• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Internasional

China Targetkan Pengurangan Emisi 10 Persen di Tahun 2035

Redaksi Editor Redaksi
Jumat, 26 September 2025 - 03:04
in Internasional
W020250925281760472249

Presiden China Xi Jinping menyampaikan pidato melalui video dalam KTT Iklim Perserikatan Bangsa-Bangsa pada Rabu (24/5) malam. (ANTARA/Kementerian Luar Negeri China)

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID -Presiden Xi Jinping mengumumkan target emisi terbaru China, yakni mengurangi emisi gas rumah kaca bersih sebesar 7–10 persen dari tingkat puncaknya pada 2035, sebagai bagian dari komitmen iklim global di bawah Perjanjian Paris.

“China akan memangkas emisi secara menyeluruh sebesar 7 hingga 10 persen dari puncaknya pada 2035, dengan upaya mencapai hasil yang lebih baik,” kata Xi melalui video dalam KTT Iklim PBB seperti dilansir Antara, Kamis (25/9/2025).

BacaJuga:

KPTDP Gandeng Tony Blair Percepat Pemerintahan Digital Berbasis AI

Run for Free Palestine Jadi Aksi Perdana, Komnas Palestina Resmi Menggalang Solidaritas Warga

Asia Tenggara Satukan Kekuatan Riset, ASEAN4TB Siap Percepat Eliminasi Tuberkulosis

Target tersebut merupakan bagian dari Nationally Determined Contributions (NDC), komitmen setiap negara untuk menurunkan emisi dan beradaptasi terhadap perubahan iklim, yang diperbarui setiap lima tahun sesuai Perjanjian Paris.

NDC terakhir China disampaikan pada 28 Oktober 2021, saat Beijing menargetkan pengurangan emisi karbon sebesar 60–65 persen hingga 2030.

Xi menyebut China akan meningkatkan porsi energi non-fosil menjadi lebih dari 30 persen dari konsumsi total, memperluas kapasitas pembangkit listrik tenaga angin dan surya hingga enam kali lipat dibanding 2020, dengan target total kapasitas 3.600 gigawatt.

Selain itu, volume hutan akan ditingkatkan hingga lebih dari 24 miliar meter kubik. Kendaraan energi baru ditargetkan menjadi mayoritas penjualan kendaraan, sementara sistem perdagangan karbon nasional akan diperluas untuk mencakup sektor beremisi tinggi.

“Target ini mencerminkan upaya maksimal China sesuai Perjanjian Paris. Pencapaiannya butuh kerja keras, baik dari China maupun dukungan dunia internasional,” ujarnya.

Presiden Xi menekankan bahwa aksi nyata diperlukan untuk menghadapi perubahan iklim, yang disebutnya sebagai tugas mendesak sekaligus jangka panjang.

“Mari tingkatkan aksi nyata demi harmoni manusia dan alam, serta menjaga bumi sebagai rumah kita bersama,” katanya.

Ia menggarisbawahi tiga poin utama dalam strategi iklim China. Pertama, transisi hijau dan rendah karbon adalah tren zaman.

“Meski ada penolakan dari sebagian negara, komunitas internasional harus tetap konsisten dan memperkuat implementasi NDC agar memberi dorongan positif bagi tata kelola iklim global,” ujarnya.

Bagaimana dengan AS?

Sebagai catatan, Amerika Serikat telah menyerahkan NDC untuk 2035 sebelum Donald Trump dilantik sebagai presiden, namun kemudian menarik AS keluar dari Perjanjian Paris.

Kedua, menurut Xi, keadilan harus dijaga dalam transisi hijau global. Negara maju harus memimpin pengurangan emisi dan memberi dukungan finansial serta teknologi kepada negara berkembang.

“Transisi ini tidak boleh memperlebar kesenjangan Utara-Selatan, tapi justru memperkecilnya,” tegas Xi.

Ketiga, Xi menyerukan penguatan kerja sama internasional dalam teknologi dan industri hijau guna mengatasi kekurangan kapasitas produksi serta memastikan distribusi produk ramah lingkungan secara global.

Di forum terpisah, Perdana Menteri Li Qiang menegaskan kembali komitmen China untuk pembangunan rendah karbon dalam forum Inisiatif Pembangunan Global, Rabu (24/9).

Li menyebut perubahan iklim, degradasi lingkungan, dan eksploitasi sumber daya berlebihan sebagai tantangan utama dunia saat ini.

“Pembangunan membutuhkan transisi hijau. Iklim dan ekosistem tak mengenal batas. Kita harus selaraskan strategi pembangunan dan perkuat kolaborasi global dalam energi bersih dan konservasi lingkungan,” kata PM Li. (wib)

Tags: ChinaemisiKTT IklimXi Jinping

Berita Terkait.

KPTDP Gandeng Tony Blair Percepat Pemerintahan Digital Berbasis AI
Internasional

KPTDP Gandeng Tony Blair Percepat Pemerintahan Digital Berbasis AI

Selasa, 7 Juli 2026 - 10:44
Run for Free Palestine Jadi Aksi Perdana, Komnas Palestina Resmi Menggalang Solidaritas Warga
Internasional

Run for Free Palestine Jadi Aksi Perdana, Komnas Palestina Resmi Menggalang Solidaritas Warga

Minggu, 5 Juli 2026 - 22:01
Asia Tenggara Satukan Kekuatan Riset, ASEAN4TB Siap Percepat Eliminasi Tuberkulosis
Internasional

Asia Tenggara Satukan Kekuatan Riset, ASEAN4TB Siap Percepat Eliminasi Tuberkulosis

Kamis, 2 Juli 2026 - 17:22
iran
Internasional

Timur Tengah Membara Lagi! AS-Iran Saling Serang, Gencatan Senjata di Ujung Tanduk

Sabtu, 27 Juni 2026 - 21:11
Drama Penyanderaan 4 WNI di Somalia, DPR Pastikan Pemerintah Siapkan Langkah Berlapis
Internasional

Drama Penyanderaan 4 WNI di Somalia, DPR Pastikan Pemerintah Siapkan Langkah Berlapis

Jumat, 26 Juni 2026 - 23:17
DPR: Skema 8:92 Bukti Perjuangan Ojol Akhirnya Berbuah Hasil
Internasional

Maroko Buka 50 Beasiswa untuk Indonesia, DPR Sambut Positif Kerja Sama Pendidikan

Selasa, 23 Juni 2026 - 22:12

BERITA POPULER

  • brace

    Hasil Piala Dunia: Brace Haaland Antar Norwegia Singkirkan Brasil dan Cetak Sejarah

    919 shares
    Share 368 Tweet 230
  • Koran Indoposco Edisi 10 November 2023

    2274 shares
    Share 910 Tweet 569
  • Portugal vs Kroasia: Martinez Sebut Ronaldo dan Modric Berada di Atas Keraguan Publik

    853 shares
    Share 341 Tweet 213
  • Cuaca di Jakarta Didominasi Cerah, Sebagian Wilayah Jaksel dan Jakbar Berpotensi Hujan

    793 shares
    Share 317 Tweet 198
  • Gempa Bumi Dangkal M 4,0 Guncang Palu, BMKG: Kedalaman Hiposenter 2 Km

    779 shares
    Share 312 Tweet 195
Portugal Gagal di Piala Dunia 2026, Roberto Martinez Resmi Mundur
Olahraga

Portugal Gagal di Piala Dunia 2026, Roberto Martinez Resmi Mundur

Editor Laurens Dami
Selasa, 7 Juli 2026 - 10:24

INDOPOSCO.ID - Pelatih Timnas Portugal Roberto Martinez akan mengundurkan diri dari jabatannya setelah timnya tersingkir dari Piala Dunia 2026. Selecao...

SelengkapnyaDetails
Portugal Tersingkir dari Piala Dunia 2026, Ronaldo Merana: Saya Sedih

Portugal Tersingkir dari Piala Dunia 2026, Ronaldo Merana: Saya Sedih

Selasa, 7 Juli 2026 - 09:34
Hasil Piala Dunia: Bungkam AS, Belgia Tantang Spanyol di Perempatfinal

Hasil Piala Dunia: Bungkam AS, Belgia Tantang Spanyol di Perempatfinal

Selasa, 7 Juli 2026 - 09:29
Hasil Piala Dunia: Sengit, Spanyol Singkirkan Portugal Lewat Drama Injury Time

Hasil Piala Dunia: Sengit, Spanyol Singkirkan Portugal Lewat Drama Injury Time

Selasa, 7 Juli 2026 - 09:04
Ronaldo

Jelang Hadapi Spanyol, Ronaldo Fokus Nikmati Piala Dunia Terakhirnya

Senin, 6 Juli 2026 - 19:15
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.