• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Nasional

Program Percepatan Kebekerjaan Serap Lulusan SMK Sesuai Kebutuhan Industri

Laurens Dami Editor Laurens Dami
Kamis, 28 Agustus 2025 - 22:46
in Nasional
smkn-3-bogor

Muhammad Raditya (kiri) dan Cahaya Kirana Laraswati (kanan), siswa peserta program percepatan kebekerjaan dari SMKN 3 Bogor. Foto: Nasuha/INDOPOSCO

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Program percepatan kebekerjaan siswa lulusan sekolah menengah kejuruan (SMK) ke luar negeri belum banyak dilirik orang tua. Tapi setelah 2 tahun ini jumlah peminatnya meningkat.

Pernyataan tersebut diungkapkan Kepala Sekolah Sekolah Menengah Kejuruan Negeri (SMKN) 3 Bogor Tatang Komarudin kepada indoposco.id, Kamis (28/8/2025). Ia menuturkan, program percepatan kebekerjaan di SMKN 3 Bogor diberlakukan sejak 2023 lalu.

BacaJuga:

KKP Dorong Pengembangan Carbon Capture Storage di Sektor Energi

Wamenpar: Pengelolaan Sampah Jadi Kunci Jaga Daya Saing Pariwisata Bali

Tarif Tol Naik Tiap Dua Tahun, DPR Minta Rumus Lama Dikaji Ulang

“Program percepatan kebekerjaan ini untuk penempatan ke negara Jepang dan Jerman,” bebernya.

Ia menjelaskan, sejak 2023 lalu, sudah beberapa angkatan ditempatkan ke kedua negara tersebut. Bahkan di 2025 ini SMKN 3 Bogor berencana menempatkan lulusan bekerja ke Kuwait.

“Kini minat siswa dan orang tua tinggi pada program ini. Ini berkat penempatan sebelumnya yang sukses di sana,” terangnya.

Lebih jauh ia mengatakan, program percepatan kebekerjaan diikuti siswa pada kelas 12 semester pertama. Sebelumnya peserta yang lulus seleksi wajib mengikuti kursus bahasa selama 6 bulan.

“Untuk jurusan di sini ada tata busana, tata boga, kecantikan, serta akomodasi perhotelan. Semua program keahlian tersebut punya keunggulan masing-masing,” jelasnya.

“Siswa diberikan kesempatan untuk mengembangkan keterampilan praktis yang relevan dengan dunia kerja,” imbuhnya.

Siswa yang lulus seleksi program percepatan kebekerjaan, masih ujar dia, akan mengikuti program magang selama 3 tahun. Setelah itu baru terserap di industri selama 2 tahun. “Ini khusus untuk negara Jerman. Sementara untuk Jepang, program ini langsung berlakukan kontrak kerja kepada siswa,” ujarnya.

Di tempat yang sama, Cahaya Kirana Laraswati, salah satu siswa program percepatan kebekerjaan ke negara Jepang mengatakan, ketertarikan mengikut program tersebut karena budaya disiplin warga negara Jepang. Hal itu pun memotivasi dirinya untuk mempersiapkan diri bekerja di negeri Matahari terbit itu

“Intinya harus konsisten dari awal, jangan saat akhir keberangkatan kemudian semangat kendor. Jangan lupa harus belajar ekstra agar bisa lolos setiap tahapan seleksi,” ujarnya.

Hal yang sama diungkapkan Muhammad Raditya, salah satu siswa program percepatan kebekerjaan ke negara Jerman. Ia mengaku tertarik bekerja ke luar negeri agar bisa mewujudkan cita-citanya mendirikan pusat kuliner bakery di Tanah Air.

“Semula takut dan tidak terpikirkan bisa bekerja ke Jerman. Tapi setelah mendapat restu dari orang tua semakin menguat motivasinya bekerja ke Jerman,” ujarnya. (nas)

Tags: kebutuhan IndustriProgram Percepatan KebekerjaaSerap Lulusan SMKTatang Komarudin

Berita Terkait.

kkp
Nasional

KKP Dorong Pengembangan Carbon Capture Storage di Sektor Energi

Rabu, 10 Juni 2026 - 13:03
wamenpar
Nasional

Wamenpar: Pengelolaan Sampah Jadi Kunci Jaga Daya Saing Pariwisata Bali

Rabu, 10 Juni 2026 - 12:42
macet
Nasional

Tarif Tol Naik Tiap Dua Tahun, DPR Minta Rumus Lama Dikaji Ulang

Rabu, 10 Juni 2026 - 12:32
Bea Cukai jalin sinergi dengan perguruan tinggi guna menumbuhkan pemahaman mahasiswa terhadap aturan kepabeanan dan cukai serta peran strategis instansi dalam mendukung perekonomian dan keamanan nasional/istimewa
Nasional

Bea Cukai dan Kampus Bersinergi Tumbuhkan Literasi Kepabeanan Generasi Muda

Rabu, 10 Juni 2026 - 08:30
Wamendiktisaintek: AI Tak Bisa Gantikan Peran Manusia dalam Pengambilan Keputusan
Nasional

Kemenag Perketat Pengawasan untuk Cegah Kekerasan Seksual di Pesantren

Rabu, 10 Juni 2026 - 07:47
Wamendiktisaintek: AI Tak Bisa Gantikan Peran Manusia dalam Pengambilan Keputusan
Nasional

Penguatan Dewan Pengarah BGN Dinilai Penting untuk Jaga Mutu Program MBG

Rabu, 10 Juni 2026 - 06:43

BERITA POPULER

  • Timnas-U19

    Piala AFF U-19: Pastikan Rotasi Kontra Timor Leste, Nova Minta Garuda Muda Nikmati Laga

    2226 shares
    Share 890 Tweet 557
  • AFF U-19: Indonesia Cukur Timor Leste, Persaingan Puncak Klasemen Makin Panas

    1175 shares
    Share 470 Tweet 294
  • Beraksi Puluhan Kali, Pelaku Curanmor di Tambora Diringkus Polisi

    1128 shares
    Share 451 Tweet 282
  • Koran Indoposco Edisi 10 November 2023

    1419 shares
    Share 568 Tweet 355
  • Prakiraan Cuaca Jakarta Didominasi Berawan, Potensi Hujan di Jakbar dan Kepulauan Seribu

    853 shares
    Share 341 Tweet 213
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.