• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Nasional

Islamic Relief Indonesia Angkat Inovasi Transformasi Mustahik ke Muzakki di Forum Internasional ICBMR 2025 Yogyakarta

Juni Armanto Editor Juni Armanto
Sabtu, 18 Oktober 2025 - 08:47
in Nasional
WhatsApp Image 2025-10-18 at 07.48.32

Islamic Relief Indonesia (YRII) melalui CEO-nya, Nanang Subana Dirja bersama Prof. Dr. Muhammad M. Said, S.Ag., M.Ag., Ketua Dewan Syariah YRII dalam forum bergengsi International Conference on Business and Management Research (ICBMR) 2025 di Yogyakarta pada 15 - 16 Oktober 2025. Foto : Ist

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Islamic Relief Indonesia (YRII) melalui CEO-nya, Nanang Subana Dirja, bersama Prof. Dr. Muhammad M. Said, S.Ag., M.Ag., Ketua Dewan Syariah YRII, memaparkan hasil riset dan implementasi program Islamic Ultra Poor Graduation (IUPG) dalam forum bergengsi International Conference on Business and Management Research (ICBMR) 2025 dengan tema ‘Redefining Impactful Business Management in the AI Era’ yang diselenggarakan oleh Pusat Penelitian Manajemen Departemen Manajemen Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Indonesia (FEB UI) bekerja sama dengan Lilly Family School of Philanthropy, Indiana University, USA, di Yogyakarta pada 15 – 16 Oktober 2025.

Dalam forum tersebut, Nanang menjelaskan bahwa pendekatan IUPG merupakan model inovatif pemberdayaan masyarakat berbasis zakat produktif yang bertujuan mentransformasi mustahik (penerima zakat) menjadi muzakki (pembayar zakat).

BacaJuga:

Kesenian Rakyat Kemerdekaan, Kemendes-Kementrans Gelar Aksi Peduli NTT

SBY Art Community Bawa Pesan Perdamaian Lewat 150 Karya di TIM

Penerima Satyalancana Karya Satya Sampaikan Solidaritas bagi ASN Terdampak Bencana di NTT

Model ini mengintegrasikan konsep Ultra Poor Graduation yang dikembangkan oleh sebuah LSM di Banglades, BRAC, dengan prinsip ekosistem ekonomi Islam (Islamic Economic Ecosystem) untuk memperkuat daya tahan ekonomi, spiritual, dan sosial masyarakat miskin ekstrem di Indonesia.

“Kami ingin menunjukkan bahwa zakat bukan hanya alat bantu konsumtif, tapi bisa menjadi modal produktif yang mengubah nasib. Melalui IUPG, kami mendampingi para mustahik agar mampu bertransformasi menjadi mandiri, bahkan menjadi muzakki yang memberi kembali untuk masyarakat,” ujar Nanang Subana Dirja, CEO Islamic Relief Indonesia.

Program IUPG pertama kali diimplementasikan Islamic Relief Indonesia di Desa Perigi, Kecamatan Suela, Kabupaten Lombok Timur, Nusa Tenggara Barat, sejak Agustus 2024. Hingga kini, lebih dari 1.000 rumah tangga telah mengikuti pelatihan, mentoring, dan pendampingan usaha berbasis zakat produktif, dengan dukungan Baitul Maal wat Tamwil (BMT) setempat.

Dan 600 diantaranya telah berhasil mengembangkan usaha produktif dengan peningkatan nilai aset yang signifikan.

Salah satunya Ibu Rohanah, warga Desa Perigi yang berhasil mengembangkan usaha ternak kambing. Berawal dari bantuan modal Rp6,9 juta, ia kini mampu menggandakan ternaknya dari empat menjadi sembilan ekor dalam enam bulan, bahkan menargetkan kepemilikan 40 ekor kambing dalam empat tahun.

Tidak hanya secara ekonomi, peningkatan spiritual juga tampak dari komitmen beliau menunaikan zakat, sedekah, dan berbagi hasil panen kepada tetangga yang membutuhkan.

“Transformasi ini tidak hanya soal peningkatan ekonomi, tapi juga kebangkitan spiritual dan sosial. Ketika seseorang yang dulunya penerima zakat kini bisa menunaikan zakat, di situlah kesejahteraan sejati tercapai,” tambah Nanang.

Pendekatan Islamic Ultra Poor Graduation memadukan transfer aset produktif, pelatihan keterampilan, literasi keuangan syariah, serta pendampingan intensif. Dana zakat, infak, dan sedekah (ZIS) yang dikelola secara produktif terbukti mampu menurunkan ketergantungan masyarakat terhadap pinjaman berbunga tinggi dan memperkuat kemandirian ekonomi keluarga.

Melalui forum ICBMR 2025, Islamic Relief Indonesia menegaskan komitmennya untuk mendorong model IUPG sebagai praktik baik (best practice) pengentasan kemiskinan berbasis syariah yang sejalan dengan visi Indonesia Emas 2045 dan Sustainable Development Goals (SDGs). (adv)

Tags: Forumislamic relief indonesiariset

Berita Terkait.

Penyerahan-Donasi
Nasional

Kesenian Rakyat Kemerdekaan, Kemendes-Kementrans Gelar Aksi Peduli NTT

Selasa, 18 Agustus 2026 - 22:49
SBY-Art
Nasional

SBY Art Community Bawa Pesan Perdamaian Lewat 150 Karya di TIM

Selasa, 18 Agustus 2026 - 22:09
Lencana
Nasional

Penerima Satyalancana Karya Satya Sampaikan Solidaritas bagi ASN Terdampak Bencana di NTT

Selasa, 18 Agustus 2026 - 21:48
Semnas
Nasional

Wakil Menteri Agama Serahkan SK Pendirian Program Doktor Manajemen Pendidikan Islam di Universitas Darunnajah

Selasa, 18 Agustus 2026 - 21:38
Nusron-Wahid
Nasional

Pengukuran Terjadwal Beri Kepastian Waktu Layanan bagi Masyarakat di 446 Kantah

Selasa, 18 Agustus 2026 - 21:28
Mendagri
Nasional

Mendagri Salurkan Santunan Duka kepada Keluarga Korban Gempa di Nangapanda, Ende

Selasa, 18 Agustus 2026 - 21:08

BERITA POPULER

  • antam

    Harga Emas Pekan Depan Bakal Berayun, Selisih Proyeksi Capai Rp300 Ribu

    3264 shares
    Share 1306 Tweet 816
  • Bea Cukai Yogyakarta Awasi Pemusnahan Rokok HM Sampoerna, Pastikan Sesuai Ketentuan

    3080 shares
    Share 1232 Tweet 770
  • Polisi Blokade Mahasiswa di Thamrin, Ini Lokasi Demo yang Diperbolehkan

    1013 shares
    Share 405 Tweet 253
  • METOO Dorong Kesadaran Kesehatan Mulut Lewat Inovasi Perfume Toothpaste

    928 shares
    Share 371 Tweet 232
  • Koran Indoposco Edisi 10 November 2023

    3883 shares
    Share 1553 Tweet 971
Champions
Olahraga

Pimpin Revolusi Spanyol Rebut Piala Dunia Kedua, Rodri: Kami Mampu Kendalikan Semua Laga

Editor Nelly Marinda Situmorang
Selasa, 21 Juli 2026 - 12:24

INDOPOSCO.ID - Spanyol tidak hanya mengangkat Trofi Piala Dunia 2026. La Roja juga mengirim pesan tegas kepada dunia bahwa dominasi...

SelengkapnyaDetails
Messi

Messi Usai Final Piala Dunia 2026: Butuh Waktu Sembuhkan Luka Ini

Selasa, 21 Juli 2026 - 11:13
Tak Hanya Juara, 3 Penghargaan Individu Piala Dunia 2026 Turut Diborong Spanyol

Tak Hanya Juara, 3 Penghargaan Individu Piala Dunia 2026 Turut Diborong Spanyol

Senin, 20 Juli 2026 - 11:39
Scaloni Legawa Argentina Tumbang di Final: Kami Kalah dengan Kepala Tegak

Scaloni Legawa Argentina Tumbang di Final: Kami Kalah dengan Kepala Tegak

Senin, 20 Juli 2026 - 11:00
Scaloni Isyaratkan Mundur Usai Argentina Gagal Pertahankan Gelar Piala Dunia

Scaloni Isyaratkan Mundur Usai Argentina Gagal Pertahankan Gelar Piala Dunia

Senin, 20 Juli 2026 - 09:32
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.