• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Nasional

Menyalakan Kembali Semangat Sumpah Pemuda di Era Digital

Ali Rachman Editor Ali Rachman
Rabu, 29 Oktober 2025 - 18:36
in Nasional
sumpah-pemuda

Kepala Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) Yudian Wahyudi. Foto: Dokumen BPIP

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Kepala Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) Yudian Wahyudi, menyerukan agar generasi muda Indonesia menyalakan kembali semangat Sumpah Pemuda di tengah tantangan zaman digital. Menurutnya, perjuangan pemuda masa kini bukan lagi dengan bambu runcing, melainkan melalui gagasan, karya, dan keteladanan.

“Pemuda Indonesia hari ini berjuang bukan lagi dengan bambu runcing, melainkan dengan gagasan, karya, dan keteladanan. Mereka harus menjadikan Pancasila sebagai kompas moral dalam membangun bangsa yang maju dan berkeadaban,” ujar Yudian dalam pesannya memperingati Hari Sumpah Pemuda, Selasa (28/10/2025).

BacaJuga:

Hardiknas 2026, Paskibra dari Daerah 3T dan Papua Warnai Semangat Pendidikan Bermutu

Maraknya Kasus Daycare, BSN Ingatkan Penerapan SNI Taman Asuh Ramah Anak

Tantangan Ketenagakerjaan Kompleks, DPR RI: May Day 2016 Momentum Perkuat Kolaborasi

Yudian menyatakan, Sumpah Pemuda bukan sekadar peristiwa sejarah, melainkan energi moral yang perlu terus dihidupkan di tengah perubahan zaman yang begitu cepat. Tiga ikrar bersejarah pada 28 Oktober 1928 – satu tanah air, satu bangsa, dan satu bahasa – menjadi fondasi spiritual yang menuntun bangsa Indonesia hingga kini.

“Makna Sumpah Pemuda tidak boleh berhenti di seremoni tahunan. Semangat itu harus dihidupi lewat tindakan, kolaborasi, dan inovasi yang membawa manfaat nyata bagi masyarakat,” tegasnya.

Tantangan di Ruang Digital

Yudian menilai, tantangan terbesar generasi muda masa kini hadir di ruang digital – ruang yang luas, bebas, namun rawan kehilangan arah moral. Dalam situasi ini, ia menekankan pentingnya Pancasila sebagai jangkar nilai agar pemuda tidak terombang-ambing oleh arus globalisasi.

“Pancasila bukan sekadar ideologi negara. Ia adalah rumah nilai yang menuntun kita agar tetap menjadi manusia Indonesia yang berakar, meski berpikiran global,” ujarnya.

Ia juga menyoroti pentingnya semangat persatuan di tengah perbedaan yang semakin terasa di era digital. Menurutnya, keberagaman tidak boleh menjadi alasan untuk terpecah-belah, tetapi justru menjadi sumber kekuatan bangsa.

“Persatuan bukan berarti menyeragamkan, tetapi kemampuan untuk berjalan bersama dalam perbedaan, menuju cita-cita yang sama: Indonesia yang adil, makmur, dan beradab,” kata Yudian.

Panggilan Zaman untuk Pemuda Indonesia

Menutup pesannya, Yudian mengingatkan bahwa Sumpah Pemuda bukan hanya warisan sejarah, melainkan panggilan zaman bagi generasi muda untuk terus bergerak, bersatu, dan berkontribusi bagi bangsa.

“Selamat Hari Sumpah Pemuda! Bersatu, Bergerak, Maju untuk Indonesia!” serunya.

Pesan tersebut menjadi pengingat bahwa semangat muda adalah nyala api yang tak boleh padam – api yang menerangi jalan panjang Indonesia menuju masa depan yang berkarakter, berdaulat, dan beradab. (ibs)

Tags: BPIPgenerasi mudahari sumpah pemudaSumpah Pemuda

Berita Terkait.

KAI: Dalam 10 Tahun 2.220 Perlintasan Liar Ditutup, 1.089 Titik Masih Berpotensi Risiko
Nasional

Hardiknas 2026, Paskibra dari Daerah 3T dan Papua Warnai Semangat Pendidikan Bermutu

Sabtu, 2 Mei 2026 - 06:44
KAI: Dalam 10 Tahun 2.220 Perlintasan Liar Ditutup, 1.089 Titik Masih Berpotensi Risiko
Nasional

Maraknya Kasus Daycare, BSN Ingatkan Penerapan SNI Taman Asuh Ramah Anak

Sabtu, 2 Mei 2026 - 05:31
KAI: Dalam 10 Tahun 2.220 Perlintasan Liar Ditutup, 1.089 Titik Masih Berpotensi Risiko
Nasional

Tantangan Ketenagakerjaan Kompleks, DPR RI: May Day 2016 Momentum Perkuat Kolaborasi

Sabtu, 2 Mei 2026 - 02:37
KAI: Dalam 10 Tahun 2.220 Perlintasan Liar Ditutup, 1.089 Titik Masih Berpotensi Risiko
Nasional

KAI: Dalam 10 Tahun 2.220 Perlintasan Liar Ditutup, 1.089 Titik Masih Berpotensi Risiko

Sabtu, 2 Mei 2026 - 00:34
Bersama Prabowo, KASBI Tanggapi Santai Aksi May Day di Monas
Nasional

Bersama Prabowo, KASBI Tanggapi Santai Aksi May Day di Monas

Jumat, 1 Mei 2026 - 23:57
Strategi Dua Kaki Prabowo di Hari Buruh: Merangkul Tanpa Memihak
Nasional

Strategi Dua Kaki Prabowo di Hari Buruh: Merangkul Tanpa Memihak

Jumat, 1 Mei 2026 - 23:03

BERITA POPULER

  • Buruh Sebut MBG Tidak Bermanfaat saat May Day, Prabowo Auto Respons Begini

    Buruh Sebut MBG Tidak Bermanfaat saat May Day, Prabowo Auto Respons Begini

    2763 shares
    Share 1105 Tweet 691
  • Breaking News: KRL Tabrakan dengan KA Argo Bromo Anggrek di Bekasi, Jalur Lumpuh Total

    2558 shares
    Share 1023 Tweet 640
  • PSIM vs Persita: Ambisi Revans Laskar Mataram Digoyang Kendala Internal

    1569 shares
    Share 628 Tweet 392
  • Buruh dan Petani Pilih Aksi di DPR Ketimbang Monas demi Suarakan Kesejahteraan

    1150 shares
    Share 460 Tweet 288
  • Klaim Bukan Terpidana, Menteri LH Jumhur Hidayat Sebut Status Hukumnya ‘Ngambang’

    1029 shares
    Share 412 Tweet 257
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.