• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Ekonomi

Uang Rp4,6 Miliar Hangus di Jalanan, Benarkah Standar Keamanan CIT Masih Longgar?

Dilianto Editor Dilianto
Rabu, 19 November 2025 - 12:35
in Ekonomi
WhatsApp Image 2025-11-19 at 12.55.144

Ilustrasi kendaraan pengangkut uang (Cash In Transit/CIT). Foto: Freepik

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Peristiwa terbakarnya uang tunai senilai Rp4,6 miliar yang dibawa kendaraan perusahaan jasa logistik PT SSI di Polewali Mandar, Sulawesi Barat, yang terjadi pada tengah pekan lalu terus menjadi sorotan dan memicu banyak tanda tanya.

Insiden yang melibatkan armada pengangkut uang (Cash In Transit/CIT) yang terjadi di jalur poros Majene–Mamuju itu bukan hanya menyangkut kerugian fisik, tetapi juga menimbulkan kekhawatiran publik mengenai standar pengamanan, mitigasi risiko, serta kewajiban asuransi bagi vendor pengelola uang.

BacaJuga:

Batang Jadi Titik Uji Diplomasi Hijau Indonesia Menuju Era Net Zero

ILF dan IGT Expo 2026 Resmi Dibuka, 210 Peserta dari 14 Negara Ramaikan Pameran Manufaktur

Ekonomi Tumbuh 5,29 Persen, DPR Ingatkan Ancaman di Balik Angka Positif

Banyak pihak mempertanyakan: apakah ada kelalaian? Apakah prosedur standar industri CIT sudah dipenuhi? Dan mengapa uang yang dikelola vendor wajib diasuransikan?

Untuk menjawab hal itu, Ekonom Bank Permata, Josua Pardede menegaskan bahwa kewajiban asuransi bagi perusahaan pengelola uang bukan sekadar prosedur administratif, melainkan pilar penting dalam manajemen risiko industri jasa keuangan.

“Uang yang dikelola perusahaan pengelola uang wajib diasuransikan karena sifat risikonya sangat tinggi,” ujar Pardede kepada INDOPOSCO melaljui gawai, Rabu (19/11/2025).

“Nilai yang dibawa besar, pergerakannya terbuka di ruang publik, berpotensi menjadi sasaran kejahatan, dan terpapar risiko kecelakaan atau bencana di luar kendali,” lanjutnya.

Pardede menjelaskan bahwa produk asuransi uang dirancang untuk memberikan perlindungan menyeluruh terhadap risiko kehilangan dalam berbagai bentuk, mulai dari perampokan, pencurian dengan kekerasan, pembongkaran brankas, kecelakaan alat angkut, hingga risiko tak terduga lainnya. Perlindungan itu mencakup uang tunai, cek, surat berharga, hingga alat pembayaran lain yang menjadi tanggung jawab perusahaan pengelola uang.

“Polis biasanya dibagi menjadi beberapa bagian. Ada yang khusus untuk uang dalam perjalanan, uang di brankas, uang di tempat kasir, hingga uang dalam mesin ATM. Tarif premi dan batas pertanggungan ditentukan berdasarkan jumlah maksimum uang per perjalanan, frekuensi pengiriman, rute, serta standar pengamanan yang diterapkan,” terangnya.

Pardede menegaskan bahwa asuransi bukan hanya melindungi bank sebagai pemilik dana, tetapi juga menjaga kelangsungan usaha perusahaan pengelola uang itu sendiri. Tanpa perlindungan, satu insiden besar seperti kebakaran atau perampokan bisa mengguncang stabilitas perusahaan dan berdampak pada layanan publik.

“Kewajiban asuransi ini memberikan kepastian bahwa ada lembaga penanggung dengan permodalan kuat yang siap membayar klaim,” tuturnya.

“Data Otoritas Jasa Keuangan juga menunjukkan bahwa perusahaan asuransi umum dan reasuransi di Indonesia secara agregat memiliki rasio kecukupan modal jauh di atas batas minimum yang dipersyaratkan, sehingga secara umum cukup kuat untuk menyerap klaim dari produk asuransi uang,” tambahnya.

Insiden di Polewali Mandar kini menjadi momentum evaluasi terhadap standar keamanan dan kepatuhan industri pengelolaan uang. Publik menantikan kejelasan penyebab kebakaran dan sejauh mana perlindungan asuransi dapat menutup kerugian, sekaligus berharap insiden serupa tidak kembali terjadi di tengah kebutuhan layanan keuangan yang makin tinggi. (her)

Tags: Cash In TransitekonomJosua PardedeKendaraan Pengangkut Uang Terbakar

Berita Terkait.

Diskusi
Ekonomi

Batang Jadi Titik Uji Diplomasi Hijau Indonesia Menuju Era Net Zero

Jumat, 7 Agustus 2026 - 09:01
ILF
Ekonomi

ILF dan IGT Expo 2026 Resmi Dibuka, 210 Peserta dari 14 Negara Ramaikan Pameran Manufaktur

Kamis, 6 Agustus 2026 - 23:05
Said
Ekonomi

Ekonomi Tumbuh 5,29 Persen, DPR Ingatkan Ancaman di Balik Angka Positif

Kamis, 6 Agustus 2026 - 22:24
phe
Ekonomi

Berani Masuk Wilayah Berisiko Tinggi, PHE Siapkan Babak Baru Eksplorasi Migas

Kamis, 6 Agustus 2026 - 19:09
New Xforce Banjir Peminat, MMKSI Maksimalkan Momentum GIIAS 2026
Ekonomi

New Xforce Banjir Peminat, MMKSI Maksimalkan Momentum GIIAS 2026

Kamis, 6 Agustus 2026 - 13:20
Momentum GIIAS 2026, MMKSI Maksimalkan Program Kepemilikan Menarik dan Layanan Purna Jual Bernilai Tambah
Ekonomi

Diserbu Pengunjung, Ini Promo Menarik Mitsubishi Motors Selama Gelaran GIIAS 2026

Kamis, 6 Agustus 2026 - 11:30

BERITA POPULER

  • Erick-Thohir

    PSSI Ubah Haluan Piala Presiden, Turnamen Kini Diproyeksikan untuk Timnas

    2393 shares
    Share 957 Tweet 598
  • Erick Thohir Angkat Suara Soal John Herdman Usai Indonesia Dibekuk Vietnam

    1989 shares
    Share 796 Tweet 497
  • Dugaan Penyalahgunaan Dapodik Ditelusuri, Kemendikdasmen Siap Tindak Tegas

    1840 shares
    Share 736 Tweet 460
  • Industri Sawit Nasional Miliki Fondasi Kuat dalam Keselamatan dan Kesehatan Kerja

    2540 shares
    Share 1016 Tweet 635
  • Bea Cukai Tanjung Priok Gagalkan Penyelundupan Motor Harley-Davidson Bekas Asal Tiongkok

    1320 shares
    Share 528 Tweet 330
Champions
Olahraga

Pimpin Revolusi Spanyol Rebut Piala Dunia Kedua, Rodri: Kami Mampu Kendalikan Semua Laga

Editor Nelly Marinda Situmorang
Selasa, 21 Juli 2026 - 12:24

INDOPOSCO.ID - Spanyol tidak hanya mengangkat Trofi Piala Dunia 2026. La Roja juga mengirim pesan tegas kepada dunia bahwa dominasi...

SelengkapnyaDetails
Messi

Messi Usai Final Piala Dunia 2026: Butuh Waktu Sembuhkan Luka Ini

Selasa, 21 Juli 2026 - 11:13
Tak Hanya Juara, 3 Penghargaan Individu Piala Dunia 2026 Turut Diborong Spanyol

Tak Hanya Juara, 3 Penghargaan Individu Piala Dunia 2026 Turut Diborong Spanyol

Senin, 20 Juli 2026 - 11:39
Scaloni Legawa Argentina Tumbang di Final: Kami Kalah dengan Kepala Tegak

Scaloni Legawa Argentina Tumbang di Final: Kami Kalah dengan Kepala Tegak

Senin, 20 Juli 2026 - 11:00
Scaloni Isyaratkan Mundur Usai Argentina Gagal Pertahankan Gelar Piala Dunia

Scaloni Isyaratkan Mundur Usai Argentina Gagal Pertahankan Gelar Piala Dunia

Senin, 20 Juli 2026 - 09:32
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.