• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Ekonomi

Bapanas Dorong Pemenuhan Pangan B2SA untuk Penurunan Stunting

Laurens Dami Editor Laurens Dami
Senin, 17 November 2025 - 03:03
in Ekonomi
8E06D0B8-D665-4A6F-9744-A6B4C368E954

Dokumentasi - Sekretaris Utama Badan Pangan Nasional Sarwo Edhy (kiri). Foto: ANTARA/HO-Humas Bapanas

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Badan Pangan Nasional (Bapanas) mendorong pemenuhan pangan yang Beragam, Bergizi Seimbang dan Aman (B2SA) dengan memanfaatkan sumber daya pangan lokal sebagai salah satu aspek yang memperkuat ketahanan pangan dan mendukung penurunan stunting.

Sekretaris Utama Bapanas Sarwo Edhy mengatakan melalui pendekatan pangan B2SA, pihaknya berupaya memastikan masyarakat memiliki akses terhadap pangan bergizi seimbang, serta mampu memanfaatkan potensi pangan lokal yang melimpah di berbagai daerah.

BacaJuga:

Rupiah Loyo, APPBI Optimistis Daya Beli di Pusat Belanja Tetap Terjaga

APDESI Merah Putih Dorong Desa Jadi Motor Ekonomi dan Ketahanan Pangan

Menkop: Kemitraan Strategis Swasta dan Koperasi Dukung Pertumbuhan Ekonomi

“Kami mendukung dan berkomitmen dalam penurunan stunting, Bapanas mendorong melalui program B2SA. Anak-anak harus tumbuh sehat dan ibu hamil juga harus kuat perlu mengonsumsi makanan yang beragam, bergizi, seimbang dan aman,” kata Sarwo sebagaimana keterangan di Jakarta, dilansir ANTARA, Minggu (16/11/2025).

Adapun berbagai komoditas sumber daya pangan lokal di Indonesia sebagai sumber karbohidrat dapat dimanfaatkan sebagai alternatif pengganti nasi untuk mendukung diversifikasi pangan, seperti singkong, ubi jalar, jagung, sagu, talas dan komoditas lokal lainnya.

Selain memperkenalkan konsep B2SA sejak dini melalui kegiatan B2SA Goes to School agar siswa memahami pentingnya makan sehat, di masyarakat, lanjut Sarwo, Bapanas juga mengembangkan Rumah Pangan B2SA dan Desa B2SA.

“Agar setiap keluarga dapat menanam dan mengolah bahan pangan lokal bergizi tanpa harus mahal,” tambahnya.

Dia menekankan bahwa sinergi mendukung penurunan stunting di sektor pangan juga sejalan dengan program di sektor pertanian yang mendorong penanaman di pekarangan.

Sebelumnya, Kepala Badan Pangan Nasional (Bapanas) sekaligus Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman menegaskan kemandirian pangan harus dibangun dari semua aspek, termasuk di tingkat rumah tangga.

Menurut dia, dengan program pekarangan bergizi, dapat menyuplai kebutuhan kebutuhan gizi, seperti karbohidrat, protein, vitamin dan lainnya dari tanaman yang dibudidayakan sendiri.

“Jika pekarangan dikelola dengan baik, saya yakin setiap keluarga mampu memenuhi kebutuhan pangan secara mandiri dan bergizi,” ujar Amran.

Adapun penurunan stunting menunjukkan kemajuan di mana prevalensi stunting turun dari 21,5 persen pada tahun 2023 menjadi 19,8 persen pada 2024. (dam)

Tags: B2SABapanaspanganstunting

Berita Terkait.

Jakarta-Great-Sale-2026
Ekonomi

Rupiah Loyo, APPBI Optimistis Daya Beli di Pusat Belanja Tetap Terjaga

Rabu, 10 Juni 2026 - 22:07
Rakernas
Ekonomi

APDESI Merah Putih Dorong Desa Jadi Motor Ekonomi dan Ketahanan Pangan

Rabu, 10 Juni 2026 - 21:06
Menkop: Kemitraan Strategis Swasta dan Koperasi Dukung Pertumbuhan Ekonomi
Ekonomi

Menkop: Kemitraan Strategis Swasta dan Koperasi Dukung Pertumbuhan Ekonomi

Rabu, 10 Juni 2026 - 19:09
Hanura Bantah Kelola Yayasan MBG, Sebut Tuduhan Afiliasi Dapur SPPG sebagai Hoaks
Ekonomi

Kementerian UMKM Bangun Ekosistem Bisnis Terintegrasi Lewat Bursa Wirausaha Unggulan

Rabu, 10 Juni 2026 - 18:59
Menkop: Kemitraan Strategis Swasta dan Koperasi Dukung Pertumbuhan Ekonomi
Ekonomi

Harga Pertamax Naik Drastis, Ekonom: Sinyal APBN Kian Terjepit

Rabu, 10 Juni 2026 - 17:49
Pertamax Naik Jadi Rp16.250 per Liter, Berpotensi Tekan Kelas Menengah Bawah
Ekonomi

Pertamax Naik Jadi Rp16.250 per Liter, Berpotensi Tekan Kelas Menengah Bawah

Rabu, 10 Juni 2026 - 15:50

BERITA POPULER

  • Timnas-U19

    Piala AFF U-19: Pastikan Rotasi Kontra Timor Leste, Nova Minta Garuda Muda Nikmati Laga

    2227 shares
    Share 891 Tweet 557
  • AFF U-19: Indonesia Cukur Timor Leste, Persaingan Puncak Klasemen Makin Panas

    1175 shares
    Share 470 Tweet 294
  • Beraksi Puluhan Kali, Pelaku Curanmor di Tambora Diringkus Polisi

    1164 shares
    Share 466 Tweet 291
  • Koran Indoposco Edisi 10 November 2023

    1426 shares
    Share 570 Tweet 357
  • Prakiraan Cuaca Jakarta Didominasi Berawan, Potensi Hujan di Jakbar dan Kepulauan Seribu

    854 shares
    Share 342 Tweet 214
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.