• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Headline

Soroti Penetapan Pahlawan Soeharto, Rocky Gerung: Sejarah Kini Jadi Permainan Statistik

Juni Armanto Editor Juni Armanto
Senin, 10 November 2025 - 13:05
in Headline
gerung

Pengamat politik Rocky Gerung saat menyampaikan pandangan terkait penetapan Soeharto sebagai pahlawan nasional, yang dinilainya menunjukkan politik kini tunduk pada hasil survei. Foto: Tangkapan layar YouTube Rocky Gerung Official

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Pengamat politik Rocky Gerung menyoroti penetapan Presiden ke-2 Republik Indonesia (RI), Soeharto sebagai pahlawan nasional. Ia menilai keputusan itu mencerminkan pergeseran nilai politik Indonesia yang kini lebih tunduk pada hasil survei ketimbang pada etika dan sejarah.

“Tanpa kontroversi, mantan Presiden Soeharto ditetapkan sebagai pahlawan nasional. Kita mesti pastikan bahwa memang tidak perlu kontroversi lagi. Karena lembaga survei sudah memutuskan 80 persen rakyat Indonesia memilih untuk memastikan bahwa Presiden Soeharto adalah pahlawan nasional,” ujar Rocky dalam pernyataan di kanal YouTube miliknya, dikutip pada Senin (10/11/2025).

BacaJuga:

Jutaan Orang Terpapar Asap Karhutla, Komnas HAM Minta Pemerintah Penuhi Hak Warga

Tolak Guru Dipaksa Cicipi Makanan MBG, JPPI: Lidah Bukan Detektor Racun

Bertemu Prabowo 2 Kali di 2026, Putin Sebut Indonesia Mitra Kunci Rusia

Rocky menilai, cara berpikir seperti ini mengindikasikan bahwa politik Indonesia telah kehilangan arah nilai. Menurutnya, angka-angka hasil survei kini dijadikan legitimasi utama dalam setiap keputusan politik besar.

“Nah, di situ problemnya. Bahwa politik akhirnya hanya ditentukan oleh hasil survei. Kita mulai menduga bahwa ada semacam upaya bukan sekadar memalsukan sejarah, tapi membuat sejarah itu berubah menjadi permainan survei. Sejarah menjadi permainan statistik,” tegasnya.

Ia menambahkan, lembaga survei yang semestinya berfungsi sebagai alat pengukuran objektif, kini berubah menjadi instrumen pembenaran politik.

“Bahwa apa yang kita sebut matematika itu sebetulnya hanyalah upaya untuk memberi pembenaran pada satu nilai politik. Matematik itu bukan tujuan berpolitik, tapi cuma alat untuk berpolitik,” jelasnya.

Rocky juga menyoroti bagaimana publik dengan mudah digiring oleh hasil survei tanpa pemahaman mendalam terhadap konteks sejarah. Dalam situasi semacam itu, kata dia, kebingungan masyarakat dimanfaatkan oleh kepentingan politik.

“Publik itu terombang-ambing dengan informasi historis, lalu dimanfaatkan kebimbangan publik itu atau ignorantio publik itu, ketidakpahaman publik. Lalu dibenamkan di dalam statistik dan hasilnya adalah 82 persen, 80 persen, atau mungkin dibikin 102 persen aja supaya margin of error-nya itu sempurna,” sindir Rocky.

Ia menegaskan, ketika politik dikendalikan oleh survei, maka yang terjadi bukanlah demokrasi sejati, melainkan demokrasi yang disetir oleh angka.

Sebelumnya, Lembaga Survei Kelompok Diskusi dan Kajian Opini Publik Indonesia (KedaiKOPI), melalui riset terbarunya pada 5–7 November 2025, mencoba memotret denyut persepsi masyarakat terhadap figur yang selama lebih dari tiga dekade memimpin Indonesia itu.

Hasilnya, 80,7 persen responden menyatakan mendukung Soeharto menjadi Pahlawan Nasional. Alasan yang paling dominan adalah keberhasilannya dalam program swasembada pangan (78 persen) dan pembangunan nasional (77,9 persen). Faktor lain yang menonjol adalah sekolah dan sembako murah (63,2 persen) serta stabilitas politik (59,1 persen).

“Yang terbanyak karena berhasil membawa Indonesia swasembada pangan, kemudian berhasil melakukan pembangunan di Indonesia, karena sekolah murah dan sembako murah, karena stabilitas politik yang baik, lainnya macam-macam ada perjuangan kemerdekaan dan militer,” jelas founder Lembaga Survei KedaiKOPI, Hendri Satrio, Sabtu (8/11/2025). (her)

Tags: pahlawanPrabowoSoeharto

Berita Terkait.

bowo
Headline

Jutaan Orang Terpapar Asap Karhutla, Komnas HAM Minta Pemerintah Penuhi Hak Warga

Jumat, 4 September 2026 - 08:20
ompreng
Headline

Tolak Guru Dipaksa Cicipi Makanan MBG, JPPI: Lidah Bukan Detektor Racun

Kamis, 3 September 2026 - 19:08
putin
Headline

Bertemu Prabowo 2 Kali di 2026, Putin Sebut Indonesia Mitra Kunci Rusia

Kamis, 3 September 2026 - 14:49
JPPI Sebut Kasus Keracunan MBG Alarm Nasional: Korban Tembus 43 Ribu Orang
Headline

JPPI Sebut Kasus Keracunan MBG Alarm Nasional: Korban Tembus 43 Ribu Orang

Kamis, 3 September 2026 - 11:50
5 Hari di Batam, Daihatsu Kumpul Sahabat Padukan Otomotif dan Hiburan
Headline

Indonesia-Arab Saudi Makin Mesra, Riset Kampus Didorong Tembus Dunia Usaha

Kamis, 3 September 2026 - 11:18
Inflasi Beras Agustus 2026 Melandai, Harga Medium dan Premium Nasional Mulai Turun
Headline

Inflasi Beras Agustus 2026 Melandai, Harga Medium dan Premium Nasional Mulai Turun

Kamis, 3 September 2026 - 09:02

OLAHRAGA

sarinah
Olahraga

Sarinah dan Ghea Fashion Studio Hadirkan Wastra Nusantara dalam Seragam Tim Indonesia di Asian Games 2026

Editor Ali Rachman
Jumat, 4 September 2026 - 10:20

INDOPOSCO.ID - Kekayaan wastra Nusantara akan menjadi bagian dari identitas Tim Indonesia pada ajang 20th Asian Games Aichi-Nagoya 2026. Sarinah...

SelengkapnyaDetails
Hadapi Laos, Nova Arianto Putar Otak Tentukan Pemain Garuda Muda

Hadapi Laos, Nova Arianto Putar Otak Tentukan Pemain Garuda Muda

Kamis, 3 September 2026 - 09:12
nova

Tumpul Lawan Malaysia, Garuda Muda Pertajam Penyelesaian Akhir demi Tumbangkan Laos

Rabu, 2 September 2026 - 15:05
ferry

Izin Prinsip Sudah Terbit, League Persija Versus Persib Fix di GBK

Rabu, 2 September 2026 - 13:13
SUPER

Super League 2026 Resmi Bergulir, STY vs Igor Tolic Panaskan Rivalitas Persija-Persib

Rabu, 2 September 2026 - 08:10

BERITA POPULER

Plugin Install : Popular Post Widget need JNews - View Counter to be installed
    Go to the Customizer > JNews : Social, Like & View > Instagram Feed Setting, to connect your Instagram account.

Verifikasi Dewan Pers

Status Verifikasi Dewan Pers : Administratif dan faktual dengan nomor sertifikat 1132/DP-Verifikasi/K/X/2023
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.