• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Nasional

DPR: Penerapan Bioetanol di BBM Harus Berbasis Riset Ilmiah

Redaksi Editor Redaksi
Minggu, 19 Oktober 2025 - 14:38
in Nasional
IMG-20251019-WA0023

Ilustrasi Antrean Pengisian Bensin dan Stasoun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU). ( Dilianto / INDOPOSCO.ID)

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Wakil Ketua Komisi VII DPR RI Sugeng Suparwoto menegaskan, penerapan bioetanol sebagai campuran bahan bakar minyak (BBM) harus dilakukan secara hati-hati dan berbasis riset ilmiah.

Ia menilai, kebijakan tersebut menyangkut hajat hidup masyarakat luas serta kepentingan strategis nasional, sehingga tidak boleh diambil tanpa kajian komprehensif agar tidak menimbulkan dampak negatif terhadap performa kendaraan dan infrastruktur energi.

BacaJuga:

Bareskrim: Pengalihan Sepihak Aset Nasabah di Platform Digital Bisa Dijerat Pidana

Literasi Teknologi di Dunia Pendidikan Harus Diperkuat, Dukung SDM Unggul 2045

Roy Suryo Hadiri Reuni Kabinet SBY Sebelum Sidang Praperadilan

“Pemanfaatan etanol sebagai campuran BBM harus melalui proses yang betul-betul proven, melalui kajian tertentu. Etanol ini memiliki sifat kimia yang spesifik, salah satunya bersifat korosif,” ujar Sugeng, dikutip dari laman resmi DPR RI, Minggu (19/10/2025).

Meski begitu, Ia menuturkan, penggunaan bioetanol dapat menjadi langkah strategis untuk mengurangi ketergantungan terhadap energi fosil. Saat ini, konsumsi BBM nasional mencapai sekitar 1,6 juta barel per hari, sementara produksi dalam negeri hanya sekitar 600 ribu barel per hari.

“Artinya, kita masih mengimpor sekitar satu juta barel per hari. Ini menjadi beban ekonomi yang terus meningkat dan membebani APBN,” katanya.

Sugeng memaparkan, total subsidi energi nasional, termasuk listrik, solar, dan LPG 3 kilogram, mencapai sekitar Rp308 triliun. Dengan penerapan bioetanol hingga 10 persen dalam campuran BBM, menurutnya, Indonesia dapat menekan impor bahan bakar, menghemat devisa, dan mengurangi emisi karbon.

“Kalau 10 persen dari BBM digantikan dengan bioetanol, maka volume impor BBM bisa turun hingga 10 persen. Ini tentu berdampak langsung pada penghematan devisa dan penurunan emisi,” ujarnya.

Sugeng menjelaskan, sejumlah negara telah berhasil memanfaatkan bioetanol sebagai campuran bahan bakar kendaraan. Indonesia, kata dia, memiliki potensi besar untuk mengembangkannya melalui sumber daya alam yang melimpah di wilayah tropis.

Lantaran bahan baku bioetanol bisa didapatkam dari tanaman lokal seperti tebu, singkong, dan nira aren. Ia menyebut nira aren sebagai bahan baku paling ideal karena kandungan gulanya tinggi dan tidak mengganggu ketahanan pangan nasional.

Lebih lanjut ia menekankan, pengembangan industri bioetanol harus dilakukan dengan perhitungan ekonomi yang matang dan efisien secara industri. Pemerintah juga diminta memperkuat riset dan inovasi untuk menemukan formulasi terbaik dalam pengolahan serta distribusinya.

“Pemanfaatan bioetanol ini sebenarnya langkah yang baik, apalagi untuk jangka panjang terhadap ekonomi dan lingkungan. Pemerintah melalui lembaga berkompeten seperti BRIN harus melakukan riset dan sosialisasi secara tuntas, agar masyarakat memahami kenapa kita beralih ke bioetanol. Tujuannya jelas, menghemat devisa, menekan emisi, dan mengurangi ketergantungan pada energi fosil,” tegasnya.

“Tapi intinya harus dikaji betul secara ilmiah agar tidak menimbulkan efek teknis yang tidak diinginkan,” pungjas Politisi Fraksi Partai NasDem itu. (dil)

Tags: BBMBioetanolDPRRiset Ilmiah

Berita Terkait.

Ade-Safri-Simanjuntak
Nasional

Bareskrim: Pengalihan Sepihak Aset Nasabah di Platform Digital Bisa Dijerat Pidana

Senin, 29 Juni 2026 - 16:07
Ojat-Darojat
Nasional

Literasi Teknologi di Dunia Pendidikan Harus Diperkuat, Dukung SDM Unggul 2045

Senin, 29 Juni 2026 - 15:06
Roy-Suryo
Nasional

Roy Suryo Hadiri Reuni Kabinet SBY Sebelum Sidang Praperadilan

Senin, 29 Juni 2026 - 13:24
Peserta-Latsarmil
Nasional

Komnas HAM Desak Penyelidikan Independen Usut Kematian 5 Peserta SPPI

Senin, 29 Juni 2026 - 10:31
Wamenkop
Nasional

Wamenkop Tegaskan Amanah dan Kepercayaan Jadi Kunci Sukses Koperasi

Minggu, 28 Juni 2026 - 23:47
sampah
Nasional

Sampah Disulap Jadi Bahan Bakar, Pasok 10 Ribu Ton EBT per Hari

Minggu, 28 Juni 2026 - 21:45

BERITA POPULER

  • Ronaldo

    Hasil Piala Dunia: Ronaldo Pimpin Portugal Berpesta, Inggris Kehilangan Taji di Hadapan Ghana

    1725 shares
    Share 690 Tweet 431
  • Hasil Piala Dunia: Portugal Libas Uzbekistan 5-0, Martinez Sanjung Habis Cristiano Ronaldo

    1693 shares
    Share 677 Tweet 423
  • Hasil Piala Dunia 2026: Kalah Telak dari Prancis, Pelatih Norwegia Sengaja Simpan 10 Pemain Andalan

    1633 shares
    Share 653 Tweet 408
  • Hasil Piala Dunia Grup F: Jepang-Swedia Dampingi Belanda ke Fase Gugur

    1088 shares
    Share 435 Tweet 272
  • Piala Dunia 2026: Nagelsmann Ungkap Penyebab Kekalahan Jerman dari Ekuador

    1016 shares
    Share 406 Tweet 254
Selebrasi
Olahraga

Bungkam Afrika Selatan, Kedisiplinan dan Agresivitas Jadi Kunci Kemenangan Kanada

Editor Ali Rachman
Senin, 29 Juni 2026 - 10:41

INDOPOSCO.ID - Pelatih Timnas Kanada Jesse Marsch menyanjung, penampilan timnya setelah menang dramatis 1-0 atas Afrika Selatan di 32 besar...

SelengkapnyaDetails
Buchanan

Hasil Piala Dunia: Hukum Afsel di Injury Time, Kanada ke 16 Besar

Senin, 29 Juni 2026 - 08:19
32 Besar Piala Dunia 2026 Dimulai, Catat Jadwal dan Jam Tayang Seluruh Pertandingan!

32 Besar Piala Dunia 2026 Dimulai, Catat Jadwal dan Jam Tayang Seluruh Pertandingan!

Minggu, 28 Juni 2026 - 18:51
Jadwal Babak 32 Besar Piala Dunia: Dibuka Afsel vs Kanada, Ditutup Kolombia Kontra Ghana 

Jadwal Babak 32 Besar Piala Dunia: Dibuka Afsel vs Kanada, Ditutup Kolombia Kontra Ghana 

Minggu, 28 Juni 2026 - 18:34
David-Alaba

Hasil Piala Dunia Grup J: Argentina Sempurna, Austria-Aljazair Lolos Juga

Minggu, 28 Juni 2026 - 11:51
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.