• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Nasional

RI-Malaysia Berhasil Amankan 257 Tanaman Dilindungi di Perbatasan

Nelly Marinda Situmorang Editor Nelly Marinda Situmorang
Rabu, 12 November 2025 - 01:13
in Nasional
kemenhut

Tangkapan layar - Dirjen Gakkum Kemenhut Dwi Januanto Nugroho dalam diskusi yang diadakan Greenpeace Indoensia dipantau daring di Jakarta, Kamis (12/6/2025) (ANTARA/Prisca Triferna)

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Pemerintah Indonesia dan Malaysia berhasil mengamankan 257 batang tanaman tanduk rusa (Platycerium sp) yang berasal dari Indonesia dalam operasi gabungan pada 4–8 November 2025 di kawasan Jagoi Babang–Pasar Serikin, perbatasan antara Indonesia dan Sarawak, Malaysia.

Direktur Jenderal Penegakan Hukum Kehutanan Kemenhut Dwi Januanto Nugroho mengatakan di Jakarta, Selasa, bahwa kerja sama ini selaras dengan komitmen pemerintah untuk menuntaskan peredaran tumbuhan dan satwa liar (TSL) ilegal di perbatasan.

BacaJuga:

WFAJ 2026, 1.200 Peserta Bakal Dukung Program Bagi Penyandang Autisme

Cegah Perundungan dan Kekerasan, Ketum AIPKI Minta PPDS Diawasi Ketat

Sekjen Kemendagri: HUT ke-344 Bandar Lampung, Momentum Perkuat Ekonomi Daerah

“Patroli bersama Indonesia–Malaysia merupakan wujud sinergi nyata dalam memperkuat pengendalian perdagangan ilegal spesies dilindungi, meningkatkan efektivitas penegakan hukum konservasi, serta membangun kolaborasi regional menjaga ekosistem dan keanekaragaman hayati di kawasan perbatasan yang rentan terhadap eksploitasi,” katanya.

Senada, Kepala Balai Penegakan Hukum Kehutanan Wilayah Kalimantan Leonardo Gultom mengatakan bahwa patroli itu merupakan langkah strategis yang memperkuat kerja sama bilateral dalam menjaga kelestarian keanekaragaman hayati, mencegah perdagangan ilegal spesies dilindungi, serta menegakkan hukum konservasi secara terpadu di kawasan perbatasan.

Adapun rangkaian kegiatan patroli bersama dimulai pada Selasa, 4 November 2025, dengan koordinasi dan penyusunan strategi untuk menentukan langkah efektif selama operasi berlangsung.

Pada Rabu, 5 November 2025, tim melanjutkan patroli dan melakukan sosialisasi (pembagian leaflet) kepada warga negara Indonesia yang masuk ke wilayah Serikin–Malaysia, mengenai tumbuhan dan satwa liar yang dilarang untuk diperjualbelikan sesuai peraturan Indonesia dan Malaysia.

Pemeriksaan juga dilakukan terhadap kendaraan pribadi dan kendaraan angkutan barang di Pos Jagoi Babang–Serikin. Dari hasil pemeriksaan terhadap lebih dari 74 unit kendaraan, tim berhasil mengamankan 257 batang tanaman tanduk rusa (Platycerium sp) yang diketahui merupakan spesies dilindungi di Malaysia dan akan dikirim ke Sarawak. Pemerintah Malaysia menganggap temuan tersebut sebagai salah satu kasus penting dalam operasi kali ini.

Pada Kamis, 6 November 2025, tim kembali melakukan sosialisasi kepada warga Indonesia yang melintasi perbatasan dan memeriksa 131 unit kendaraan. Tidak ditemukan tumbuhan maupun satwa liar dilindungi dalam pemeriksaan tersebut.

Selanjutnya, pada Jumat, 7 November 2025, tim kembali memeriksa 53 unit kendaraan dan berhasil mengamankan 18 batang tumbuhan rhu laut (Casuarina equisetifolia) atau cemara udang, serta 38 batang pokok ara atau beringin (Ficus sp) yang merupakan jenis tanaman dilindungi menurut peraturan perundangan Sarawak–Malaysia.

Pada Sabtu, 8 November 2025, tim patroli berhasil mengamankan Z, pemilik tumbuhan pokok ara (Ficus sp), dan A, pemilik tumbuhan rhu laut (Casuarina equisetifolia), di pasar Serikin. Kedua pemilik tersebut kemudian diperiksa lebih lanjut oleh Sarawak Forestry Corporation (SFC) bersama Balai Penegakan Hukum Kehutanan Wilayah Kalimantan. (ney)

Tags: Dwi Januanto NugrohoKemenhutri-malaysiaTanaman Dilindungi

Berita Terkait.

WFAJ 2026, 1.200 Peserta Bakal Dukung Program Bagi Penyandang Autisme
Nasional

WFAJ 2026, 1.200 Peserta Bakal Dukung Program Bagi Penyandang Autisme

Sabtu, 18 Juli 2026 - 21:33
Cegah Perundungan dan Kekerasan, Ketum AIPKI Minta PPDS Diawasi Ketat
Nasional

Cegah Perundungan dan Kekerasan, Ketum AIPKI Minta PPDS Diawasi Ketat

Sabtu, 18 Juli 2026 - 20:53
Sekjen Kemendagri: HUT ke-344 Bandar Lampung, Momentum Perkuat Ekonomi Daerah
Nasional

Sekjen Kemendagri: HUT ke-344 Bandar Lampung, Momentum Perkuat Ekonomi Daerah

Sabtu, 18 Juli 2026 - 20:43
MUI Siapkan Naskah Akademik RUU LGBT, Bakal Dibahas di Kongres Umat Islam
Nasional

MUI Siapkan Naskah Akademik RUU LGBT, Bakal Dibahas di Kongres Umat Islam

Sabtu, 18 Juli 2026 - 20:01
Dukung Golf Charity, Ketua DPD RI: Bantu Perbaikan Fasilitas Pendidikan 
Nasional

Dukung Golf Charity, Ketua DPD RI: Bantu Perbaikan Fasilitas Pendidikan 

Sabtu, 18 Juli 2026 - 16:31
bowo
Nasional

Prabowo Siap Potong Anggaran Pertahanan demi Hapus Kemiskinan

Sabtu, 18 Juli 2026 - 13:29

BERITA POPULER

  • messi

    Piala Dunia: Jelang Semifinal Kontra Inggris, Messi Pamitan dari Markas Argentina di Kansas

    12521 shares
    Share 5008 Tweet 3130
  • Suzuki Fronx Kuasai 35 Persen Pasar SUV Kompak di Indonesia

    2838 shares
    Share 1135 Tweet 710
  • Piala Dunia 2026: Wasit Kontroversial AS Pimpin Semifinal Argentina vs Inggris

    1277 shares
    Share 511 Tweet 319
  • Spanyol vs Argentina: De la Fuente Tuntut Wasit Pimpin Final dengan Sangat Ketat

    1101 shares
    Share 440 Tweet 275
  • Sah Jadi WNI, Mitchell Baker Bawa Postur Tinggi dan Insting Gol Mumpuni

    1074 shares
    Share 430 Tweet 269
Final Piala Dunia 2026: Scaloni Hadapi Dilema Personal Lawan Spanyol
Olahraga

Final Piala Dunia 2026: Scaloni Hadapi Dilema Personal Lawan Spanyol

Editor Juni Armanto
Sabtu, 18 Juli 2026 - 16:16

INDOPOSCO.ID - Pelatih Timnas Argentina Lionel Scaloni berada di ambang sejarah besar untuk merengkuh trofi Piala Dunia keduanya. Namun, laga...

SelengkapnyaDetails
Alasan Takhayul, Angel Di Maria Ogah Tonton Langsung Final Piala Dunia 2026

Alasan Takhayul, Angel Di Maria Ogah Tonton Langsung Final Piala Dunia 2026

Jumat, 17 Juli 2026 - 22:49
Timnas-Argentina

FIFA Mulai Investigasi Soal Pembentangan Spanduk Las Malvinas

Jumat, 17 Juli 2026 - 12:14
Timnas-Argentina

Pemain Argentina Bentangkan Spanduk Klaim Falkland, Inggris Desak FIFA Turun Tangan

Jumat, 17 Juli 2026 - 09:31
Kane

Hasil Piala Dunia: Inggris Ditekuk Argentina, Harry Kane Sesali Strategi Parkir Bus yang Berujung Petaka

Kamis, 16 Juli 2026 - 08:30
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.