• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Nasional

Sindikat TPPO Modus Wisata dan Ibadah, Imigrasi Soetta Perketat Filter hingga Gate Bandara

Folber Siallagan Editor Folber Siallagan
Kamis, 9 Oktober 2025 - 21:21
in Nasional
galih

Kepala Kantor Imigrasi TPI Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Galih Priya Kartika Perdhana, Kamis (9/10/2025). Foto: Feris Pakpahan/INDOPOSCO.ID

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Kepala Kantor Imigrasi TPI Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Galih Priya Kartika Perdhana, mengungkapkan adanya modus baru sindikat tindak pidana perdagangan orang (TPPO) yang kini kian rapi dan terselubung.

Para pelaku, kata Galih, kini memanfaatkan kedok wisata dan ibadah untuk memperkuat alibi calon korban agar tampak seperti pelancong biasa.

BacaJuga:

Disdik DKI Pastikan SPMB 2026 Transparan dan Gratis, Simak Jalur serta Kuotanya

MUI Ingatkan Mahasiswa dan Aktivis, Bahasa Kasar di Ruang Digital Bisa Mengaburkan Perjuangan

Demo di Patung Kuda, Perwakilan Mahasiswa Temui Gibran

“Untuk modus-modus sendiri, mereka pakai wisata. Kebanyakan wisata ataupun ibadah. Dan memang betul, nggak langsung direct mereka gunakan negara transit untuk memperkuat alibi,” ujar Galih kepada INDOPOSCO.ID, Kamis (9/10/2025).

Galih menjelaskan, strategi sindikat ini berjalan sistematis. Para pelaku mengatur keberangkatan seolah-olah perjalanan legal, namun di balik itu calon korban diarahkan untuk bergerak sendiri menuju negara tujuan melalui jalur transit.

“Polanya tampak rapi, karena dikemas seperti perjalanan pribadi biasa,” kata dia.

Menangkal modus tersebut, Imigrasi Soekarno-Hatta kini menerapkan langkah preventif berlapis.

Salah satunya melalui program PIMPASA (Petugas Imigrasi Pembina Desa) yang telah diterapkan di Cengkareng dan Kalideres.

Program ini bertujuan memberikan edukasi dan sosialisasi langsung kepada masyarakat di tingkat desa.

“Dengan PIMPASA, masyarakat yang belum tersosialisasi jadi tahu potensi perdagangan manusia sehingga niat berangkat bisa diurungkan,” jelas Galih.

Filter kedua dilakukan pada tahap pembuatan paspor. Dalam sesi wawancara, petugas imigrasi tidak hanya memeriksa legalitas dokumen, tetapi juga menggali tujuan keberangkatan untuk mendeteksi indikasi tindak pidana.

“Jika kecurigaan muncul, kasus bisa masuk daftar cegah dan tangkal,” paparnya.

Tahap terakhir dilakukan. Saat calon penumpang masuk dalam kategori subject of interest, sistem imigrasi otomatis mengeluarkan notifikasi kepada Polres Bandara Soekarno-Hatta dan pihak terkait agar keberangkatan bisa ditunda atau dibatalkan.

“Kami akan sampaikan kepada Polres pada kesempatan pertama,” tegas Galih.

Galih menekankan bahwa pendekatan berfilter dan berlayering ini menjadi strategi utama pencegahan.

Fokusnya bukan hanya menindak setelah korban berada di luar negeri, tetapi memutus rantai sejak dini, dari desa hingga gerbang keberangkatan.

“Filterisasi berlapis ini yang kami jalankan dari desa hingga gate bandara,” pungkasnya. (fer)

Tags: Gate BandaraibadahImigrasi SoettaTPPOwisata

Berita Terkait.

Students Set Friday Deadline for Government to Respond to Demands After Meeting Gibran
Nasional

Disdik DKI Pastikan SPMB 2026 Transparan dan Gratis, Simak Jalur serta Kuotanya

Selasa, 16 Juni 2026 - 01:28
MUI Ingatkan Mahasiswa dan Aktivis, Bahasa Kasar di Ruang Digital Bisa Mengaburkan Perjuangan
Nasional

MUI Ingatkan Mahasiswa dan Aktivis, Bahasa Kasar di Ruang Digital Bisa Mengaburkan Perjuangan

Senin, 15 Juni 2026 - 22:35
gibran
Nasional

Demo di Patung Kuda, Perwakilan Mahasiswa Temui Gibran

Senin, 15 Juni 2026 - 19:07
imei
Nasional

Jemaah Haji Pulang Lebih Nyaman, Bea Cukai Hadirkan Layanan Registrasi IMEI di Debarkasi

Senin, 15 Juni 2026 - 18:20
udin
Nasional

Viral Video Kekerasan 3 PMI di Malaysia, Kementerian P2MI Turun Tangan

Senin, 15 Juni 2026 - 14:04
Dedi-Prasetyo
Nasional

Sambut Hari Bhayangkara, Wakapolri Minta Jajaran Dekat dengan Masyarakat

Senin, 15 Juni 2026 - 09:27

BERITA POPULER

  • Hasil Piala Dunia: Qatar Buyarkan Kemenangan Swiss, Brasil Gagal Tumbangkan Maroko

    Hasil Piala Dunia: Qatar Buyarkan Kemenangan Swiss, Brasil Gagal Tumbangkan Maroko

    6874 shares
    Share 2750 Tweet 1719
  • Hantavirus Ramai Dibahas, Benarkah Bisa Jadi Pandemi Baru

    1748 shares
    Share 699 Tweet 437
  • Jadi Tulang Punggung Mobilitas Warga, Penyesuaian Tarif TransJakarta Dinilai Rasional

    1033 shares
    Share 413 Tweet 258
  • Peringatan Dini BMKG, Jakarta Diguyur Hujan Merata Hari Ini

    980 shares
    Share 392 Tweet 245
  • Diduga Rombongan Caketum HIPMI, 10 Penumpang dari Bangkok Positif Narkoba

    908 shares
    Share 363 Tweet 227
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.