INDOPOSCO.ID – Kepemimpinan Badan Kerja Sama Antar Parlemen (BKSAP) Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Republik Indonesia (RI) berganti. Syahrul Aidi Maazat dari Fraks kini resmi menjabat sebagai Ketua, menggantikan politikus senior Mardani Ali Sera yang sama-sama berasal dari Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS).
Penetapan itu menjadi bagian dari proses reorganisasi internal meningkatkan efektivitas diplomasi parlemen Indonesia di tengah dinamika global yang berkembang semakin cepat.
Syahrul Aidi mengatakan situasi global saat ini berada pada titik yang semakin strategis dan menuntut sikap lebih aktif dari parlemen Indonesia. Ia menyoroti sejumlah isu kemanusiaan menjadi sorotan dunia, terutama tragedi kemanusiaan di Gaza dan krisis berkepanjangan di Sudan.
“Baru-baru ini, selain tragedi di Gaza, kawasan Timur Tengah juga tengah diguncang situasi di Sudan yang menjadi perhatian dunia internasional,” kata Syahrul Aidi di Jakarta dikutip Rabu (19/11/2025).
“Perjuangan mewujudkan pemerintahan Palestina yang hakiki akan terus kita gaungkan, karena Indonesia selalu berkomitmen menghapus segala bentuk penjajahan di muka bumi,” tambahnya.
Ia menambahkan dinamika geopolitik, tantangan geopolitik, krisis kemanusiaan, hingga pergerakan ekonomi regional maupun internasional, menghadirkan konsekuensi yang harus dijawab dengan kesiapan diplomasi parlemen yang lebih maksimal.
Menurutnya, BKSAP memiliki tanggung jawab besar untuk memastikan bahwa posisi Indonesia tetap kuat dan dihormati dalam berbagai forum internasional.
BKSAP menjadi representasi resmi diplomasi parlemen Indonesia yang membawa mandat konstitusional dan aspirasi rakyat. “Dengan kekuatan kolektif yang dimiliki, saya percaya BKSAP dapat terus menjadi garda depan diplomasi parlemen yang dihormati dalam berbagai forum internasional,” imbuh anggota Komisi I DPR itu. (dan)










