• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Nasional

KKP Perkuat Kesejahteraan Nelayan RI Lewat RAN Perikanan Skala Kecil

Nelly Marinda Situmorang Editor Nelly Marinda Situmorang
Rabu, 5 November 2025 - 14:57
in Nasional
CEFD391B-C134-4165-99FB-8BB68BF4B276
Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) meluncurkan Rencana Aksi Nasional Pengelolaan Perikanan Skala Kecil (RAN PPSK) sebagai wujud nyata komitmen memperkuat kesejahteraan dan keberlanjutan nelayan kecil di Indonesia.

“Perikanan skala kecil adalah penyanggah kesejahteraan pesisir dan ketahanan pangan,” kata Staf Ahli Menteri Kelautan dan Perikanan Bidang Ekologi dan Sumber Daya Laut Hendra Yusran Siry dalam Peluncuran Rencana Aksi Nasional Pengelolaan Perikanan Skala Kecil di Jakarta, Rabu (5/11/2025).

BacaJuga:

Pengamat Lempar Sindiran “Londo Ireng”: Jangan Sedikit-Sedikit Pengkritik Dicap Antek Asing

Ketua DPD RI Sambut Skema Top Up Anggaran Daerah, Dinilai Ringankan Beban Fiskal

Kasus Tewasnya Dokter Internship, DPR RI: Harus Jadi Momentum Penguatan Perlindungan Tenaga Kesehatan

Ia mengatakan RAN PPSK merupakan dokumen strategis yang menegaskan arah kebijakan nasional selaras dengan FAO small-scale fisheries (SSF) Guidelines dan Undang-Undang (UU) Nomor 7 Tahun 2016 tentang Perlindungan dan Pemberdayaan Nelayan, Pembudi daya Ikan dan Petambak Garam, untuk perlindungan dan pemberdayaan nelayan kecil, penguatan tata kelola kolaboratif, peningkatan nilai rantai pasok, serta pelaksanaan yang terukur.

“Guna mendukung ketahanan pangan dan keberlanjutan sumber daya ikan di Indonesia,” ujar dia.

Selain itu, RAN-PPSK diharapkan dapat menjadi pedoman operasional yang memperkuat sinergi antar pemangku kepentingan, baik di tingkat pusat maupun daerah. Dokumen itu menjadi instrumen penting untuk mewujudkan kesejahteraan nelayan kecil, menjaga ketahanan pangan nasional, dan mendukung visi Blue Economy Indonesia 2045.

Ia mengatakan tujuan penyusunan RAN Pengelolaan Perikanan Skala Kecil (small-scale fisheries/SSF) di wilayah pengelolaan perikanan Indonesia yakni melakukan tinjauan (review) terhadap kondisi pengelolaan perikanan skala kecil saat in sebagai dasar bagi implementasi RAN-PPSK di Indonesia.

Lalu, menjadi sarana untuk meningkatkan pemahaman dan kepedulian masyarakat terhadapnya pentingnya pengelolaan perikanan skala kecil.

Kemudian menjadi acuan bagi para pemangku kepentingan dalam memperkuat kontribusi perikanan skala kecil terhadap peningkatan kesejahteraan nelayan, keberlanjutan pengelolaan perikanan, serta ketahanan pangan nasional.

“Sejalan dengan ekonomi biru KKP, kebijakan kita bertumpu pada prinsip menjaga ekologi, karena itu RAN PPSK harus menjadi alat kerja lintas unit, lintas daerah, lintas mitra, dan bukan sekedar dokumen,” katanya.

Peluncuran RAN PPSK disertai penandatanganan kerja sama antara Direktorat Jenderal Perikanan Tangkap KKP dengan mitra strategis seperti WWF Indonesia, tentang peningkatan pengelolaan perikanan tangkap yang berkelanjutan;

Lalu, Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Ketenagakerjaan, tentang program jaminan sosial ketenagakerjaan bagi tenaga kerja di subsektor perikanan tangkap; dan PT Moores Rowland Bali (dba Starling Resources), tentang inisiatif pengelolaan perikanan rajungan yang berkelanjutan.

Ia menekankan kolaborasi lintas pihak itu menjadi tonggak penting memperkuat ekosistem ekonomi biru, yang menekankan keseimbangan antara keberlanjutan ekologi dan peningkatan kesejahteraan ekonomi masyarakat pesisir.

Hendra yang mewakili Menteri Kelautan dan Prikanan Sakti Wahyu Trenggono juga menegaskan RAN PPSK memadukan tiga pilar utama, yakni pendekatan ekosistem perikanan (EAFM), kerja layak serta perlindungan sosial dan keselamatan kerja bagi nelayan kecil di seluruh Indonesia.

KKP menegaskan ukuran keberhasilan RAN PPSK bukan pada dokumen tebal, melainkan pada peningkatan pendapatan nelayan, mutu hasil tangkapan, serta keberlanjutan ekosistem laut Indonesia

“Semoga upaya ini menjadi jalan untuk menghadirkan keberlanjutan sumber daya kelautan serta kesejahteraan bagi keluarga nelayan Indonesia,” kata Hendra. (nel)

Tags: KKPNelayan RIRAN

Berita Terkait.

bowo
Nasional

Pengamat Lempar Sindiran “Londo Ireng”: Jangan Sedikit-Sedikit Pengkritik Dicap Antek Asing

Selasa, 28 Juli 2026 - 22:12
sutan
Nasional

Ketua DPD RI Sambut Skema Top Up Anggaran Daerah, Dinilai Ringankan Beban Fiskal

Selasa, 28 Juli 2026 - 22:02
dokter
Nasional

Kasus Tewasnya Dokter Internship, DPR RI: Harus Jadi Momentum Penguatan Perlindungan Tenaga Kesehatan

Selasa, 28 Juli 2026 - 21:11
DPR: Jangan Tutupi Kasus Dugaan Kasat Narkoba Tangsel Terlibat Jaringan Narkotika
Nasional

DPR: Jangan Tutupi Kasus Dugaan Kasat Narkoba Tangsel Terlibat Jaringan Narkotika

Selasa, 28 Juli 2026 - 15:56
Sidang
Nasional

KKP Gelar Wisuda Nasional Vokasi 2026, Cetak 1.853 Lulusan Unggul Siap Kerja dan Berdaya Saing

Selasa, 28 Juli 2026 - 12:54
Tokoh-Nasional
Nasional

Kongres Umat Islam Indonesia Cetuskan 12 Rekomendasi: Reformasi Ekonomi, Pendidikan hingga Komitmen Bela Palestina

Selasa, 28 Juli 2026 - 12:44

BERITA POPULER

  • Tokoh Banten Mulyadi Jayabaya Sesalkan Ada Oknum Pejabat Dikaitkan Aksi Penculikan Aktivis

    Tokoh Banten Mulyadi Jayabaya Sesalkan Ada Oknum Pejabat Dikaitkan Aksi Penculikan Aktivis

    1430 shares
    Share 572 Tweet 358
  • Industri Sawit Nasional Miliki Fondasi Kuat dalam Keselamatan dan Kesehatan Kerja

    1167 shares
    Share 467 Tweet 292
  • Koran Indoposco Edisi 10 November 2023

    3001 shares
    Share 1200 Tweet 750
  • Citilink dan Aqua Hadirkan Flomiland, Instalasi Seni Interaktif Baru di Terminal 1C

    727 shares
    Share 291 Tweet 182
  • Pasca-Bentrokan Berdarah di Menteng, 200 Personel Gabungan TNI-Polri Disiagakan

    714 shares
    Share 286 Tweet 179
Champions
Olahraga

Pimpin Revolusi Spanyol Rebut Piala Dunia Kedua, Rodri: Kami Mampu Kendalikan Semua Laga

Editor Nelly Marinda Situmorang
Selasa, 21 Juli 2026 - 12:24

INDOPOSCO.ID - Spanyol tidak hanya mengangkat Trofi Piala Dunia 2026. La Roja juga mengirim pesan tegas kepada dunia bahwa dominasi...

SelengkapnyaDetails
Messi

Messi Usai Final Piala Dunia 2026: Butuh Waktu Sembuhkan Luka Ini

Selasa, 21 Juli 2026 - 11:13
Tak Hanya Juara, 3 Penghargaan Individu Piala Dunia 2026 Turut Diborong Spanyol

Tak Hanya Juara, 3 Penghargaan Individu Piala Dunia 2026 Turut Diborong Spanyol

Senin, 20 Juli 2026 - 11:39
Scaloni Legawa Argentina Tumbang di Final: Kami Kalah dengan Kepala Tegak

Scaloni Legawa Argentina Tumbang di Final: Kami Kalah dengan Kepala Tegak

Senin, 20 Juli 2026 - 11:00
Scaloni Isyaratkan Mundur Usai Argentina Gagal Pertahankan Gelar Piala Dunia

Scaloni Isyaratkan Mundur Usai Argentina Gagal Pertahankan Gelar Piala Dunia

Senin, 20 Juli 2026 - 09:32
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.