujudkan melalui turnamen olahraga Piala Sedulur Purworejo. Ajang perdana yang diikuti...

SelengkapnyaDetails
Jumlah Penonton Indonesia vs Malaysia Diprediksi Melonjak, Joey Pelupessy Antusias

Jumlah Penonton Indonesia vs Malaysia Diprediksi Melonjak, Joey Pelupessy Antusias

Senin, 28 September 2026 - 12:53
Hotspot Nasional Tembus 559 Titik, Kemenhut Perkuat Pengendalian Karhutla di Kalimantan Tengah

Jelang Lawan Malaysia di GBK, John Herdman Usung Misi “Melindungi Tanah Air”

Senin, 28 September 2026 - 12:00
Erick Thohir Pantau Latihan Garuda, John Herdman Ungkap Antusiasme Jelang Lawan Malaysia

Erick Thohir Pantau Latihan Garuda, John Herdman Ungkap Antusiasme Jelang Lawan Malaysia

Senin, 28 September 2026 - 10:20
Rahmat-Erwin-Abdullah

Pecahkan Rekor Dunia, Rahmat Erwin Sumbang Emas Kedua Indonesia di Asian Games 2026

Minggu, 27 September 2026 - 09:41

BERITA POPULER

  • Transformasi Pelayanan BPN Banten Dimulai, Urus Balik Nama Tanah Tak Lagi Berbulan-bulan

    Transformasi Pelayanan BPN Banten Dimulai, Urus Balik Nama Tanah Tak Lagi Berbulan-bulan

    3902 shares
    Share 1561 Tweet 976
  • Lolos Seleksi Barca Academy, Pesepak Bola Muda Bekasi Terbang ke Spanyol

    1105 shares
    Share 442 Tweet 276
  • Soal Klaster Mewah di Lapas Cibinong, Pakar Hukum Minta Menteri Imipas Terima Sanksi

    1008 shares
    Share 403 Tweet 252
  • Pasca-OTT KPK, Pegawai ATR/BPN Syok dan Buka Suara Soal ‘Struktur Bayangan’

    1002 shares
    Share 401 Tweet 251
  • Kasus Keracunan MBG Berulang, DPR Hanya Minta BGN Benahi Tata Kelola

    883 shares
    Share 353 Tweet 221
    Go to the Customizer > JNews : Social, Like & View > Instagram Feed Setting, to connect your Instagram account.

Verifikasi Dewan Pers

Status Verifikasi Dewan Pers : Administratif dan faktual dengan nomor sertifikat 1132/DP-Verifikasi/K/X/2023
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.