INDOPOSCO.ID – Sebanyak 23 jemaah haji asal Indonesia dilaporkan wafat saat menjalankan ibadah haji di Tanah Suci. Data terbaru dari Kementerian Haji dan Umrah Republik Indonesia (Kemenhaj) menunjukkan adanya tiga tambahan kasus kematian pada Sabtu (9/5/2026).
Adapun tiga jemaah haji Indonesia yang meninggal pada Sabtu (9/5/2026) itu adalah Rodiyah Wayan, SOC 3 asal kabupaten Tegal, Jawa Tengah. Kamariah Dul Tayib, SUB 8, asal kabupaten Pasuruan, Jawa Timur. Nursidah Sinrang Sijarra, UPG 5, asal kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan.
Juru Bicara Kementerian Haji dan Umrah Ichsan Marsha menyampaikan duka cita atas wafatnya sejumlah jemaah haji Indonesia. Semoga keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan.
“Kami mendoakan seluruh jemaah yang wafat mendapatkan husnul khatimah dan tempat terbaik di sisi Allah SWT. Kepada keluarga yang ditinggalkan, semoga diberi kekuatan dan ketabahan,” kata Ichsan Marsha dalam keterangannya, Jakarta, Senin (11/5/2026).
Ia juga memberikan perhatian khusus kepada jemaah lanjut usia, penyandang disabilitas, serta jemaah dengan komorbid agar selalu didampingi dan aktif berkoordinasi dengan petugas kesehatan. Hingga saat ini, sebanyak 67 jemaah masih menjalani perawatan di rumah sakit Arab Saudi.
“Layanan kesehatan kami siaga 24 jam, tetapi keberhasilan menjaga kesehatan sangat bergantung pada kedisiplinan jemaah sendiri. Jangan menunda melapor jika merasa tidak sehat,” tutur Ichan.
Di samping itu, ia mengajak seluruh jemaah untuk menjaga semangat ibadah dengan tetap mengedepankan keselamatan, ketertiban, dan kepatuhan terhadap aturan.
“Haji bukan hanya soal sampai di Tanah Suci, tetapi bagaimana ibadah ini dijalankan dengan tertib, aman, dan bermartabat. Mari kita jaga niat, jaga kesehatan, dan bersiap menyambut puncak haji dengan sebaik-baiknya,” imbuhnya. (dan)











