• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Disway

Reformasi Solo

Juni Armanto Editor Juni Armanto
Minggu, 31 Agustus 2025 - 08:00
in Disway
disway-Minggu-780x470

disway

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Acara saya di Solo dibatalkan. Pesanan kamar hotel saya pun di-cancel. Tapi saya tetap ke Solo, kemarin. Lantaran awalnya harus hadir di acara itu saya pun bikin janji lain: bertemu orang Jakarta di Solo. Ia sudah telanjur terbang ke Solo. Meski acara utama batal saya tidak bisa membatalkan janji dengannya.

Maka seusai acara pemberangkatan 250 calon mahasiswa penerima beasiswa ke Tiongkok, saya meninggalkan Surabaya. Sepanjang perjalanan ke Solo saya dengarkan radio: apakah demo besar sepanjang hari Jumat masih berlanjut ke hari Sabtu.

BacaJuga:

Moral Pusbatara

Tekstil Danantara

Komunikasi Xi

Kekhawatiran demo membesar memang ada. Karena itu acara di Solo dibatalkan. Ternyata Solo tenang. Begitu tiba di Solo saya diajak makan siang yang sangat telat: sate dan tongseng kambing Pak Dahlan. Diiringi lagu-lagu Koes Ploes masa lalu oleh pengamen tetap di situ.

Ternyata sate kambing ini dekat sekali dengan rumah Presiden Jokowi. Hanya sekitar 100 meter. Di depan sate itu ada pertigaan kecil. Belok kiri ke jalan kecil itulah rumah Pak Jokowi.

“Kita lewat jalan itu,” pinta saya.

Mobil pun belok kiri. Tidak ada penjagaan apa pun di jalan sempit itu –pertanda keadaan aman. Pintu pagar kayu rumah Pak Jokowi selalu tertutup. Terlihat lima orang berjalan kaki di depan rumah itu: kelihatannya sengaja ingin tahu rumah Pak Jokowi.

Lantaran acara utama batal kami pun pilih keliling Solo. Rapat dengan orang Jakarta  sambil jalan-jalan. Seluruh kota Solo normal. Jalan utama Slamet Riyadi sibuk seperti biasa.

Lalu kami ke arah Manahan. Ke arah bandara. Tiba di depan gedung DPRD kota, terlihat banyak orang di pinggir jalan. Bukan pendemo. Mereka seperti ingin melihat apakah akan ada demo lagi di DPRD itu –seperti sehari sebelumnya.

Di gerbang DPRD terbaca coretan besar. Rasanya baru dicoretkan oleh pendemo hari Jumat. Bunyinya: DPR Butet! –kata ”Butet” saya pakai untuk mengganti bunyi aslinya yang tidak pantas saya tulis di sini.

Kami terus mengobrolkan dengan si Jakarta. Mobil terus ke arah utara. Tidak jauh dari gedung DPRD itu –sama-sama di kiri jalan– adalah tanah seluas 12.000 m2 milik Pak Jokowi pemberian negara sebagai  Presiden Indonesia dua periode.

Tanah itu dipagari rapat di arah depannya. Ada pos proyek di pintu masuknya. Proyeknya belum kelihatan dibangun tapi seperti sudah akan dimulai. Di situlah rencannya kediaman baru Pak Jokowi nanti.

Dua jam keliling kota Solo ”rapat” kami pun hampir selesai. Saya mampir resto Diamond. Tidak untuk makan. Sate dan tongseng di perut masih belum tercerna semua. Di situ kami melanjutkan ”rapat”. Sambil mengenang istri –suka tidur di hotel Diamond setiap kali ke Solo. Inilah hotel, resto, dan gedung pertemuan di Jalan Slamet Riyadi milik pribadi bos Sritex yang terkenal itu.

Rapat selesai. Kamar hotel sudah dibatalkan. Saya pun memutuskan balik ke Surabaya. Besok saya harus ke Jakarta. Lusa ke Medan.

Demo kelihatannya reda di hari Sabtu kemarin. Setidaknya lebih kecil dibanding sehari sebelumnya. Tapi bukan berarti rakyat sudah bisa menerima keadaan. Mereka sangat marah kepada wakil-wakil mereka di DPR –terkesan bergelimang uang di saat ekonomi sulit dan negara sedang kesulitan anggaran.

Demo itu memang sempat berbelok ke sasaran polisi –akibat Affan, pengendara ojek online, tewas tergilas mobil polisi di area demo. Affan bukan pendemo. Ia lagi mengantar makanan pesanan lewat aplikasinya.

Sepanjang hari kemarin tidak terbaca ada demo dengan sasaran polisi. Pendemo kembali ke sasaran wakil mereka –kali ini sasaran perseorangan. Mereka langsung mendemo rumah pribadi anggota DPR dari Nasdem. Ahmad Sahroni. Pintu rumah di Priok itu dijebol. Mobil Lexus dirusak. Rumah dua lantai itu dijarah.

Rasanya baru sekali ini terjadi: demo besar masa menyasar rumah pribadi politisi. Ini hanya bisa terjadi di zaman medsos  seperti sekarang ini.

Masyarakat memang sudah memerlukan reformasi lagi. Yang lebih mendasar. Yakni reformasi sejati sebagai yang sebenarnya diinginkan di reformasi tempo hari –tapi keburu melenceng lagi.

Tentu tidak ada yang ingin reformasi lewat kerusuhan lagi. Tapi itu hanya terkabul mana kala beberapa lembaga tahu diri: langsung mereformasi diri sendiri tahun ini. (Dahlan Iskan)

Tags: disway

Berita Terkait.

disway
Disway

Moral Pusbatara

Kamis, 1 Oktober 2026 - 08:00
Disway

Tekstil Danantara

Rabu, 30 September 2026 - 08:00
disway
Disway

Komunikasi Xi

Selasa, 29 September 2026 - 08:00
Kanan Dalam
Disway

Kikin

Senin, 28 September 2026 - 08:00
disway
Disway

Durian Jonathan

Minggu, 27 September 2026 - 08:00
Debat Muktamar
Disway

Debat Muktamar

Sabtu, 26 September 2026 - 07:43

OLAHRAGA

Indonesia Tembus Final FIFA ASEAN Cup, Justin Hubner Bungkam Sindiran Suporter Malaysia
Olahraga

Indonesia Tembus Final FIFA ASEAN Cup, Justin Hubner Bungkam Sindiran Suporter Malaysia

Editor Nelly Marinda Situmorang
Jumat, 2 Oktober 2026 - 11:38

INDOPOSCO.ID - Bek Timnas Indonesia Justin Hubner memberikan sindiran tajam kepada suporter Timnas Malaysia seusai membawa skuad Garuda melangkah ke...

SelengkapnyaDetails
MotoGP Mandalika 2026, Pertamina Siagakan 7 SPBU dan 10 Extra Flight

MotoGP Mandalika 2026, Pertamina Siagakan 7 SPBU dan 10 Extra Flight

Jumat, 2 Oktober 2026 - 11:28
Menang Dramatis Usai ‘Diteror’ Malaysia, Garuda Segel Tiket Final FIFA ASEAN Cup!

Menang Dramatis Usai ‘Diteror’ Malaysia, Garuda Segel Tiket Final FIFA ASEAN Cup!

Jumat, 2 Oktober 2026 - 08:36
Libas Bangladesh 9-2, Indonesia Ungguli Malaysia dan Lolos ke Final FIFA ASEAN Cup

Libas Bangladesh 9-2, Indonesia Ungguli Malaysia dan Lolos ke Final FIFA ASEAN Cup

Jumat, 2 Oktober 2026 - 07:07
Susunan Pemain Indonesia vs Bangladesh: Rizky Ridho Starter, Maarten Paes Cadangan

Susunan Pemain Indonesia vs Bangladesh: Rizky Ridho Starter, Maarten Paes Cadangan

Kamis, 1 Oktober 2026 - 19:58

BERITA POPULER

  • puan

    Kembali Raih Emas Asian Games 2026, Ketua DPR Dorong Penghargaan Bagi Atlet Secara Utuh

    3894 shares
    Share 1558 Tweet 974
  • Transformasi Pelayanan BPN Banten Dimulai, Urus Balik Nama Tanah Tak Lagi Berbulan-bulan

    3922 shares
    Share 1569 Tweet 981
  • Lolos Seleksi Barca Academy, Pesepak Bola Muda Bekasi Terbang ke Spanyol

    1135 shares
    Share 454 Tweet 284
  • Kanwil BPN Banten Serahkan Sertifikat BMN dan BMD Senilai Rp 1,4 Triliun di Momentum Hantaru 2026

    832 shares
    Share 333 Tweet 208
  • Dorong Ekonomi dan Pariwisata, Pengusaha Muda Boyolali Dirikan PO Sa’roni Trans

    802 shares
    Share 321 Tweet 201
    Go to the Customizer > JNews : Social, Like & View > Instagram Feed Setting, to connect your Instagram account.

Verifikasi Dewan Pers

Status Verifikasi Dewan Pers : Administratif dan faktual dengan nomor sertifikat 1132/DP-Verifikasi/K/X/2023
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.