• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Nasional

Menko PMK: Infrastruktur Hijau Jadi Kunci Hadapi Risiko Bencana

Nelly Marinda Situmorang Editor Nelly Marinda Situmorang
Sabtu, 22 November 2025 - 18:37
in Nasional
WhatsApp Image 2025-11-22 at 18.08.53

Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Pratikno (tengah)/istimewa

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Pratikno menegaskan bahwa Indonesia sedang menghadapi peningkatan bencana hidrometeorologi dalam beberapa waktu terakhir.

Ia menerangkan, sejumlah kejadian banjir dan longsor di Malang, Cilacap, Banjarnegara, Majenang, Wonosobo, hingga Papua menunjukkan bahwa perubahan iklim dan degradasi lingkungan telah menjadi ancaman serius bagi keselamatan masyarakat.

BacaJuga:

6 Bulan Menyelami Cara Negara Bekerja, 74 Talenta Muda Masuk Kementerian PANRB

Mendagri Dorong Pemanfaatan Rilis Publikasi Statistik Perumahan BPS untuk Tekan Backlog

Bersama 1.000 Penyandang Disabilitas, Mendikdasmen Gaungkan Pendidikan Bermutu untuk Semua

Hal tersebut disampaikannya saat menghadiri kegiatan Penanaman Vegetasi untuk Mitigasi di Provinsi Jawa Barat, Banten, Jawa Tengah, dan Jawa Timur, yang dipusatkan di Eiger Adventure Land, Megamendung, Bogor, Jawa Barat, Jumat (21/11/2025). Kegiatan ini juga menjadi momentum peringatan Hari Pohon Sedunia.

“Kita semua sudah merasakan betapa beratnya menghadapi bencana. Beberapa waktu lalu banjir besar di Bekasi, dan saya bersama Kepala BNPB baru saja dari Banjarnegara melihat langsung beratnya kondisi masyarakat,” ujar Menko PMK.

Lebih lanjut, ia menekankan bahwa di sejumlah daerah terjadi deforestasi cukup besar. Selain itu, banyak masyarakat menanam tanaman yang tidak berakar kuat sehingga memicu longsor, sedimentasi waduk, dan kerusakan sungai. Termasuk kawasan Daerah Aliran Sungai (DAS) Ciliwung yang ditinggali lebih dari 3,5 juta jiwa dan sangat rentan terhadap banjir apabila pengelolaan lingkungan di hulu tidak diperbaiki.

Menurut Menko, upaya mitigasi tidak bisa dilakukan secara sektoral, melainkan harus menjadi kerja bersama dari hulu hingga hilir. Momentum penanaman pohon di Hari Pohon Sedunia harus menjadi pengingat bahwa gerakan ini harus dilakukan secara masif, berkelanjutan, dan berbasis vegetasi yang memiliki nilai ekologis dan ekonomis.

“Ini bukan sekadar kerja menanam. Ini kerja menggerakkan hati dan pikiran masyarakat. Infrastruktur hijau harus kita perkuat. Selain itu tetap dibutuhkan infrastruktur pendukung seperti waduk, kolam retensi, dan penguatan sistem hilir. Oleh karena itu ini kerja bersama, bukan kerja satu lembaga,” tegasnya.

Menko PMK menambahkan bahwa kekuatan ekologis Indonesia sebagai negara khatulistiwa adalah kekayaan hayati dan vegetasi. Keunggulan tersebut harus dijaga dan dimanfaatkan sebagai bagian dari mitigasi bencana sekaligus peningkatan kesejahteraan warga. Karena itu, ia mengajak seluruh masyarakat Indonesia turut terlibat dalam gerakan besar penanaman pohon.

“Gerakan ini tidak boleh hanya menjadi kegiatan pemerintah atau BNPB. Ini harus menjadi gerakan 287 juta masyarakat Indonesia. Yang bukan hanya untuk mencegah bencana, tetapi juga memberikan manfaat ekonomi bagi warga,” ujarnya.

Menko PMK juga menekankan pentingnya pendekatan religius sebagai penguat budaya menanam pohon. Ia menceritakan telah menyampaikan kepada Menteri Agama agar para kiai dan tokoh agama dapat memasukkan pesan menanam pohon sebagai amal jariyah dalam doa dan khotbah, sebagai cara efektif untuk menggerakkan masyarakat secara lebih luas.

“Terima kasih kepada BNPB, Kemenkeu, dan Pooling Fund Bencana (PFB). Kita harap ke depan makin banyak dukungan dari APBN maupun pihak swasta sehingga kita punya kekuatan yang lebih besar dalam menghadapi bencana,” ungkapnya.

Kepala BNPB Suharyanto melaporkan bahwa program penanaman vegetasi dilaksanakan serentak di empat provinsi. Provinsi Banten menanam sebanyak 14.500 bibit, Provinsi Jawa Barat 123.720 bibit, Provinsi Jawa Tengah 68.250 bibit, dan Provinsi Jawa Timur 20.000 bibit.

Seluruh bibit yang ditanam merupakan kombinasi pohon keras, pohon buah, mangrove, hingga vetiver, yang disesuaikan dengan kebutuhan ekologis serta potensi ekonomi masyarakat.

Kegiatan ini melibatkan sedikitnya 2.980 personel yang terdiri dari relawan, TNI, Polri, pemerintah daerah, dan pemerintah pusat. (ney)

Tags: Infrastruktur HijauMenko PMKRisiko Bencana

Berita Terkait.

magang
Nasional

6 Bulan Menyelami Cara Negara Bekerja, 74 Talenta Muda Masuk Kementerian PANRB

Jumat, 14 Agustus 2026 - 04:04
tito
Nasional

Mendagri Dorong Pemanfaatan Rilis Publikasi Statistik Perumahan BPS untuk Tekan Backlog

Kamis, 13 Agustus 2026 - 22:52
abdul
Nasional

Bersama 1.000 Penyandang Disabilitas, Mendikdasmen Gaungkan Pendidikan Bermutu untuk Semua

Kamis, 13 Agustus 2026 - 21:21
nashir
Nasional

42 Tahun Menunggu, Haedar Nashir Akhirnya Kantongi Kartu Wartawan Utama

Kamis, 13 Agustus 2026 - 21:11
viva
Nasional

Viva Yoga Dorong Pembangunan Kawasan Transmigrasi Subulussalam

Kamis, 13 Agustus 2026 - 16:45
Budi-P
Nasional

KPK Geledah Sejumlah Lokasi di Jateng dan Jatim terkait Kasus Suap Pajak

Kamis, 13 Agustus 2026 - 14:26

BERITA POPULER

  • ertiga

    Suzuki Ertiga Hybrid Cruise, MPV Nyaman dengan Teknologi Hybrid di GIIAS 2026

    1165 shares
    Share 466 Tweet 291
  • Perayaan 1 Tahun dengan Berbagai Penghargaan, Mitsubishi Destinator Tampil Mentereng di GIIAS 2026

    1000 shares
    Share 400 Tweet 250
  • iCAR V23 dan V27 Hadir di GIIAS 2026, Bawa Pilihan Baru Kendaraan Elektrifikasi

    972 shares
    Share 389 Tweet 243
  • Koran Indoposco Edisi 10 November 2023

    3690 shares
    Share 1476 Tweet 923
  • Restrukturisasi Subholding Upstream, SP PDSI Minta PDSI Diperkuat Jadi National Drilling Champion

    859 shares
    Share 344 Tweet 215
Champions
Olahraga

Pimpin Revolusi Spanyol Rebut Piala Dunia Kedua, Rodri: Kami Mampu Kendalikan Semua Laga

Editor Nelly Marinda Situmorang
Selasa, 21 Juli 2026 - 12:24

INDOPOSCO.ID - Spanyol tidak hanya mengangkat Trofi Piala Dunia 2026. La Roja juga mengirim pesan tegas kepada dunia bahwa dominasi...

SelengkapnyaDetails
Messi

Messi Usai Final Piala Dunia 2026: Butuh Waktu Sembuhkan Luka Ini

Selasa, 21 Juli 2026 - 11:13
Tak Hanya Juara, 3 Penghargaan Individu Piala Dunia 2026 Turut Diborong Spanyol

Tak Hanya Juara, 3 Penghargaan Individu Piala Dunia 2026 Turut Diborong Spanyol

Senin, 20 Juli 2026 - 11:39
Scaloni Legawa Argentina Tumbang di Final: Kami Kalah dengan Kepala Tegak

Scaloni Legawa Argentina Tumbang di Final: Kami Kalah dengan Kepala Tegak

Senin, 20 Juli 2026 - 11:00
Scaloni Isyaratkan Mundur Usai Argentina Gagal Pertahankan Gelar Piala Dunia

Scaloni Isyaratkan Mundur Usai Argentina Gagal Pertahankan Gelar Piala Dunia

Senin, 20 Juli 2026 - 09:32
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.