• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Ekonomi

Daya Beli Masyarakat Menurun, ITS Soroti Dampaknya hingga ke Dunia Pendidikan

Laurens Dami Editor Laurens Dami
Minggu, 9 November 2025 - 21:20
in Ekonomi
its

Wakil Rektor II Bidang Perencanaan, Keuangan, dan Sarana Prasarana Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS), Prof. Machsus Fawzi (dua dari kiri) dalam diskusi di Zona Kuliner Halal, Aman, dan Sehat (KHAS) ITS, Surabaya, Rabu (5/11/2025). Foto: Herry Rosadi / INDOPOSCO

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Kondisi ekonomi nasional yang tengah bergejolak dalam dua tahun terakhir dinilai telah memberikan dampak nyata hingga ke sektor pendidikan.

Hal ini disampaikan oleh Wakil Rektor II Bidang Perencanaan, Keuangan, dan Sarana Prasarana Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS), Prof. Machsus Fawzi, yang menyoroti penurunan daya beli masyarakat dari sudut pandang pengelolaan keuangan kampus.

BacaJuga:

Mendag Tegaskan MFN WTO Harus Dipertahankan, Ini Alasannya 

Batik yang Memberi Ruang: Kisah UMKM Binaan Pertamina dan Pekerja Disabilitas

Menggerakkan Desa dari Bawah, Grup PHI Sabet CSR & PDB Award 2026

“Kita merasakan ya bahwa kondisi daya beli masyarakat kita menurun dalam satu dua tahun terakhir ini,” ungkap Machsus dalam diskusi di Zona Kuliner Halal, Aman, dan Sehat (KHAS) ITS, Surabaya, Rabu (5/11/2025).

“Kita sangat merasakan, saya dari perspektif yang mengurus keuangan kampus, ya setidaknya indikasinya misalkan ketika penerimaan mahasiswa baru, kan tentu ada biaya masuk dan lain sebagainya. Setiap kali setelah satu semester berjalan, dibandingkan dengan tahun-tahun sebelumnya, ternyata permohonan keringanan biaya itu rasanya kok semakin banyak,” lanjutnya.

Menurutnya, fenomena meningkatnya permintaan keringanan pembayaran tersebut menjadi indikator konkret melemahnya daya beli masyarakat. Ia menilai bahwa kondisi ini mencerminkan realitas ekonomi yang sedang “tidak baik-baik saja”.

“Saya kira di dunia kampus, ini indikasi bahwa kondisi ekonomi kita sesungguhnya memang sedang berat,” jelasnya.

Meski demikian, Machsus mengakui adanya secercah optimisme di tengah masyarakat, terutama setelah pergantian kabinet di bidang ekonomi yang memunculkan harapan baru.

“Kalau kita melihat perkembangan media sosial, seiring dengan pergantian kabinet di jajaran ekonomi itu, nampaknya masyarakat menemukan harapan baru. Walaupun mungkin ukuran-ukuran ekonomi belum bisa diyakini stabil, tapi ya indikator makro seperti indeks yang meningkat, saya kira itu memberikan harapan bagi publik,” tuturnya.

Lebih lanjut, ia menyinggung kebijakan pemerintah yang tengah menggulirkan stimulus ekonomi hingga ratusan triliun rupiah untuk memperkuat sektor riil.

“Semoga pergantian pimpinan yang diiringi dengan perubahan kebijakan itu betul-betul nanti menyentuh pada sektor riil,” harapnya.

“Dan gelontoran Rp200 triliun yang katanya mau disusulkan lagi dengan sekian puluh triliun, walaupun belum dirasakan, nampaknya mulai mengimbas karena menurut teman-teman di perbankan, itu diarahkan untuk sektor riil,” sambungnya.

Kendati dampaknya belum terasa secara langsung, Machsus tetap optimistis kebijakan tersebut akan memberikan efek positif terhadap daya beli masyarakat dalam waktu dekat.

“Bahwa itu sudah dikucurkan apakah langsung berdampak dalam satu bulan, mungkin belum kelihatan. Namun mudah-mudahan memang itu satu pilihan kebijakan yang betul-betul nanti berdampak bagaimana setidaknya dalam satu semester ke depan mulai kelihatan daya beli ini mulai meningkat,” tambahnya.

Dengan pandangan yang realistis namun penuh harapan, Prof. Machsus Fawzi optimistis bahwa sinergi antara kebijakan fiskal, stabilitas ekonomi makro, dan penguatan sektor riil akan menjadi kunci untuk mengembalikan daya beli masyarakat Indonesia. (her)

Tags: ITSKondisi ekonomi nasionalProf. Machsus Fawzi

Berita Terkait.

Mendag Tegaskan MFN WTO Harus Dipertahankan, Ini Alasannya 
Ekonomi

Mendag Tegaskan MFN WTO Harus Dipertahankan, Ini Alasannya 

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 16:28
Batik yang Memberi Ruang: Kisah UMKM Binaan Pertamina dan Pekerja Disabilitas
Ekonomi

Batik yang Memberi Ruang: Kisah UMKM Binaan Pertamina dan Pekerja Disabilitas

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 11:59
Menggerakkan Desa dari Bawah, Grup PHI Sabet CSR & PDB Award 2026
Ekonomi

Menggerakkan Desa dari Bawah, Grup PHI Sabet CSR & PDB Award 2026

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 11:26
Pascabencana, UMKM Sumbar Didorong Tak Sekadar Bangkit tapi Naik Kelas
Ekonomi

Pascabencana, UMKM Sumbar Didorong Tak Sekadar Bangkit tapi Naik Kelas

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 10:54
Didominasi Berawan, Waspadai Potensi Hujan di Sebagian Wilayah Jakarta Akhir Pekan
Ekonomi

Amonia Mulai “Dibakar” di PLTU, PLN EPI Siapkan Uji Coba 2027

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 10:02
jtb
Ekonomi

JTB Dorong Operasi Gas Makin Cerdas, AI hingga Predictive Maintenance Disiapkan

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 03:33

OLAHRAGA

Mendag Tegaskan MFN WTO Harus Dipertahankan, Ini Alasannya 
Olahraga

Cetak 5 Gol ke Gawang Bangladesh, Mitchell Baker Samai Rekor Iswadi Idris

Editor Laurens Dami
Sabtu, 3 Oktober 2026 - 17:13

INDOPOSCO.ID — Penyerang Timnas Indonesia Mitchell Baker menyamai catatan legenda Timnas Indonesia Iswadi Idris setelah mencetak lima gol ke gawang...

SelengkapnyaDetails
Tim Voli Pantai Raih Medali Perak di Asian Games Aichi-Nagoya 2026

Tim Voli Pantai Raih Medali Perak di Asian Games Aichi-Nagoya 2026

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 14:33
Indonesia Tembus Final FIFA ASEAN Cup, Justin Hubner Bungkam Sindiran Suporter Malaysia

Indonesia Tembus Final FIFA ASEAN Cup, Justin Hubner Bungkam Sindiran Suporter Malaysia

Jumat, 2 Oktober 2026 - 11:38
MotoGP Mandalika 2026, Pertamina Siagakan 7 SPBU dan 10 Extra Flight

MotoGP Mandalika 2026, Pertamina Siagakan 7 SPBU dan 10 Extra Flight

Jumat, 2 Oktober 2026 - 11:28
Menang Dramatis Usai ‘Diteror’ Malaysia, Garuda Segel Tiket Final FIFA ASEAN Cup!

Menang Dramatis Usai ‘Diteror’ Malaysia, Garuda Segel Tiket Final FIFA ASEAN Cup!

Jumat, 2 Oktober 2026 - 08:36

BERITA POPULER

  • puan

    Kembali Raih Emas Asian Games 2026, Ketua DPR Dorong Penghargaan Bagi Atlet Secara Utuh

    3896 shares
    Share 1558 Tweet 974
  • Transformasi Pelayanan BPN Banten Dimulai, Urus Balik Nama Tanah Tak Lagi Berbulan-bulan

    3924 shares
    Share 1570 Tweet 981
  • Lolos Seleksi Barca Academy, Pesepak Bola Muda Bekasi Terbang ke Spanyol

    1136 shares
    Share 454 Tweet 284
  • Bukan Lartas, Kemendag Sebut Wajib Halal untuk Jaga Mutu dan Kepercayaan Konsumen

    768 shares
    Share 307 Tweet 192
  • Mulyadi Jayabaya Sambut Suyudi Ario Seto sebagai Kapolri, Kamtibmas Diharap Makin Kuat

    733 shares
    Share 293 Tweet 183
    Go to the Customizer > JNews : Social, Like & View > Instagram Feed Setting, to connect your Instagram account.

Verifikasi Dewan Pers

Status Verifikasi Dewan Pers : Administratif dan faktual dengan nomor sertifikat 1132/DP-Verifikasi/K/X/2023
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.