• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Ekonomi

Kopdes Syariah Jadi Pilar Kemandirian Ekonomi dan Ketahanan Pangan di Desa

Laurens Dami Editor Laurens Dami
Senin, 11 Agustus 2025 - 22:12
in Ekonomi
pilar

Koperasi Desa (Kopdes) Merah Putih Syariah Mekar Jaya di Kecamatan Sumedang Utara. Foto: Dok. Kemenkop

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Koperasi Desa (Kopdes) Merah Putih Syariah Mekar Jaya di Kecamatan Sumedang Utara menjadi salah satu contoh koperasi desa yang memiliki potensi besar untuk berkembang pesat. Dikelola oleh generasi muda dengan latar belakang wirausaha, Kopdes ini diyakini mampu tumbuh menjadi kekuatan ekonomi desa yang signifikan, apalagi dengan dukungan berbagai pihak, khususnya pemerintah.

Direktur Infrastruktur Ekonomi Syariah, Komite Nasional Ekonomi dan Keuangan Syariah (KNEKS), Sutan Emir Hidayat, menegaskan bahwa koperasi desa berbasis syariah seperti Kopdes Merah Putih Syariah Mekar Jaya memegang peranan penting dalam membangun kemandirian ekonomi desa.

BacaJuga:

Literasi Asuransi Masih 45,45 Persen, Generali Indonesia Perluas Jangkauan Edukasi

PHE Bidik Indonesia Jadi Hub CCS Asia, Dorong Dekarbonisasi Lintas Negara

PLN Indonesia Power Gandeng Kejati Sumut Perkuat Tata Kelola dan Mitigasi Risiko Hukum

“Koperasi desa berbasis syariah tidak hanya menjadi wadah aktivitas ekonomi masyarakat, tetapi juga menjadi pilar dalam menciptakan sistem ekonomi yang adil, berkelanjutan, dan sesuai prinsip-prinsip syariah,” ujar Emir melalui gawai, Senin (11/8/2025).

Dalam sektor perdagangan, lanjut Emir, koperasi desa syariah mampu mendorong tumbuhnya usaha mikro dan kecil dengan menyediakan pembiayaan bebas bunga (riba) serta pendampingan usaha. Hal ini sangat relevan, mengingat banyak pelaku usaha di desa yang masih tergolong unbankable atau belum memiliki akses ke layanan perbankan formal.

“Sementara itu, dalam aspek ketahanan pangan, koperasi desa syariah dapat berperan sebagai pengelola hasil pertanian sekaligus distributor bahan pangan lokal. Unit usaha penjualan pupuk yang sudah dijalankan Kopdes Syariah Mekar Jaya menjadi salah satu contoh kontribusi nyata untuk mendukung produktivitas pertanian dan ketahanan pangan warga,” terangnya.

Dan untuk memperkuat permodalan tanpa memberatkan anggota, penerapan prinsip bagi hasil syariah seperti mudharabah (bentuk kerjasama pihak nasabah dan pengelola untuk menjalankan usaha yang menghasilkan profit) dan musyarakah (perjanjian usaha berbasis kemitraan dua orang atau lebih untuk menjalankan suatu usaha) menjadi kunci. Pendekatan ini dapat disesuaikan berdasarkan segmentasi unit usaha.

Skema mudharabah cocok untuk usaha yang dijalankan langsung oleh anggota, seperti warung sembako atau kios pupuk, di mana koperasi menyediakan modal, dan anggota menjalankan operasionalnya.

“Di sisi lain, skema musyarakah lebih tepat untuk proyek bersama yang dikelola secara kolektif, seperti klinik desa atau bengkel, di mana modal dan keuntungan dibagi sesuai porsi kontribusi,” tambahnya.

Dengan penerapan skema yang tepat, Kopdes Syariah Mekar Jaya tidak hanya akan semakin kuat secara modal, tetapi juga dapat memperluas manfaat ekonomi bagi seluruh anggota dan masyarakat desa.

Sebelumnya, Sekretaris Kementerian Koperasi (SesKemenkop) Ahmad Zabadi mengungkapkan bahwa pengurus Kopdes Merah Putih Syariah Mekar Jaya saat ini telah menjalankan usaha di berbagai bidang dan berperan nyata dalam mendukung perekonomian lokal.

“Koperasi Desa Merah Putih Syariah Mekar Jaya dijalankan oleh pengurus yang masih relatif muda dan mempunyai latar belakang dari pengusaha,” ujar Ahmad Zabadi dalam keterangan resminya, Minggu (10/8/2025).

Selain sektor perdagangan, koperasi ini juga menjadi mitra program Makan Bergizi Gratis (MBG) untuk menyuplai beras ke Satuan Pelayan Pemenuhan Gizi (SPPG). Program ini tidak hanya memastikan pasokan pangan tetap terjaga, tetapi juga membuka peluang pendapatan bagi anggota koperasi. (her)

Tags: desaKetahanan PanganKNEKSKopdes SyariahPilar Kemandirian Ekonomi

Berita Terkait.

generali
Ekonomi

Literasi Asuransi Masih 45,45 Persen, Generali Indonesia Perluas Jangkauan Edukasi

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 13:13
utojo
Ekonomi

PHE Bidik Indonesia Jadi Hub CCS Asia, Dorong Dekarbonisasi Lintas Negara

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 12:12
pltu
Ekonomi

PLN Indonesia Power Gandeng Kejati Sumut Perkuat Tata Kelola dan Mitigasi Risiko Hukum

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 11:11
bahlil
Ekonomi

3 Pekerja Pertamina Raih Tanda Kehormatan dari Presiden, Perkuat Pengabdian di Sektor Energi

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 09:29
rano
Ekonomi

Indeks Inklusi Keuangan Jakarta Capai 99,74 Persen, Bank Jakarta Perkuat Edukasi Masyarakat

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 09:19
lpdb
Ekonomi

Jaga Kepercayaan Publik, LPDB Koperasi Benahi Sinkronisasi Data Keuangan

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 05:05

OLAHRAGA

NOC Indonesia
Olahraga

Menuju Dakar 2026, NOC Indonesia Resmi Lepas 12 Atlet Muda Terbaik

Editor Folber Siallagan
Sabtu, 24 Oktober 2026 - 02:22

INDOPOSCO.ID – Sebanyak 12 atlet muda Indonesia bersiap membawa Merah Putih ke panggung dunia melalui Youth Olympic Games (YOG) Dakar...

SelengkapnyaDetails
champion

Hasil Liga Champions: MU Dipermak Como, Bayern Gagal Menang Atas Arsenal

Kamis, 22 Oktober 2026 - 10:10
persija

Persija vs Arema: Shin Tae-yong Siapkan Strategi Redam Singo Edan

Rabu, 21 Oktober 2026 - 14:51
Hasil Liga Champions: Hujan Gol Tercipta, PSG hingga Liverpool Berpesta

Hasil Liga Champions: Hujan Gol Tercipta, PSG hingga Liverpool Berpesta

Rabu, 21 Oktober 2026 - 07:16
Super League Membara! Macan Lapar Cari Pelampiasan, Singa Edan dan Juku Eja Siap Jadi Algojo

Super League Membara! Macan Lapar Cari Pelampiasan, Singa Edan dan Juku Eja Siap Jadi Algojo

Selasa, 20 Oktober 2026 - 10:31

BERITA POPULER

  • IWBIF

    IWBIF 2026 Digelar di Jakarta, IWAPI Dorong Pengusaha Perempuan Indonesia Go Global

    1156 shares
    Share 462 Tweet 289
  • Kunci Wirausaha Kuat, Ekonomi Melesat Perpres No. 38 Tahun 202

    1313 shares
    Share 525 Tweet 328
  • Bea Cukai Gagalkan Pengangkutan 1,6 Juta Batang Rokok Ilegal di Tol Ciperna

    905 shares
    Share 362 Tweet 226
  • Atasi Suhu Panas, Pemprov Jakarta Gelar Operasi Modifikasi Cuaca

    893 shares
    Share 357 Tweet 223
  • Napoleon Bonaparte Tutup Usia, Dokter Tifa: Pertemuan Minggu Lalu Jadi Kenangan Terakhir

    875 shares
    Share 350 Tweet 219
    Go to the Customizer > JNews : Social, Like & View > Instagram Feed Setting, to connect your Instagram account.

Verifikasi Dewan Pers

Status Verifikasi Dewan Pers : Administratif dan faktual dengan nomor sertifikat 1132/DP-Verifikasi/K/X/2023
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.