• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Headline

Dugaan Monopoli Iklan Digital, Uni Eropa Denda Google Rp56,7 Triliun

Juni Armanto Editor Juni Armanto
Sabtu, 6 September 2025 - 13:43
in Headline
1757134785211

Logo Google di ajang Google Cloud Summit di Jakarta pada Selasa (8/6/2023). Foto : Antara/Livia Kristianti

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Komisi Eropa menjatuhkan sanksi denda sebesar 2,95 miliar euro atau sekitar Rp56,7 triliun kepada Google. Keputusan ini diambil karena raksasa teknologi tersebut dinilai menyalahgunakan dominasinya dalam industri iklan digital.

Dilansir dari The Verge, Jumat (5/9/2025), otoritas Uni Eropa menilai bahwa praktik yang dilakukan Google bersifat anti-persaingan. Tindakan ini disebut telah menyebabkan kenaikan biaya bagi para pengiklan dan penerbit iklan, yang pada akhirnya berpotensi membebani konsumen dengan harga lebih tinggi.

BacaJuga:

Rudi Margono Resmi Ditunjuk Jadi Plt Jampidsus Kejaksaan Agung

Rincian Barang Bukti Kasus Korupsi yang Disita Polri Diduga Menyeret Nama Febrie Adriansyah di 12 Lokasi

Polisi Bakal Periksa Febrie Adriansyah terkait 3 Kasus Korupsi

Google kini diberi waktu 60 hari untuk menyerahkan rencana yang menunjukkan komitmennya dalam menghentikan praktik bisnis yang dianggap melanggar prinsip persaingan sehat.

“Jika Google tidak menyampaikan rencana yang memadai, Komisi siap mengambil tindakan lanjutan,” tulis pernyataan resmi dari Komisi Eropa.

Salah satu opsi yang dipertimbangkan adalah mewajibkan Google melepaskan sebagian unit bisnis periklanannya sebagai solusi struktural terhadap dominasi pasar yang dinilai bermasalah.

Penelusuran terhadap praktik bisnis iklan Google ini dimulai sejak Juni 2021, dan kemungkinan pemisahan unit usaha telah mulai dibicarakan pada 2023. Tak hanya di Eropa, Departemen Kehakiman Amerika Serikat juga telah meminta pengadilan federal untuk membubarkan divisi iklan Google, karena dianggap melanggar hukum antimonopoli AS.

Menanggapi putusan Komisi Eropa, Lee-Anne Mulholland, selaku Wakil Presiden sekaligus Kepala Urusan Regulasi Global Google, menyatakan melalui email kepada The Verge bahwa keputusan tersebut tidak berdasar.

“Kami berencana untuk mengajukan banding, karena denda ini tidak masuk akal dan akan berdampak negatif pada ribuan bisnis di Eropa. Aturan baru ini justru akan mempersulit mereka mendapatkan penghasilan,” ujarnya dilansir Antara. (aro)

Tags: DendagoogleIklan

Berita Terkait.

Rudi
Headline

Rudi Margono Resmi Ditunjuk Jadi Plt Jampidsus Kejaksaan Agung

Sabtu, 11 Juli 2026 - 14:56
Barbuk
Headline

Rincian Barang Bukti Kasus Korupsi yang Disita Polri Diduga Menyeret Nama Febrie Adriansyah di 12 Lokasi

Sabtu, 11 Juli 2026 - 14:46
Febrie
Headline

Polisi Bakal Periksa Febrie Adriansyah terkait 3 Kasus Korupsi

Sabtu, 11 Juli 2026 - 09:01
Febrie-Adriansyah
Headline

Jampidsus Mengundurkan Diri Pascapenggeledahan Beruntun oleh Polri

Sabtu, 11 Juli 2026 - 08:20
bhudi
Headline

Periksa 15 Saksi 3 Kasus Korupsi, Polisi Belum Tetapkan Tersangka

Sabtu, 11 Juli 2026 - 06:06
febrie
Headline

Tak Terdeteksi LHKPN, Rumah Jampidsus di Sentul Diduga Pakai Nama Orang Lain

Jumat, 10 Juli 2026 - 23:14

BERITA POPULER

  • Kondisi Terkini Mbappe Usai Cedera di Laga Prancis vs Maroko

    Kondisi Terkini Mbappe Usai Cedera di Laga Prancis vs Maroko

    1396 shares
    Share 558 Tweet 349
  • Hasil Piala Dunia: Brace Haaland Antar Norwegia Singkirkan Brasil dan Cetak Sejarah

    920 shares
    Share 368 Tweet 230
  • 3 Polisi Gugur saat Gerebek Narkoba di Katingan, DPR Desak Pengusutan Tanpa Ampun

    911 shares
    Share 364 Tweet 228
  • Cuaca di Jakarta Didominasi Cerah, Sebagian Wilayah Jaksel dan Jakbar Berpotensi Hujan

    882 shares
    Share 353 Tweet 221
  • Koran Indoposco Edisi 10 November 2023

    2402 shares
    Share 961 Tweet 601
Kane
Olahraga

Hasil Piala Dunia: Jelang Inggris vs Norwegia, Harry Kane Berharap Haaland Kehilangan Taji

Editor Nelly Marinda Situmorang
Sabtu, 11 Juli 2026 - 12:34

INDOPOSCO.ID - Duel Timnas Inggris kontra Norwegia di babak perempat final Piala Dunia 2026 akan mempertemukan dua penyerang bintang, yakni...

SelengkapnyaDetails
Merino

Hasil Piala Dunia: Spanyol Tekuk Belgia 2-1, Super Sub Merino Loloskan La Furia Roja ke Semifinal

Sabtu, 11 Juli 2026 - 10:32
swiss

Argentina vs Swiss: Xhaka Ungkap Tujuan Kelima, Murat Yakin Cium Titik Lemah Tim Tango

Jumat, 10 Juli 2026 - 20:44
inggris

Inggris vs Norwegia: Tiga Singa Bertumpu pada Pengalaman, Vikings Kejar Sejarah

Jumat, 10 Juli 2026 - 20:15
pildun

Spanyol vs Belgia: La Furia Roja Andalkan Pertahanan Sempurna

Jumat, 10 Juli 2026 - 18:28
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.