• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Ekonomi

Uang Rp4,6 Miliar Hangus di Jalanan, Benarkah Standar Keamanan CIT Masih Longgar?

Dilianto Editor Dilianto
Rabu, 19 November 2025 - 12:35
in Ekonomi
WhatsApp Image 2025-11-19 at 12.55.144

Ilustrasi kendaraan pengangkut uang (Cash In Transit/CIT). Foto: Freepik

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Peristiwa terbakarnya uang tunai senilai Rp4,6 miliar yang dibawa kendaraan perusahaan jasa logistik PT SSI di Polewali Mandar, Sulawesi Barat, yang terjadi pada tengah pekan lalu terus menjadi sorotan dan memicu banyak tanda tanya.

Insiden yang melibatkan armada pengangkut uang (Cash In Transit/CIT) yang terjadi di jalur poros Majene–Mamuju itu bukan hanya menyangkut kerugian fisik, tetapi juga menimbulkan kekhawatiran publik mengenai standar pengamanan, mitigasi risiko, serta kewajiban asuransi bagi vendor pengelola uang.

BacaJuga:

Wamendag Dorong Wirausaha Muda dan Waralaba Lokal Jadi Motor Pertumbuhan Ekonomi

Menag Targetkan Indonesia Jadi Produsen Produk Halal Nomor Satu Dunia

Minyak Kelapa Indonesia Makin Dilirik Dunia, Hilirisasi Jadi Kunci Masa Depan

Banyak pihak mempertanyakan: apakah ada kelalaian? Apakah prosedur standar industri CIT sudah dipenuhi? Dan mengapa uang yang dikelola vendor wajib diasuransikan?

Untuk menjawab hal itu, Ekonom Bank Permata, Josua Pardede menegaskan bahwa kewajiban asuransi bagi perusahaan pengelola uang bukan sekadar prosedur administratif, melainkan pilar penting dalam manajemen risiko industri jasa keuangan.

“Uang yang dikelola perusahaan pengelola uang wajib diasuransikan karena sifat risikonya sangat tinggi,” ujar Pardede kepada INDOPOSCO melaljui gawai, Rabu (19/11/2025).

“Nilai yang dibawa besar, pergerakannya terbuka di ruang publik, berpotensi menjadi sasaran kejahatan, dan terpapar risiko kecelakaan atau bencana di luar kendali,” lanjutnya.

Pardede menjelaskan bahwa produk asuransi uang dirancang untuk memberikan perlindungan menyeluruh terhadap risiko kehilangan dalam berbagai bentuk, mulai dari perampokan, pencurian dengan kekerasan, pembongkaran brankas, kecelakaan alat angkut, hingga risiko tak terduga lainnya. Perlindungan itu mencakup uang tunai, cek, surat berharga, hingga alat pembayaran lain yang menjadi tanggung jawab perusahaan pengelola uang.

“Polis biasanya dibagi menjadi beberapa bagian. Ada yang khusus untuk uang dalam perjalanan, uang di brankas, uang di tempat kasir, hingga uang dalam mesin ATM. Tarif premi dan batas pertanggungan ditentukan berdasarkan jumlah maksimum uang per perjalanan, frekuensi pengiriman, rute, serta standar pengamanan yang diterapkan,” terangnya.

Pardede menegaskan bahwa asuransi bukan hanya melindungi bank sebagai pemilik dana, tetapi juga menjaga kelangsungan usaha perusahaan pengelola uang itu sendiri. Tanpa perlindungan, satu insiden besar seperti kebakaran atau perampokan bisa mengguncang stabilitas perusahaan dan berdampak pada layanan publik.

“Kewajiban asuransi ini memberikan kepastian bahwa ada lembaga penanggung dengan permodalan kuat yang siap membayar klaim,” tuturnya.

“Data Otoritas Jasa Keuangan juga menunjukkan bahwa perusahaan asuransi umum dan reasuransi di Indonesia secara agregat memiliki rasio kecukupan modal jauh di atas batas minimum yang dipersyaratkan, sehingga secara umum cukup kuat untuk menyerap klaim dari produk asuransi uang,” tambahnya.

Insiden di Polewali Mandar kini menjadi momentum evaluasi terhadap standar keamanan dan kepatuhan industri pengelolaan uang. Publik menantikan kejelasan penyebab kebakaran dan sejauh mana perlindungan asuransi dapat menutup kerugian, sekaligus berharap insiden serupa tidak kembali terjadi di tengah kebutuhan layanan keuangan yang makin tinggi. (her)

Tags: Cash In TransitekonomJosua PardedeKendaraan Pengangkut Uang Terbakar

Berita Terkait.

Cenderung Bervariatif, Cuaca di Jakarta Diwarnai Berawan Hingga Hujan Ringan
Ekonomi

Wamendag Dorong Wirausaha Muda dan Waralaba Lokal Jadi Motor Pertumbuhan Ekonomi

Minggu, 31 Mei 2026 - 06:31
Cenderung Bervariatif, Cuaca di Jakarta Diwarnai Berawan Hingga Hujan Ringan
Ekonomi

Menag Targetkan Indonesia Jadi Produsen Produk Halal Nomor Satu Dunia

Minggu, 31 Mei 2026 - 05:45
Minyak Kelapa Indonesia Makin Dilirik Dunia, Hilirisasi Jadi Kunci Masa Depan
Ekonomi

Minyak Kelapa Indonesia Makin Dilirik Dunia, Hilirisasi Jadi Kunci Masa Depan

Sabtu, 30 Mei 2026 - 23:32
Pegadaian Salurkan Lebih dari 900 Hewan Kurban ke Seluruh Indonesia pada Idul Adha 1447 H
Ekonomi

Pegadaian Salurkan Lebih dari 900 Hewan Kurban ke Seluruh Indonesia pada Idul Adha 1447 H

Sabtu, 30 Mei 2026 - 18:48
Mobil-Berat
Ekonomi

Waspada Monopoli Baru! DPR Soroti Risiko pembentukan PT DSI Kuasai Ekspor Batu Bara, CPO, dan Nikel

Sabtu, 30 Mei 2026 - 15:06
Widiyanti-Putri-Wardhana
Ekonomi

Widiyanti Dorong Investasi Pariwisata Lebih Merata di Seluruh Indonesia

Sabtu, 30 Mei 2026 - 11:02

BERITA POPULER

  • APTISI dan SURGE Bangun Jaringan Digital Nasional untuk Ribuan PTS

    Film “Pesta Babi” dan “Teman Tegar Maira”, DPD RI: Itu Suara Kesadaran tentang Papua

    3478 shares
    Share 1391 Tweet 870
  • Ungkapan Kebahagiaan Trio Naturalisasi Usai Bawa Persib Juara Super League

    5693 shares
    Share 2277 Tweet 1423
  • Segel Trofi Pertama di Persib, Eliano Reijnders Sebut Atmosfer Bandung Lewati Eropa

    2537 shares
    Share 1015 Tweet 634
  • Daftar Lengkap Timnas Indonesia: Diwarnai Debutan dan Kembalinya Pemain Lama

    3036 shares
    Share 1214 Tweet 759
  • Menteri Trenggono: Hasil Panen BUBK Kebumen Menuju Kebangkitan Udang Indonesia Berkualitas Ekspor

    2324 shares
    Share 930 Tweet 581
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.