• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Headline

Penerima Nobel Perdamaian Machado Memunculkan Kontroversi, Kenapa?

Juni Armanto Editor Juni Armanto
Minggu, 12 Oktober 2025 - 18:08
in Headline
NOBEL

Pemimpin oposisi Venezuela Maria Corina Machado. Foto : Antara/Anadolu/PY

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Maria Corina Machado, pemimpin oposisi Venezuela yang dinobatkan sebagai penerima Nobel Perdamaian 2025 atas perjuangannya memulihkan demokrasi di negaranya, kini menjadi pusat perhatian.

Ini karena sejumlah kontroversi terkait dukungannya terhadap Komite Nobel menyebut Machado sebagai “pejuang perdamaian” sekaligus “tokoh yang berhasil mempersatukan oposisi politik yang sebelumnya terpecah belah.”

BacaJuga:

Kritik Kunjungan Luar Negeri Prabowo, Dino Patti Djalal: di Luar Batas Kewajaran

Menag Ajak Umat Buddha Perkuat Komitmen Kebajikan di Hari Raya Waisak 2026

Pulang dari Prancis, Prabowo Kantongi Kesepakatan Rp61,25 Triliun

Ketua Komite Nobel, Jorgen Watne Frydnes, memuji keberanian Machado yang mampu “mempertahankan nyala demokrasi di tengah kegelapan yang semakin dalam” di Venezuela.

Ia juga mengapresiasi keteguhan Machado untuk tetap tinggal di negaranya meskipun menghadapi berbagai ancaman serius, menyebutnya simbol perlawanan terhadap rezim otoriter.

Namun, keputusan ini langsung menuai kritik luas.

Menurut laporan NDTV World pada Sabtu (11/10/2025), sejumlah pihak mengangkat kembali pernyataan lama Machado yang menunjukkan dukungan kepada Israel dan Partai Likud yang dipimpin oleh Perdana Menteri Benjamin Netanyahu, bahkan menuduhnya mendukung tindakan genosida di Gaza.

Dalam sebuah unggahan lama yang viral kembali, Machado pernah menulis, “Perjuangan Venezuela adalah perjuangan Israel” dan menyebut Israel sebagai “sekutu sejati kebebasan.”

Anggota parlemen Norwegia, Bjornar Moxnes, mengungkap bahwa Machado pernah menandatangani dokumen kerja sama dengan Partai Likud pada 2020, yang menurutnya tidak sejalan dengan semangat pemberian penghargaan Nobel.

Sementara itu, Dewan Hubungan Amerika-Islam (CAIR) mengecam penetapan Machado, menyebutnya sebagai “keputusan yang tidak berperikemanusiaan” dan memperingatkan bahwa hal tersebut dapat merusak reputasi Komite Nobel.

Machado juga pernah mendapat kecaman terkait surat yang dikirimnya pada 2018 kepada para pemimpin Israel dan Argentina, di mana ia meminta dukungan untuk “menggulingkan rezim kriminal di Venezuela” seperti dilansir Anadolu melalui Antara.

Kritik semakin meluas setelah mantan Presiden Amerika Serikat Donald Trump yang selama pemerintahannya pernah menuduh Komite Nobel lebih mengutamakan politik dibanding perdamaian dan merasa dirinya lebih layak menerima penghargaan itu menyatakan “senang untuknya” ketika Machado mendedikasikan penghargaan tersebut kepadanya. (aro)

Tags: gazaisraelnobel

Berita Terkait.

Kritik Kunjungan Luar Negeri Prabowo, Dino Patti Djalal: di Luar Batas Kewajaran
Headline

Kritik Kunjungan Luar Negeri Prabowo, Dino Patti Djalal: di Luar Batas Kewajaran

Minggu, 31 Mei 2026 - 12:55
Menag Ajak Umat Buddha Perkuat Komitmen Kebajikan di Hari Raya Waisak 2026
Headline

Menag Ajak Umat Buddha Perkuat Komitmen Kebajikan di Hari Raya Waisak 2026

Minggu, 31 Mei 2026 - 10:27
Tren Lari Kian Meningkat, Head & Shoulders Gelar Super Cool Run 2026 di Jakarta
Headline

Pulang dari Prancis, Prabowo Kantongi Kesepakatan Rp61,25 Triliun

Sabtu, 30 Mei 2026 - 19:31
JT
Headline

Libur Iduladha 2026, Satu Fakta tentang Perjalanan Warga Jabotabek Ini Jadi Sorotan

Sabtu, 30 Mei 2026 - 09:20
Tolak Instruksi Prabowo, P2G: Bahasa Prancis di Sekolah Bukan Prioritas dan Bebani Murid dan Guru
Headline

Tolak Instruksi Prabowo, P2G: Bahasa Prancis di Sekolah Bukan Prioritas dan Bebani Murid serta Guru

Jumat, 29 Mei 2026 - 21:45
unifil
Headline

Di Hadapan Prabowo, Macron Sebut Posisi Indonesia Soal Palestina Sangat Berani

Jumat, 29 Mei 2026 - 11:30

BERITA POPULER

  • APTISI dan SURGE Bangun Jaringan Digital Nasional untuk Ribuan PTS

    Film “Pesta Babi” dan “Teman Tegar Maira”, DPD RI: Itu Suara Kesadaran tentang Papua

    3482 shares
    Share 1393 Tweet 871
  • Ungkapan Kebahagiaan Trio Naturalisasi Usai Bawa Persib Juara Super League

    5693 shares
    Share 2277 Tweet 1423
  • Segel Trofi Pertama di Persib, Eliano Reijnders Sebut Atmosfer Bandung Lewati Eropa

    2537 shares
    Share 1015 Tweet 634
  • Daftar Lengkap Timnas Indonesia: Diwarnai Debutan dan Kembalinya Pemain Lama

    3036 shares
    Share 1214 Tweet 759
  • Menteri Trenggono: Hasil Panen BUBK Kebumen Menuju Kebangkitan Udang Indonesia Berkualitas Ekspor

    2324 shares
    Share 930 Tweet 581
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.