• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Nasional

Pendidikan, Gizi, dan Guru: Tiga Pilar Nyalakan Sumpah Pemuda ke-97

Laurens Dami Editor Laurens Dami
Selasa, 28 Oktober 2025 - 13:42
in Nasional
7

Sekretaris Jenderal (Sekjen) Pemuda Peduli Pendidikan dan Demokrasi Indonesia (PALPASI), Yulinar Havsa Pasaribu. Foto: Istimewa

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Di usia 97 tahun Sumpah Pemuda yang jatuh pada hari ini, Selasa (28/10/2025), pesan persatuan itu mendapat tafsir baru dari generasi yang tumbuh di tengah disrupsi digital.

Menurut Sekretaris Jenderal (Sekjen) Pemuda Peduli Pendidikan dan Demokrasi Indonesia (PALPASI), Yulinar Havsa Pasaribu, tantangan hari ini bukan lagi melawan penjajahan fisik, melainkan membebaskan pikiran dari kebodohan dan kemiskinan informasi.

BacaJuga:

Mendikdasmen Siapkan Pendidikan Gratis, Murid TK Dapat PIP Rp450 Ribu di 2027

Dasco Sebut Komisi III DPR Bakal Dalami Temuan di Lapas Cibinong

Ada “Apartemen” dan Vila di Lapas Cibinong, DPR Desak Kementerian Imipas Bergerak

“Siapa yang menggerakkan bangsa ketika jalan masih gelap? Sejarah menjawab: para pemuda, pelajar, mahasiswa,” ujar Yulinar, Selasa (28/10/2025).

Ia mengutip Mohammad Hatta yang pernah menulis bagaimana “pelajar dan mahasiswa di tanah air juga tidak tinggal diam, menanam dan menghidupi cita-cita yang dianjurkan oleh Perhimpunan Indonesia,”. Ini membuktikan bahwa pemuda adalah mesin penggerak gagasan, bukan sekadar tenaga cadangan.

Pasaribu menyoroti warisan Ki Hadjar Dewantara yang relevan lintas generasi. Pertama, etik kepemimpinan pendidikan yang padat makna: “Ing ngarsa sung tulada. Ing madya mangun karsa. Tut wuri handayani”. Prinsip ini adalah desain relasi di mana otoritas hadir tanpa menindas, dan kebebasan dibimbing tanpa didikte.

Kedua, kompas filosofisnya yang tajam: “Benih-benih hidup merdeka akan tumbuh subur apabila ditaburkan melalui jalan pendidikan”.

Di sini, pendidikan diposisikan sebagai medium pembebasan, cara menanam nalar, martabat, dan kemandirian. Esensi ini bergaung global, sebagaimana ditunjukkan memoar Educated karya Tara Westover, di mana ilmu pengetahuan adalah satu-satunya jalan membebaskan individu dari kungkungan dogma.

Dalam upaya mewujudkan visi Indonesia Maju, pendidikan bukan sekadar sektor, tetapi fondasi moral dan intelektual bangsa. Semangat Sumpah Pemuda, pemerataan dan persatuan, harus hadir bukan hanya dalam pidato, tetapi dalam kebijakan yang hidup di ruang kelas dan meja makan anak-anak bangsa.

Yulinar menilai, arah pendidikan nasional saat ini sudah menuju jalur yang tepat, namun keberhasilannya bergantung pada kesungguhan menata akar: gizi, akses, dan kualitas pengajar.

Salah satu program yang menurutnya paling mendasar adalah Makan Bergizi Gratis (MBG), sebuah investasi yang membangun otak sebelum kurikulum. Bagi Yulinar, program ini bukan sekadar kebijakan populis, melainkan strategi biologis bangsa. Namun, ia mengingatkan, tantangan terbesar justru terletak pada implementasi: logistik di daerah 3T, sanitasi, serta akuntabilitas anggaran.

Selain gizi, Yulinar menilai pentingnya menghadirkan dua sayap pendidikan nasional: Sekolah Garuda dan Sekolah Rakyat. Sekolah Garuda dirancang sebagai laboratorium unggulan berkelas dunia, tempat lahirnya pemimpin global; sementara Sekolah Rakyat menjadi simbol keadilan, agar anak di pulau terluar memiliki hak belajar yang sama dengan anak di kota besar.

Dua konsep itu, menurutnya, adalah refleksi nyata dari Sumpah Pemuda antara keunggulan dan kesetaraan. Namun, Yulinar mengingatkan satu hal krusial, yakni guru adalah jantungnya pendidikan.

Di peringatan Sumpah Pemuda ke-97, Yulinar menyerukan agar seluruh elemen bangsa menghentikan sekadar mengenang, dan mulai mengobarkan apinya semangatnya.

“Sumpah Pemuda bukanlah prasasti sejarah yang beku, melainkan perintah tempur untuk masa depan. Pendidikan adalah medan juangnya!” imbuhnya.

Ia menekankan bahwa program-program mulia ini harus diukur dari peningkatan nyata pada status gizi anak dan peningkatan hasil belajar yang merata dari Sabang hingga Merauke. Generasi Emas 2045 bukan sekadar mimpi di ujung jalan, melainkan hasil dari perjuangan kolektif yang dimulai hari ini.

“Mari kita pastikan setiap rupiah yang digelontorkan benar-benar menjadi gizi untuk masa depan, setiap Sekolah Rakyat benar-benar menjadi mercusuar ilmu, dan setiap guru merasa didukung untuk mengukir karakter bangsa,” tambahnya.

Karena sejatinya, Sumpah Pemuda bukan sekadar janji di masa lalu, melainkan naskah tak selesai yang harus kita tulis ulang, setiap hari, dengan pena pengetahuan dan tinta pengabdian. (her)

Tags: gizigurupendidikan

Berita Terkait.

Ada “Apartemen” dan Vila di Lapas Cibinong, DPR Desak Kementerian Imipas Bergerak
Nasional

Mendikdasmen Siapkan Pendidikan Gratis, Murid TK Dapat PIP Rp450 Ribu di 2027

Jumat, 25 September 2026 - 02:41
Ada “Apartemen” dan Vila di Lapas Cibinong, DPR Desak Kementerian Imipas Bergerak
Nasional

Dasco Sebut Komisi III DPR Bakal Dalami Temuan di Lapas Cibinong

Kamis, 24 September 2026 - 22:07
Ada “Apartemen” dan Vila di Lapas Cibinong, DPR Desak Kementerian Imipas Bergerak
Nasional

Ada “Apartemen” dan Vila di Lapas Cibinong, DPR Desak Kementerian Imipas Bergerak

Kamis, 24 September 2026 - 21:06
Bea Cukai Kediri Ungkap Peredaran Rokok Ilegal dengan Modus Motor Modifikasi
Nasional

Mendagri Tito: Pengendalian Inflasi Butuh Peran Aktif Pemda

Kamis, 24 September 2026 - 20:05
Nasional

Miliki Ekosistem Gambut Tropis Terluas di Dunia, Mendiktisaintek: Perkuat Riset Pencegahan Kebakaran

Kamis, 24 September 2026 - 19:30
DPR: Pendidikan Gratis Jangan Tinggalkan Madrasah dan PT Keagamaan
Nasional

DPR: Pendidikan Gratis Jangan Tinggalkan Madrasah dan PT Keagamaan

Kamis, 24 September 2026 - 19:15

OLAHRAGA

java
Olahraga

Java United Buka Suara soal Perselisihan dengan Shin Tae-yong, Singgung Pemicu Keributan

Editor Nelly Marinda Situmorang
Kamis, 24 September 2026 - 11:21

INDOPOSCO.ID – Kemenangan Persija Jakarta atas Java United justru menyisakan persoalan di luar lapangan. Duel yang berakhir dengan skor 1-0...

SelengkapnyaDetails
ferdinan

Resmi Berseragam Persija, Marselino Ferdinan Bawa Ambisi Besar

Kamis, 24 September 2026 - 09:19
tpkk

Tri Tito Karnavian Dorong Olahraga Jadi Kebiasaan Keluarga Menuju Indonesia Emas 2045

Rabu, 23 September 2026 - 21:11
Ucapan “Pendatang” untuk Shin Tae-yong Berujung Laporan, Persija Serahkan ke Komdis PSSI

Ucapan “Pendatang” untuk Shin Tae-yong Berujung Laporan, Persija Serahkan ke Komdis PSSI

Rabu, 23 September 2026 - 12:45
5 Pilar Macan Kemayoran Gabung Timnas di FIFA ASEAN Cup, Manajer Persija Titip Pesan

5 Pilar Macan Kemayoran Gabung Timnas di FIFA ASEAN Cup, Manajer Persija Titip Pesan

Rabu, 23 September 2026 - 09:46

BERITA POPULER

  • Dirut INDOPOSCO: Pentingnya Kompetensi Wartawan Hadapi Tantangan Era AI

    Kemendiktisaintek Siapkan Rp 2 Triliun Lebih untuk Dana Riset

    1026 shares
    Share 410 Tweet 257
  • Pasca-OTT KPK, Pegawai ATR/BPN Syok dan Buka Suara Soal ‘Struktur Bayangan’

    969 shares
    Share 388 Tweet 242
  • Kementerian ATR/BPN Tancap Gas Kejar Target Sertipikasi 3 Juta Bidang Tanah MBR di 2027

    969 shares
    Share 388 Tweet 242
  • Pelayanan Pertanahan di Kabupaten Bogor Tetap Berjalan Pascapenangkapan Kepala BPN

    874 shares
    Share 350 Tweet 219
  • Produksi 1.250 Ton per Hari, Pabrik RDF Bekasi Ditargetkan Beroperasi Januari 2027

    802 shares
    Share 321 Tweet 201
    Go to the Customizer > JNews : Social, Like & View > Instagram Feed Setting, to connect your Instagram account.

Verifikasi Dewan Pers

Status Verifikasi Dewan Pers : Administratif dan faktual dengan nomor sertifikat 1132/DP-Verifikasi/K/X/2023
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.