INDOPOSCO.ID – PT Asuransi Jiwa Generali Indonesia memperkuat jaringan distribusi dan memperluas akses perlindungan asuransi melalui peresmian kantor keagenan baru, Generali Evergrow Agency, di Jalan Jalur Sutera, Kelurahan Pakualam, Kecamatan Serpong Utara, Kota Tangerang Selatan, Provinsi Banten, Jumat (23/10/2026). Langkah ini dilakukan bertepatan dengan Bulan Inklusi Keuangan sekaligus momentum perayaan 18 tahun Generali Indonesia beroperasi di Tanah Air.
Pembukaan kantor tersebut menjadi bagian dari upaya perusahaan untuk mendekatkan layanan proteksi kepada masyarakat sekaligus memperkuat peran agen atau financial consultant dalam memberikan edukasi dan konsultasi keuangan.
Peresmian dihadiri President Director & Chief Executive Officer (CEO) Generali Indonesia Rebecca Tan, Direktur sekaligus Chief Agency Officer Jutany Japit, Chief Corporate Solution Officer Gilbert Deddy Naibaho, serta para agen dan financial consultant.
Rebecca Tan mengatakan, perluasan jaringan distribusi menjadi salah satu langkah perusahaan untuk menjangkau lebih banyak keluarga Indonesia dengan solusi perlindungan yang sesuai kebutuhan. Kehadiran kantor baru ini juga diharapkan membuka peluang bagi talenta profesional untuk berkembang di industri asuransi.
“Di momen 18 tahun kami bersama keluarga Indonesia, kami ingin semakin dekat dengan masyarakat melalui jaringan distribusi yang lebih kuat dan mudah dijangkau. Selain menghadirkan akses terhadap perlindungan yang beragam dan komprehensif, kantor ini juga membuka peluang bagi lebih banyak talenta untuk berkembang menjadi financial consultant profesional yang dapat membantu masyarakat merencanakan masa depan keuangan yang lebih aman,” ujarnya.
Menurutnya, penguatan jaringan keagenan juga dapat berkontribusi terhadap peningkatan literasi dan inklusi keuangan di Indonesia. Melalui pendampingan tenaga pemasar profesional, masyarakat diharapkan semakin memahami pentingnya perlindungan asuransi dan mampu memilih solusi yang sesuai dengan kebutuhan serta tahapan kehidupan masing-masing.
Peluang perluasan pasar tersebut masih terbuka. Berdasarkan Survei Nasional Literasi dan Inklusi Keuangan (SNLIK) 2025, indeks literasi perasuransian Indonesia tercatat sebesar 45,45 persen, sedangkan indeks inklusi perasuransian mencapai 28,50 persen. Data tersebut menunjukkan perlunya upaya berkelanjutan untuk meningkatkan pemahaman masyarakat sekaligus memperluas pemanfaatan produk asuransi.
Di sisi bisnis, kanal keagenan juga menjadi salah satu pilar pertumbuhan Generali Indonesia. Sepanjang 2025, penjualan bisnis baru melalui kanal tersebut tumbuh 44 persen secara tahunan (year-on-year/yoy) dibandingkan tahun sebelumnya. Pertumbuhan ini didukung oleh ribuan tenaga pemasar berlisensi serta meningkatnya kebutuhan masyarakat terhadap solusi perlindungan dan perencanaan keuangan.
Selain memperluas jaringan distribusi, Generali Indonesia menghadirkan beragam produk perlindungan untuk menjawab kebutuhan nasabah. Salah satunya adalah GEN Syariah Perlindungan Aman, produk asuransi jiwa berbasis syariah yang menawarkan manfaat santunan asuransi yang dapat bertumbuh hingga 250 persen, tambahan santunan sebesar 110 persen apabila peserta meninggal dunia saat menjalankan ibadah haji atau umrah, serta fitur wakaf.
Produk tersebut juga dapat dilengkapi dengan asuransi tambahan kesehatan yang memberikan manfaat penggantian biaya perawatan rumah sakit sesuai ketentuan polis, termasuk untuk rawat inap dan rawat jalan. Melalui pilihan produk tersebut, perusahaan berupaya menyediakan solusi perlindungan yang dapat disesuaikan dengan kebutuhan finansial dan preferensi nasabah.
“Bagi kami, perlindungan bukan hanya tentang mitigasi risiko, tetapi juga tentang memberikan rasa percaya diri bagi masyarakat untuk terus melangkah, berkembang, dan meraih impian mereka. Melalui semangat Empowering Lives and Dreams, kami akan terus mendampingi keluarga Indonesia dalam membangun masa depan yang lebih aman dan berkelanjutan,” jelas Rebecca.
Melalui peresmian Generali Evergrow Agency, Generali Indonesia berharap dapat memperkuat ekosistem keagenan, memperluas jangkauan edukasi keuangan, serta meningkatkan akses masyarakat terhadap solusi perlindungan. Upaya tersebut sekaligus menjadi bagian dari komitmen perusahaan untuk mendukung pertumbuhan industri asuransi dan meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya perencanaan keuangan jangka panjang. (srv)

















