• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Nasional

Bogasari Mengajar di SMKN 2 Pandeglang: Membangun Generasi Bakeri Masa Depan

Sumber Ginting Editor Sumber Ginting
Jumat, 24 Oktober 2025 - 14:15
in Nasional
1002039112

Program Corporate Social Responsibility (CSR) Pendidikan “Bogasari Mengajar” merambah ke wilayah Provinsi Banten, tepatnya di Kabupaten Pandeglang. Bogasari Mengajar hadir di SMKN 2 Kabupaten Pandeglang yang memiliki jurusan Agribisnis Pengolahan Hasil Pertanian (APHP). Foto/ist

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Program Corporate Social Responsibility (CSR) Pendidikan “Bogasari Mengajar” merambah ke wilayah Provinsi Banten, tepatnya di Kabupaten Pandeglang.

Kali ini selama 3 hari, Bogasari Mengajar hadir di SMKN 2 Kabupaten Pandeglang yang memiliki jurusan Agribisnis Pengolahan Hasil Pertanian (APHP).

BacaJuga:

Soroti Anggaran, Komisi XIII Kritik Kinerja Kementerian HAM Tangani Konflik di Papua

Daerah Tak Bisa Diseragamkan, DPD RI Minta Formula Otonomi Dirombak Lagi

Dari Kandang ke Panggung Dunia, Industri Peternakan Lokal Didorong Lebih Kompetitif

Kegiatan CSR pendidikan yang digelar PT Indofood Sukses Makmur Tbk Divisi Bogasari Flour Mills ini dalam rangka mendukung peningkatan program Teaching Factory (TEFA) yang ditetapkan Pemerintah di SMKN 2 Pandeglang mulai tahun 2025 ini.

Program TEFA di SMKN 2 Pandeglang ini fokus kepada pengembangan bakeri. Untuk itulah, Bogasari sebagai produsen tepung terigu yang menghasilkan bahan utama produk bakeri menjadi pilihan mitra industri strategis dalam pengembangan produk TEFA SMKN 2 Pandeglang.

“Ini kesempatan yang sangat berharga buat menambah pengetahuan teoritis dan kemampuan produksi para guru dan siswa-siswi dalam pengembangan produk TEFA ke depan. Kalau selama ini produk bakeri kami lebih banyak dijual ke internal sekolah. Semoga dengan adanya Bogasari Mengajar ini, kami dapat meningkatkan potensi pasar produk TEFA ke luar sekolah,” ucap Ade Firdaus, Kepala Sekolah SMKN 2 Pandeglang dalam penutupan Bogasari Mengajar di SMKN 2 Pandeglang, Jumat (24/10/20205).

Dalam siaran pers yang diedarkan kepada media Jumat (24/10/2025), dijelaskan bahwa program Bogasari Mengajar ini melibatkan seluruh siswa jurusan APHP kelas XI dan para guru. Tidak hanya praktik langsung membuat berbagai produk bakeri, tapi juga paparan ilmiah tentang bahan baku gandum hingga proses penggilingannya menjadi tepung terigu.

Pengetahuan baru bagi para siswa khususnya adalah, prinsip dan tips pengolahan tepung terigu yang tepat untuk menghasilkan produk bakeri yang berkualitas dan memiliki nilai jual.

“Makanya kita memberikan pengetahuan teori yang lebih mendalam sampai dengan cara perhitungan keuntungan atau harga pokok penjualan kepada para siswa dan guru,” kata Anwar, Vice President Human Resources Divisi Bogasari dalam siaran pers yang diedarkan kepada media.

Kegiatan Bogasari Mengajar di SMKN 2 Pandeglang berlangsung sejak Rabu sampai Jumat, tanggal 22 sampai 24 Oktober 2025. Hari pertama seluruh paparan teori termasuk tips dan trik yang diikuti 70 siswa dan guru APHP. Paparan teori di hari pertama berlangsung selama hampir 3 jam dan disambut antusias oleh para siswa. Tidak sedikit pertanyaan yang mereka lonatrkan, mulai dari faktor penyebab kegagalan produk yang selama ini dibuat, hingga cara memasarkan dan menentukan harga produk.

Dalam rangka pengembangan produk bakeri, ada 6 resep produk yang dilatih oleh Chef Irfan Indrayana selama 3 hari di Pandgelang, yakni Roti Taiwan, Mini Pizza, Fuity Bomboloni, Donut, Pandan Chiffon Cake, dan Black Forrest. Dasar pemilihan keenam resep ini adalah produk yang disukai banyak orang, harga terjangkau khususnya untuk siswa, dan punya potensi untuk jadi peluang usaha termasuk pengembangan produk TEFA SMKN 2 Pandeglang,

Kabupaten Pandeglang merupakan wilayah terjauh dari Provinsi Banten yang disasar program Bogasari Mengajar. Di Kabupaten Pandeglang sendiri ada sekitar 103 SMKyang 18 diantaranya adalah sekolah negeri. Dari ratusan SMK tadi hanya 4 yang memiliki jurusan di bidang kuliner atau APHP. Selain SMKN 2 Pandeglang, ada SMKN 1, SMKN 12 dan SMKN 18. Yang terbesar adalah SMKN 2 Pandeglang. Selain luas lahan sekolah 8 hektar juga memiki 8 jurusan dengan jumlah murid sekitar 1900 siswa.

“Semoga dengan dukungan Bogasari Mengajar ini, para siswa tidak hanya tertarik menjadi pekerja tapi juga siap untuk pelaku usaha selepas lulus nanti. Kalaupun menjadi pekerja, setidaknya pengetahuan dan kompetensi mereka, lebih dibanding lulusan SMKN jurusan tata boga atau kuliner lainnya,” jelas Anwar, VP HR Bogasari.

Bagi para siswa, kelas Bogasari Mengajar selama 3 hari sangat memberikan tambahan pengetahuan secara teori dan praktik di bidang bakeri. Apalagi ada resep produk yang disukai banyak orang dan potensial untuk dipasarkan belum pernah mereka pelajari dan praktikkan, yaitu produk Black Forest dan Chiffon Cake.

“Alhamdulillah senang banget, karena belum pernah bikin produk cake. Apalagi teknik pound cake, sponge cake, dan chiffone cake. Ilmu yang benar-benar baru buat kami siswa kelas 11. Kren banget dan senang dapat kesempatan. Baru tahu ada banyak tips dan trik yang membutuhkan kesebaran dan ketekunan dalam membuat cake,” ungkap Elena dan Aira, siswa kelas XI SMKN 2 Pandeglang setelah pelatihan.

Para siswa juga sangat senang karena di sela-sela kelas Bogasari Mengajar ini ada unsur kompetisi yang diselipkan serta hadiah bagi para juara. Tujuan dari kompetisi ini adalah untuk mendorong siswa berkarakter maju dan selalu berinovasi.

Anwar menambahkan, dalam perjalanan bisnisnya, Bogasari yang bulan November nanti akan berusia 54 tahun, terus berupaya mendorong pertumbuhan mutu pendidikan di tingkat SMK maupun mahasiswa baik secara kerja sama formal maupun secara reguler.

Mulai dari kesempatan magang atau praktik kerja lapangan, sesi praktisi mengajar, pelatihan khusus di Bogasari Baking Center (BBC), kesempatan penelitian skripsi, dan masih banyak lagi, yang semuanya dijalankan dalam kegiatan CSR (Corporate Social Responsibility) bernama Bogasari Mengajar.

Selain ilmu seputar pengolahan tepung terigu jadi makanan, Bogasari juga berbagi di displin keilmuan lainnya, seperti teknologi pangan, manajemen, teknik permesinan, kelistrikan, dan masih banyak lagi ilmu terapan di industri yang bisa dibagi kepada siswa dan mahasiswa. “Bogasari berkomitmen tidak hanya tumbuh dalam industri makanan, tapi juga tumbuh bersama dengan dunia pendidikan,” ucap Anwar. (Srv)

Tags: BogasariGenerasiMasa DepanSMKN 2 Pandeglang

Berita Terkait.

yan
Nasional

Soroti Anggaran, Komisi XIII Kritik Kinerja Kementerian HAM Tangani Konflik di Papua

Rabu, 17 Juni 2026 - 21:11
sultan
Nasional

Daerah Tak Bisa Diseragamkan, DPD RI Minta Formula Otonomi Dirombak Lagi

Rabu, 17 Juni 2026 - 20:22
indo
Nasional

Dari Kandang ke Panggung Dunia, Industri Peternakan Lokal Didorong Lebih Kompetitif

Rabu, 17 Juni 2026 - 20:12
senen
Nasional

Libur Sekolah Tiba, 331 Ribu Tiket Kereta Diskon Ludes Diburu Penumpang

Rabu, 17 Juni 2026 - 20:02
guru
Nasional

Akhir Penantian Guru Madrasah Non-ASN, Rp1,5 Juta Siap Masuk Rekening Akhir Juni

Rabu, 17 Juni 2026 - 19:35
Politeknik Agraria STPN Buka Pendaftaran Taruna Baru 2026, Sediakan 4 Prodi Unggulan dan Kuota 350 Kursi
Nasional

Politeknik Agraria STPN Buka Pendaftaran Taruna Baru 2026, Sediakan 4 Prodi Unggulan dan Kuota 350 Kursi

Rabu, 17 Juni 2026 - 10:03

BERITA POPULER

  • Hasil Piala Dunia: Qatar Buyarkan Kemenangan Swiss, Brasil Gagal Tumbangkan Maroko

    Hasil Piala Dunia: Qatar Buyarkan Kemenangan Swiss, Brasil Gagal Tumbangkan Maroko

    7121 shares
    Share 2848 Tweet 1780
  • Hantavirus Ramai Dibahas, Benarkah Bisa Jadi Pandemi Baru

    1775 shares
    Share 710 Tweet 444
  • Purbaya Siapkan APBN Hadapi Tantangan Global, Prioritas Nasional Tetap Jalan

    1042 shares
    Share 417 Tweet 261
  • Jadi Tulang Punggung Mobilitas Warga, Penyesuaian Tarif TransJakarta Dinilai Rasional

    1104 shares
    Share 442 Tweet 276
  • Peringatan Dini BMKG, Jakarta Diguyur Hujan Merata Hari Ini

    993 shares
    Share 397 Tweet 248
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.