• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Nasional

Din Syamsuddin Sebut Dunia Butuh Jalan Tengah Hentikan Ekstremitas Global

Nelly Marinda Situmorang Editor Nelly Marinda Situmorang
Kamis, 6 November 2025 - 18:08
in Nasional
din

Ketua Center for Dialogue and Cooperation among Civilizations ​​​​​​​(CDCC) Prof. Din Syamsuddin dalam konferensi pers di Jakarta, Kamis (6/11/2025) menjelaskan gagasan dasar tema World Peace Forum (WPF) ke-9 yang akan diselenggarakan di Jakarta pada 9–11 November 2025 bertajuk “Mempertimbangkan Wasatiyyat Islam dan Tionghoa untuk Kolaborasi Global”. ANTARA/M Riezko Bima Elko Prasetyo

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Ketua Center for Dialogue and Cooperation among Civilizations (CDCC) Prof. Din Syamsuddin menilai dunia membutuhkan jalan tengah sebagai solusi atas krisis ekstremitas global yang muncul akibat dominasi politik, ekonomi, dan budaya yang berlebihan.

Dalam konferensi pers di Jakarta, Kamis, Din menjelaskan gagasan tersebut menjadi dasar tema World Peace Forum (WPF) ke-9 yang akan diselenggarakan di Jakarta pada 9–11 November 2025 bertajuk “Mempertimbangkan Wasatiyyat Islam dan Tionghoa untuk Kolaborasi Global”.

BacaJuga:

Hilirisasi Butuh SDM Unggul, Menaker: Industrialisasi Tak Bisa Jalan Sendiri

Rayakan HUT ke-81 RI, Mapala UI Kobarkan Semangat Kemerdekaan dengan Beragam Cara

Kemerdekaan di Tengah Bencana, Pemerintah Ajak Bangsa Saling Menguatkan

“Dunia saat ini terjebak dalam ekstremitas, baik dalam ekonomi, politik, maupun budaya. Oleh karena itu, jalan tengah atau wasatiyyat menjadi tawaran moral bagi tatanan global yang lebih berimbang,” kata dia.

Menurut dia, konsep wasatiyyat Islam yang menekankan keadilan, keseimbangan, dan moderasi dapat dikolaborasikan dengan nilai-nilai kebijaksanaan Tionghoa yang menjunjung harmoni dan kemanusiaan.

WPF ke-9 diselenggarakan oleh CDCC bekerja sama dengan Cheng Ho Multi Culture Education Trust dan akan dihadiri lebih dari 300 peserta lintas bangsa, termasuk Presiden ke-4 Republik Kosovo Madame Atifete Jahjaga, Perdana Menteri ke-62 Jepang Yoshihiko Noda, serta Wakil Presiden ke-10 dan ke-12 RI Jusuf Kalla.

Din menyebut, forum ini bukan lembaga formal melainkan wadah moral atau moral forum bagi para tokoh lintas agama, budaya, dan bangsa untuk berdialog dan mencari solusi atas tantangan kemanusiaan.

“WPF sejak awal berdiri menjadi tempat pertemuan para peacemaker lintas peradaban. Kita tidak bicara politik praktis, tetapi mencari nilai universal untuk perdamaian dunia,” ujarnya.

Mantan Ketua Umum Pimpinan Pusat Muhammadiyah itu berharap hasil forum kali ini dapat melahirkan “pesan moral global” yang memperkuat kolaborasi antarnegara dan antaragama di tengah meningkatnya konflik dan ketegangan geopolitik dunia.

Dalam kesempatan itu dicontohkan ketegangan yang menjadi perhatian seperti serangan militer Israel yang masih berlangsung di Gaza, Palestina, hingga konflik di Sudan.

“Kita ingin Indonesia kembali memainkan peran penting sebagai bangsa penengah, bangsa yang membawa semangat perdamaian dan keseimbangan dunia,” katanya menegaskan. (ney)

Tags: din syamsuddinEkstremitas GlobalKetua Center for Dialogue and Cooperation among Civilizations

Berita Terkait.

pekerja
Nasional

Hilirisasi Butuh SDM Unggul, Menaker: Industrialisasi Tak Bisa Jalan Sendiri

Selasa, 18 Agustus 2026 - 13:13
ui
Nasional

Rayakan HUT ke-81 RI, Mapala UI Kobarkan Semangat Kemerdekaan dengan Beragam Cara

Selasa, 18 Agustus 2026 - 12:42
rini
Nasional

Kemerdekaan di Tengah Bencana, Pemerintah Ajak Bangsa Saling Menguatkan

Selasa, 18 Agustus 2026 - 12:12
wo
Nasional

Upah Pengupas Bawang di Pidato Prabowo Dipersoalkan, Said Didu Soroti Proses Penyampaian Informasi

Selasa, 18 Agustus 2026 - 11:41
bapeten
Nasional

BAPETEN Pastikan Tak Ada Kebocoran Radiasi Pegion Pascagempa M7,7 di NTT

Selasa, 18 Agustus 2026 - 11:11
briann
Nasional

Jamin Keselamatan Sivitas Akademika Pascapemulihan Gempa NTT, Kemendiktisaintek Kembalikan Kebijakan PJJ

Selasa, 18 Agustus 2026 - 10:30

BERITA POPULER

  • antam

    Harga Emas Pekan Depan Bakal Berayun, Selisih Proyeksi Capai Rp300 Ribu

    2963 shares
    Share 1185 Tweet 741
  • Koran Indoposco Edisi 10 November 2023

    3860 shares
    Share 1544 Tweet 965
  • METOO Dorong Kesadaran Kesehatan Mulut Lewat Inovasi Perfume Toothpaste

    890 shares
    Share 356 Tweet 223
  • Restrukturisasi Subholding Upstream, SP PDSI Minta PDSI Diperkuat Jadi National Drilling Champion

    873 shares
    Share 349 Tweet 218
  • FBR Kutuk Newport terkait Tantangan Hafalan Al-Qur’an Berhadiah Miras

    778 shares
    Share 311 Tweet 195
Champions
Olahraga

Pimpin Revolusi Spanyol Rebut Piala Dunia Kedua, Rodri: Kami Mampu Kendalikan Semua Laga

Editor Nelly Marinda Situmorang
Selasa, 21 Juli 2026 - 12:24

INDOPOSCO.ID - Spanyol tidak hanya mengangkat Trofi Piala Dunia 2026. La Roja juga mengirim pesan tegas kepada dunia bahwa dominasi...

SelengkapnyaDetails
Messi

Messi Usai Final Piala Dunia 2026: Butuh Waktu Sembuhkan Luka Ini

Selasa, 21 Juli 2026 - 11:13
Tak Hanya Juara, 3 Penghargaan Individu Piala Dunia 2026 Turut Diborong Spanyol

Tak Hanya Juara, 3 Penghargaan Individu Piala Dunia 2026 Turut Diborong Spanyol

Senin, 20 Juli 2026 - 11:39
Scaloni Legawa Argentina Tumbang di Final: Kami Kalah dengan Kepala Tegak

Scaloni Legawa Argentina Tumbang di Final: Kami Kalah dengan Kepala Tegak

Senin, 20 Juli 2026 - 11:00
Scaloni Isyaratkan Mundur Usai Argentina Gagal Pertahankan Gelar Piala Dunia

Scaloni Isyaratkan Mundur Usai Argentina Gagal Pertahankan Gelar Piala Dunia

Senin, 20 Juli 2026 - 09:32
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.