• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Olahraga

Iga Swiatek dan Coco Gauff Bertemu di Babak Semifinal Wuhan Open

Redaksi Editor Redaksi
Jumat, 10 Oktober 2025 - 12:05
in Olahraga
Swiatek

Petenis Polandia Iga Swiatek merayakan kemenangannya seusai pertandingan melawan petenis Swiss Belinda Bencic pada semifinal tunggal putri Kejuaraan Tenis Wimbledon di London, Inggris, Jumat (11/7/2025). (ANTARA/Xinhua)

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Iga Swiatek dan Coco Gauff melaju ke perempat final Wuhan Open untuk menjaga potensi bertemu di babak semifinal.

Unggulan kedua Swiatek mengalahkan unggulan ketiga Belinda Bencic 7-6(2), 6-4, sementara Gauff menang 6-3, 6-2 atas petenis wild card China Zhang Shuai.

BacaJuga:

Terungkap, Ini Alasan Persib Rekrut Bek Kroasia Danijel Loncar

Dewa United Basketball Academy Jadi Wadah Pembinaan Talenta Muda Banten

Indonesia Tersingkir dari Piala AFF 2026, Erick Thohir Janji Lakukan Evaluasi Total

“Yang pasti saya ingin bermain dengan percaya diri dan membuat keputusan yang tepat, serta tidak membiarkannya mendikte,” ujar Swiatek, dikutip Antara dari WTA, Jumat (10/10/2025).

“Pertandingannya sangat sulit dan setiap pertandingan berat. Itulah mengapa pertandingan berlangsung dua set dalam lebih dari dua jam. Saya senang bisa bermain di momen-momen penentu untuk tampil solid dan bermain satu pukulan lagi,” katanya.

Kemenangan atas Bencic merupakan kemenangan ke-125 WTA 1000 dalam karirnya, dan pertandingan Jumat akan menjadi perempat final WTA 1000-nya yang ke-25.

Swiatek menyelesaikan pertandingan dengan delapan ace dan mengonversi empat dari enam peluang break point dalam pertandingan yang berlangsung selama 2 jam 8 menit.

Itu adalah kemenangan kelima Swiatek dalam enam pertandingan melawan Bencic, tetapi tidak diraih dengan mudah.

Sejak melahirkan putrinya, Bella, pada 2024, petenis Swiss itu terus kembali ke performa juaranya. Ia menjadi juara di Abu Dhabi pada Februari dan mencapai semifinal Wimbledon, kalah dari Swiatek yang akhirnya menjadi juara.

Setelah kalah di tiga gim pertama dari Swiatek, Bencic bangkit untuk memenangi lima dari enam gim dan unggul dengan 5-4. Namun, dua pukulan forehand yang kurang tepat memberi Swiatek kesempatan break yang menyamakan kedudukan.

Tiebreak tidak kompetitif. Bencic mencoba bermain cepat, dan agresif, namun kali ini Swiatek lebih tajam.

Di set kedua, keduanya imbang 3-3 ketika Swiatek melancarkan serangan. Sebuah pukulan forehand winner yang cepat, diikuti oleh pukulan forehand Bencic yang gagal, memberinya break yang menentukan.

Sementara itu, kemenangan Gauff tidak terlalu berat — kemenangannya diraih dalam satu jam. Berusia 21 tahun, sekitar 15 tahun lebih muda dari Shuai, Gauff berhasil mematahkan servis lawan di gim keenam set pembuka dan tidak pernah terancam.

Dalam dua pertandingan, Gauff hanya kehilangan enam gim. Ia memenangi 60 dari 100 poin melawan Shuai.

Memasuki perempat final keduanya secara berturut-turut di Wuhan, Gauff kini telah memenangi keempat pertandingan melawan Shuai — selama tiga tahun terakhir, tidak ada petenis putri yang menang lebih banyak, dari 19 kemenangan, di China.

“Agak naik turun. Tapi senang bisa lolos ke babak selanjutnya,” ujar Gauff.

Pada perempat final, Swiatek akan bertemu unggulan ketujuh Jasmine Paolini, yang bangkit dan mengalahkan unggulan kesepuluh Clara Tauson 3-6, 6-1, 3-1 melalui keputusan mundur.

Swiatek sedang mengincar gelar WTA 1000 ke-12 dalam karirnya. Gelar ke-11 diraihnya musim panas ini di Cincinnati, di mana ia mengalahkan Paolini di final. Swiatek telah memenangi keenam pertandingan sebelumnya melawan Paolini, lima di antaranya dengan straight set.

Gauff akan menghadapi pertandingan tak terduga melawan petenis nonunggulan Laura Siegemund yang melaju dengan kemenangan 6-4, 7-6(2) atas Magdalena Frech. (wib)

Tags: coco gauffiga swiateksemifinalWuhan Open

Berita Terkait.

bek
Olahraga

Terungkap, Ini Alasan Persib Rekrut Bek Kroasia Danijel Loncar

Minggu, 9 Agustus 2026 - 21:29
Andra-Soni
Olahraga

Dewa United Basketball Academy Jadi Wadah Pembinaan Talenta Muda Banten

Minggu, 9 Agustus 2026 - 14:46
timns
Olahraga

Indonesia Tersingkir dari Piala AFF 2026, Erick Thohir Janji Lakukan Evaluasi Total

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 10:55
Marc-Klok
Olahraga

Jelang Lawan Singapura, Marc Klok: Perjuangan Ini untuk 280 Juta Rakyat Indonesia

Jumat, 7 Agustus 2026 - 16:28
John-Herdman
Olahraga

Jelang Lawan Singapura, John Herdman Soroti Finishing dan Transisi Skuad Garuda

Jumat, 7 Agustus 2026 - 11:03
Persebaya
Olahraga

Bungkam Persib lewat Tos-tosan, Persebaya Angkat Trofi Piala Presiden 2026

Jumat, 7 Agustus 2026 - 07:09

BERITA POPULER

  • Erick-Thohir

    PSSI Ubah Haluan Piala Presiden, Turnamen Kini Diproyeksikan untuk Timnas

    2464 shares
    Share 986 Tweet 616
  • Dugaan Penyalahgunaan Dapodik Ditelusuri, Kemendikdasmen Siap Tindak Tegas

    2202 shares
    Share 881 Tweet 551
  • Erick Thohir Angkat Suara Soal John Herdman Usai Indonesia Dibekuk Vietnam

    1995 shares
    Share 798 Tweet 499
  • Bea Cukai Tanjung Priok Gagalkan Penyelundupan Motor Harley-Davidson Bekas Asal Tiongkok

    1379 shares
    Share 552 Tweet 345
  • Honda Scoopy Modifikasi Jadi Magnet di Jakarta Sneakers Day 2026, Booth Honda Sedot Ratusan Pengunjung

    1279 shares
    Share 512 Tweet 320
Champions
Olahraga

Pimpin Revolusi Spanyol Rebut Piala Dunia Kedua, Rodri: Kami Mampu Kendalikan Semua Laga

Editor Nelly Marinda Situmorang
Selasa, 21 Juli 2026 - 12:24

INDOPOSCO.ID - Spanyol tidak hanya mengangkat Trofi Piala Dunia 2026. La Roja juga mengirim pesan tegas kepada dunia bahwa dominasi...

SelengkapnyaDetails
Messi

Messi Usai Final Piala Dunia 2026: Butuh Waktu Sembuhkan Luka Ini

Selasa, 21 Juli 2026 - 11:13
Tak Hanya Juara, 3 Penghargaan Individu Piala Dunia 2026 Turut Diborong Spanyol

Tak Hanya Juara, 3 Penghargaan Individu Piala Dunia 2026 Turut Diborong Spanyol

Senin, 20 Juli 2026 - 11:39
Scaloni Legawa Argentina Tumbang di Final: Kami Kalah dengan Kepala Tegak

Scaloni Legawa Argentina Tumbang di Final: Kami Kalah dengan Kepala Tegak

Senin, 20 Juli 2026 - 11:00
Scaloni Isyaratkan Mundur Usai Argentina Gagal Pertahankan Gelar Piala Dunia

Scaloni Isyaratkan Mundur Usai Argentina Gagal Pertahankan Gelar Piala Dunia

Senin, 20 Juli 2026 - 09:32
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.