• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Ekonomi

Teknologi Iradiasi Diusulkan Jadi Solusi Perpanjang Umur Simpan Cabai dan Bawang

Laurens Dami Editor Laurens Dami
Selasa, 2 September 2025 - 11:33
in Ekonomi
WhatsApp Image 2025-09-02 at 09.27.52

Ilustrasi - Pedagang menunjukkan cabai rawit yang dijual di pasar. Foto: ANTARA

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Cadangan pangan bukan sekadar stok, melainkan benteng strategis dalam menjaga stabilitas pasokan, harga, hingga ketersediaan pangan di masa krisis. Namun, daya simpan komoditas kerap menjadi tantangan utama, terutama bagi bahan segar seperti cabai dan bawang yang mudah rusak.

Menjawab persoalan itu, Badan Pangan Nasional (Bapanas) bersama Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) memperkuat koordinasi untuk mengkaji teknologi perpanjangan masa simpan pangan segar. Sejak 2023, kedua lembaga ini fokus mengupayakan solusi bagi komoditas cabai dan bawang yang masuk daftar prioritas cadangan pangan nasional.

BacaJuga:

Rupiah Loyo, APPBI Optimistis Daya Beli di Pusat Belanja Tetap Terjaga

APDESI Merah Putih Dorong Desa Jadi Motor Ekonomi dan Ketahanan Pangan

Menkop: Kemitraan Strategis Swasta dan Koperasi Dukung Pertumbuhan Ekonomi

Direktur Perumusan Standar Keamanan dan Mutu Pangan Bapanas, Yusra Egayanti, menegaskan pentingnya riset lintas sektor dalam menopang ketahanan pangan.

“Koordinasi ini merupakan salah satu implementasi terkait penelitian, pengembangan, pengkajian, serta penerapan hasil invensi dan inovasi di bidang pangan. Kolaborasi ini diarahkan untuk memperkuat kebijakan pembangunan pangan nasional,” ungkap Yusra dalam diskusi daring bersama BRIN, Senin (1/9/2025).

Lebih lanjut, Yusra menyebut teknologi iradiasi berpotensi menjadi jawaban. Metode ini telah mendapat pengakuan dari Codex Committee sebagai standar internasional, dan di banyak negara terbukti efektif memperpanjang umur simpan produk pangan segar tanpa mengurangi mutu dan keamanan.

“Kita memahami bahwa iradiasi telah dimanfaatkan secara luas di berbagai negara, dan penggunaannya pada pangan juga telah mendapat legitimasi dari Codex Committee sebagai penyusun standar internasional di bidang keamanan pangan,” sebut Yusra.

Cabai dan bawang termasuk dua komoditas yang disepakati sebagai prioritas cadangan pangan sejak 2023. Keduanya rentan rusak, sehingga teknologi pengawetan menjadi kebutuhan mendesak.

“Pada forum diskusi tahun 2023, telah disepakati tiga komoditas prioritas cadangan pangan, dua di antaranya yaitu cabai dan bawang, memiliki umur simpan relatif pendek dan mudah rusak,” tambahnya.

Diskusi yang turut menghadirkan pakar dan pelaku industri pengguna teknologi iradiasi ini diharapkan melahirkan kajian komprehensif untuk memperkuat cadangan pangan nasional. (her)

Tags: BapanasBRINCodex Committee

Berita Terkait.

Jakarta-Great-Sale-2026
Ekonomi

Rupiah Loyo, APPBI Optimistis Daya Beli di Pusat Belanja Tetap Terjaga

Rabu, 10 Juni 2026 - 22:07
Rakernas
Ekonomi

APDESI Merah Putih Dorong Desa Jadi Motor Ekonomi dan Ketahanan Pangan

Rabu, 10 Juni 2026 - 21:06
Menkop: Kemitraan Strategis Swasta dan Koperasi Dukung Pertumbuhan Ekonomi
Ekonomi

Menkop: Kemitraan Strategis Swasta dan Koperasi Dukung Pertumbuhan Ekonomi

Rabu, 10 Juni 2026 - 19:09
Hanura Bantah Kelola Yayasan MBG, Sebut Tuduhan Afiliasi Dapur SPPG sebagai Hoaks
Ekonomi

Kementerian UMKM Bangun Ekosistem Bisnis Terintegrasi Lewat Bursa Wirausaha Unggulan

Rabu, 10 Juni 2026 - 18:59
Menkop: Kemitraan Strategis Swasta dan Koperasi Dukung Pertumbuhan Ekonomi
Ekonomi

Harga Pertamax Naik Drastis, Ekonom: Sinyal APBN Kian Terjepit

Rabu, 10 Juni 2026 - 17:49
Pertamax Naik Jadi Rp16.250 per Liter, Berpotensi Tekan Kelas Menengah Bawah
Ekonomi

Pertamax Naik Jadi Rp16.250 per Liter, Berpotensi Tekan Kelas Menengah Bawah

Rabu, 10 Juni 2026 - 15:50

BERITA POPULER

  • AFF U-19: Indonesia Cukur Timor Leste, Persaingan Puncak Klasemen Makin Panas

    AFF U-19: Indonesia Cukur Timor Leste, Persaingan Puncak Klasemen Makin Panas

    1175 shares
    Share 470 Tweet 294
  • Beraksi Puluhan Kali, Pelaku Curanmor di Tambora Diringkus Polisi

    1169 shares
    Share 468 Tweet 292
  • Piala AFF U-19: Pastikan Rotasi Kontra Timor Leste, Nova Minta Garuda Muda Nikmati Laga

    2227 shares
    Share 891 Tweet 557
  • Koran Indoposco Edisi 10 November 2023

    1428 shares
    Share 571 Tweet 357
  • Diduga Rombongan Caketum HIPMI, 10 Penumpang dari Bangkok Positif Narkoba

    839 shares
    Share 336 Tweet 210
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.