• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Headline

Pidato di SU PBB, Prabowo Menghidupkan Kembali Warisan Diplomasi Sang Ayah

Juni Armanto Editor Juni Armanto
Sabtu, 20 September 2025 - 21:39
in Headline
1758366349561

Pidato Presiden Prabowo di Sidang Umum PBB menjadi momentum penting untuk memperkuat posisi Indonesia sebagai bangsa besar yang aktif di garis depan diplomasi internasional. Foto : ist

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto dijadwalkan menyampaikan pidato dalam Sidang Umum ke-80 Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) yang berlangsung di New York, Amerika Serikat pada Selasa, 23 September 2025

Momen ini menjadi istimewa karena bukan hanya tampil sebagai kepala negara di forum dunia, tetapi juga menghidupkan kembali jejak perjuangan diplomatik sang ayah, Prof Sumitro Djojohadikusumo.

BacaJuga:

Polisi Ungkap Detail Luka Tembak pada Jenazah Pilot AS Nicholas F. Goselin

Ekonom: Potensi Umat Besar, Tapi Kekuatan Ekonominya Masih Loyo

Acceptance of Envelope From Kuantan Singingi Regent Could Constitute Criminal Offense, Legal Expert Says

Menurut Dino Patti Djalal, pendiri Foreign Policy Community of Indonesia (FPCI), kehadiran Presiden Prabowo mencerminkan kelanjutan nilai-nilai perjuangan keluarga dalam bidang diplomasi.

“Sebagaimana Prof. Sumitro dulu, kita berharap Presiden Prabowo dapat memperjuangkan penguatan multilateralisme di kancah global,” ujarnya.

Prof Sumitro sendiri memiliki peran historis dalam diplomasi Indonesia di masa awal kemerdekaan. Pada periode 1948-1949, ia memimpin delegasi Indonesia di PBB pada saat bangsa ini tengah berjuang mempertahankan kemerdekaan.

Salah satu tindakan diplomatik pentingnya adalah pengiriman memorandum dari Kantor Perwakilan Indonesia di PBB kepada Pejabat Menlu AS saat itu, Robert A. Lovett, yang menyoroti agresi militer Belanda.

Isi memorandum tersebut, yang kemudian dimuat oleh The New York Times pada 21 Desember 1948, mengecam tindakan Belanda yang dinilai membahayakan upaya perdamaian dunia serta melanggar Perjanjian Renville dan kesepakatan-kesepakatan sebelumnya.
Sumitro juga aktif menggalang dukungan internasional, terutama dari negara-negara Asia.

Dalam pertemuan di India pada Januari 1949, ia sukses membangun solidaritas kawasan untuk mengecam agresi Belanda dan menuntut pembebasan para pemimpin Republik Indonesia.

Usaha ini berkontribusi besar pada pengakuan kedaulatan Indonesia oleh Belanda melalui Konferensi Meja Bundar pada Desember 1949. Setahun kemudian, tepat pada 17 Agustus 1950, Indonesia resmi menjadi negara kesatuan.

Dino Patti Djalal menambahkan bahwa pidato Presiden Prabowo di PBB membawa harapan baru di tengah krisis kepercayaan terhadap multilateralisme global.

“Saat ini, banyak negara mulai mempertanyakan relevansi multilateralisme. Kehadiran Presiden Prabowo bisa menjadi angin segar,” ujarnya.

Senada dengan Dino, Tenaga Ahli Utama di Badan Komunikasi Pemerintah, Hamdan Hamedan, menekankan pentingnya momen ini. Prabowo dijadwalkan menjadi pembicara ketiga, setelah Presiden Brasil Luiz Inácio Lula da Silva dan Presiden Amerika Serikat.

“Pidato ini disampaikan saat perhatian dunia sedang tertuju pada forum utama, di mana setiap kata yang diucapkan berpotensi membentuk arah perdebatan dalam sidang umum PBB,” kata Hamdan di Jakarta, Jumat (19/9).

Setelah satu dekade tanpa kehadiran langsung Presiden Indonesia di forum Sidang Umum PBB, pidato Prabowo kali ini menjadi langkah strategis untuk menegaskan kembali posisi Indonesia sebagai pemain utama dalam diplomasi global.

“Penampilan Presiden Indonesia di panggung PBB setelah lebih dari sepuluh tahun merupakan sinyal kuat atas komitmen bangsa terhadap kerja sama internasional dan peran aktif dalam penguatan multilateralisme,” pungkas Hamdan.

Pidato ini menandai kebangkitan peran Indonesia sebagai bangsa besar yang siap terus berada di garis depan percaturan diplomatik dunia. (aro)

Tags: pbbPrabowopresiden

Berita Terkait.

Sebastian
Headline

Polisi Ungkap Detail Luka Tembak pada Jenazah Pilot AS Nicholas F. Goselin

Sabtu, 4 Juli 2026 - 11:03
Rupiah
Headline

Ekonom: Potensi Umat Besar, Tapi Kekuatan Ekonominya Masih Loyo

Sabtu, 4 Juli 2026 - 09:11
Raja-Juli
Headline

Acceptance of Envelope From Kuantan Singingi Regent Could Constitute Criminal Offense, Legal Expert Says

Jumat, 3 Juli 2026 - 18:47
Raja-Juli
Headline

Terima Amplop Bupati Kuansing, Raja Juli Dinilai Penuhi Unsur Pidana

Jumat, 3 Juli 2026 - 18:47
Menhut
Headline

Raja Juli Beberkan Kronologi Pengembalian Amplop dari Bupati Kuansing, Meski Tertunda Seminggu

Jumat, 3 Juli 2026 - 17:26
Raja-Juli
Headline

Raja Juli Explains Timeline of Returning Envelope to Kuantan Singingi Regent, Despite One-Week Delay

Jumat, 3 Juli 2026 - 17:26

BERITA POPULER

  • Koran Indoposco Edisi 10 November 2023

    Koran Indoposco Edisi 10 November 2023

    2167 shares
    Share 867 Tweet 542
  • Portugal vs Kroasia: Martinez Sebut Ronaldo dan Modric Berada di Atas Keraguan Publik

    851 shares
    Share 340 Tweet 213
  • Hasil Piala Dunia 2026: Kalah Telak dari Prancis, Pelatih Norwegia Sengaja Simpan 10 Pemain Andalan

    1647 shares
    Share 659 Tweet 412
  • Menteri Ekraf: Arsip Jadi Jejak Transformasi Ekonomi Kreatif Indonesia

    929 shares
    Share 372 Tweet 232
  • Gempa Bumi Dangkal M 4,0 Guncang Palu, BMKG: Kedalaman Hiposenter 2 Km

    779 shares
    Share 312 Tweet 195
Messi
Olahraga

Atasi Perlawanan Sengit Tanjung Verde 3-2, Argentina Melaju ke Babak 16 Besar

Editor Ali Rachman
Sabtu, 4 Juli 2026 - 09:31

INDOPOSCO.ID - Tim nasional (Timnas) Argentina menang susah payah dengan skor 3-2 saat menghadapi Tanjung Verde pada babak 32 besar...

SelengkapnyaDetails
Salah

Bawa Mesir Lolos ke 16 Besar, Salah Ungkap Alasan Pakai Trik Panenka di Babak Tos-tosan

Sabtu, 4 Juli 2026 - 08:30
Ramos

Kroasia Gugur di 32 Besar, Zlatko Dalic Ngamuk Sebut Wasit Sangat Buruk

Jumat, 3 Juli 2026 - 19:08
Pemain-Swiss

Hasil Piala Dunia: Swiss Hentikan Langkah Aljazair dengan Kemenangan Meyakinkan

Jumat, 3 Juli 2026 - 16:05
Portugal Lolos Dramatis ke 16 Besar, Ramos: Saya Suka Momen Bertekanan Tinggi

Portugal Lolos Dramatis ke 16 Besar, Ramos: Saya Suka Momen Bertekanan Tinggi

Jumat, 3 Juli 2026 - 13:02
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.