• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Headline

Tanah Longsor di Cilacap, Dua Orang Tewas, Puluhan Warga Hilang Masih Dicari

Juni Armanto Editor Juni Armanto
Jumat, 14 November 2025 - 11:33
in Headline
longsor

Tangkapan layar video kiriman warga terkait dengan kondisi lokasi bencana tanah longsor di Desa Cibeunying, Kecamatan Majenang, Kabupaten Cilacap, Jawa Tengah, Jumat (14/11/2025) pagi. Foto : Antara/Sumarwoto

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Tim search and rescue (SAR) gabungan yang berada di bawah koordinasi Kantor SAR Cilacap terus melakukan pencarian terhadap puluhan warga yang dilaporkan hilang setelah bencana tanah longsor melanda Desa Cibeunying, Kabupaten Cilacap, Jawa Tengah.

“Pagi ini, tim SAR kembali melanjutkan proses evakuasi dan pencarian. Masih terdapat 21 warga yang belum ditemukan,” ujar Camat Majenang, Aji Pramono, di Cilacap, Jumat (14/11/2025).

BacaJuga:

KPK Bidik Praktik Kecurangan di Pasar Modal

Kerugian Capai Rp9,1 Triliun, DPR Desak Pemerintah Serius Tangani Scamming Digital

House of Representatives Urges Non-Subsidized Fuel Price Hike Not to Burden Public

Ia menjelaskan, longsor yang menerjang Dusun Cibuyut dan Dusun Tarukahan, Kecamatan Majenang, terjadi pada Kamis (13/11/2025) sekitar pukul 20.00 WIB.

Peristiwa tersebut berdampak pada 28 orang. Dua warga ditemukan meninggal dunia, lima orang telah berhasil diselamatkan, sementara 21 lainnya masih dalam pencarian.

Aji memperkirakan longsor ini merupakan akibat dari hujan deras yang terjadi sejak beberapa hari sebelumnya.

“Meski kemarin hujan normal, namun hujan lebat yang turun beberapa hari terakhir kemungkinan besar telah membuat tanah jenuh air dan tidak mampu menahan beban,” katanya.

Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Cilacap, Budi Setyawan, mengungkapkan identitas dua korban yang ditemukan meninggal, yaitu Julia (20) dan Maya (15), warga Dusun Tarukahan.

Ia menambahkan bahwa masih ada tujuh warga dari dusun tersebut yang belum ditemukan: Yuni, Nina, Fani, Fatin, Lilis, Danu, serta seorang balita anak dari Lilis.

Sementara itu, dari Dusun Cibuyut masih ada 14 warga yang belum ditemukan, terdiri dari beberapa keluarga: Rastum, Rahma, Aca, Cahyanto, Kasri, Zahra, Nilna, Asmanto, Isna dan anaknya, serta keluarga Dani (istri dan dua anak).

Hasil pendataan sementara BPBD menunjukkan 12 rumah mengalami kerusakan dan 16 rumah lainnya terancam. Rumah-rumah yang terdampak atau berada di zona bahaya antara lain milik Surip, Ahmad, Kuswoyo, Subakir, Muslihin, Rohman, Abdul, Econg, Hendrik, Ayu, Atit, Ekem, Warim, Tarim, Warko, dan Imong.

“Warga yang tinggal di kawasan rawan sudah kami evakuasi. Kondisi tanah masih bergerak di beberapa titik, sehingga kami meminta warga tetap menjauh dan mengikuti arahan petugas,” ujar Budi.

Ia menambahkan bahwa masyarakat harus tetap siaga karena retakan tanah masih terlihat di sejumlah lokasi. jumlah korban maupun kerusakan kemungkinan bertambah seiring proses pencarian yang masih berlangsung.

Sementara itu, Kepala Seksi Operasi dan Siaga Kantor SAR Cilacap, Priyo Prayudha Utama, menegaskan bahwa operasi akan terus dilanjutkan hingga seluruh korban ditemukan. “Tim langsung melakukan asesmen dan menyusun pola pergerakan di lapangan. Pencarian tetap dilakukan meski medan sulit,” ujarnya, dikutip dari Antara.

Ia menyebutkan bahwa pencarian dilakukan secara manual karena kondisi medan curam serta tanah yang masih labil. (aro)

Tags: bencanakorbanlongsor

Berita Terkait.

Headline

KPK Bidik Praktik Kecurangan di Pasar Modal

Senin, 20 April 2026 - 22:16
amin
Headline

Kerugian Capai Rp9,1 Triliun, DPR Desak Pemerintah Serius Tangani Scamming Digital

Senin, 20 April 2026 - 15:46
Pertamina
Headline

House of Representatives Urges Non-Subsidized Fuel Price Hike Not to Burden Public

Senin, 20 April 2026 - 08:36
Pengisian-BBM
Headline

DPR RI Ingatkan Kenaikan BBM Nonsubsidi Tak Berdampak terhadap Masyarakat

Senin, 20 April 2026 - 08:36
siswa belajar
Headline

Kendala Teknis Pelaksanaan TKA, DPR RI: Harus Jadi Evaluasi Pemerintah

Minggu, 19 April 2026 - 16:42
Sapu-sapu
Headline

Mass Burial of Live Pleco Fish Draws Criticism, MUI: Violates Islamic Principles

Minggu, 19 April 2026 - 14:21

BERITA POPULER

  • pemain-Semen-Padang

    Semen Padang vs Persijap: Krisis Pemain, Kedalaman Skuad Kabau Sirah Diuji

    1126 shares
    Share 450 Tweet 282
  • Isu Lengser hingga Gibran Diseret, Pengamat Buka Peta Ancaman Prabowo

    855 shares
    Share 342 Tweet 214
  • Industri Sawit Perkuat Komitmen Keberlanjutan, Sinergi dengan BPDP Diperkuat

    758 shares
    Share 303 Tweet 190
  • Catat Tanggalnya! Dividen BBRI Rp52,1 Triliun Siap Dibagikan untuk Pemegang Saham

    735 shares
    Share 294 Tweet 184
  • Pramono Lantik 11 Pejabat Jakarta: Syafrin Liputo Jadi Wali Kota Jaksel, Budi Awaludin Kadishub

    696 shares
    Share 278 Tweet 174
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.