• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Nasional

DPR Ajak Pemerintah dan Freeport Perkuat Tata Kelola Tambang yang Berkeadilan

Redaksi Editor Redaksi
Jumat, 1 Agustus 2025 - 13:25
in Nasional
Jalal-Abdul-Nasir

Anggota Komisi XII DPR RI H Jalal Abdul Nasir. (dok Fraksi PKS)

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Anggota Komisi XII DPR RI, H Jalal Abdul Nasir, mendorong adanya langkah bersama antara pemerintah, PT Freeport Indonesia, dan masyarakat sipil dalam memperkuat praktik pertambangan yang bertanggung jawab dan berpihak pada keadilan ekologis serta sosial.

Pernyataan ini disampaikan menyusul berbagai laporan dan sorotan publik terkait dampak lingkungan dan sosial dari aktivitas pertambangan di Papua, termasuk temuan dari Greenpeace yang menyebutkan bahwa “Limbah tailing dari Freeport telah menimbun lebih dari 200 kilo meter persegi kawasan hutan dan rawa di wilayah Mimika, menyebabkan kerusakan ekosistem yang sulit dipulihkan dan membebani kehidupan masyarakat adat yang menggantungkan hidup dari alam sekitar.

BacaJuga:

Jadi Prioritas, Prabowo Janji Tindak Lanjuti Beasiswa Doktor hingga Dana Riset

Biaya Jadi Penghalang, PNM Ulurkan Beasiswa untuk 1.590 Anak dari Keluarga Prasejahtera

Tahap Wawancara, Kemenag Uji Kapasitas Bakal Calon Anggota Majelis Masyayikh

Menanggapi hal tersebut, Haji Jalal menegaskan bahwa perlu ada audit lingkungan independen yang melibatkan akademisi, masyarakat adat, dan lembaga lingkungan hidup untuk memastikan bahwa proses pengelolaan limbah dilakukan secara transparan dan akuntabel.

“Audit independen ini penting agar semua pihak memiliki pijakan yang sama dalam merumuskan solusi. Ini bukan upaya menyalahkan, tapi mendorong perbaikan bersama,” ujar Jalal saat dihubungi INDOPOSCO.ID, Jumat (1/8/2025).

Ia juga menyampaikan bahwa penyusunan roadmap pemulihan lingkungan harus disepakati bersama masyarakat terdampak, dengan indikator keberhasilan yang terukur dan bisa diawasi publik.

Lebih lanjut, Jalal mendorong peningkatan partisipasi komunitas lokal dalam forum-forum strategis perusahaan, agar masyarakat Papua tidak lagi hanya sebagai pihak terdampak, tetapi menjadi bagian dari pemegang keputusan dan penerima manfaat.

“Kita harus pastikan bahwa hasil kekayaan alam Papua tidak hanya masuk ke kas negara atau perusahaan, tapi juga mengangkat kualitas hidup masyarakat setempat secara nyata,” tegasnya.

Politisi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) ini juga menyoroti pentingnya transparansi fiskal, akuntabilitas dana bagi hasil, serta perlindungan tenaga kerja tambang, terutama menyangkut keselamatan kerja dan praktik outsourcing yang masih sering dikeluhkan.

Sebagai anggota Komisi XII yang bermitra dengan PT Freeport Indonesia, pria yang akrab disapa Haji Jalal ini juga menegaskan bahwa dirinya siap mengawal penguatan tata kelola tambang yang berorientasi pada keberlanjutan, perlindungan lingkungan, dan kesejahteraan rakyat.

“Ini saatnya kita wujudkan pertambangan yang bukan hanya menguntungkan secara ekonomi, tapi juga menjaga bumi, menghormati hak-hak masyarakat, dan membawa manfaat yang adil untuk semua,” pungkasnya.

*Greenpeace Sebut PT Freeport Belum Terapkan Prinsip Kehati-hatian*

Sebelumnya, Forest Campaigner, Greenpeace, Achmad Saleh, saat dibubungi INDOPOSCO.ID menyatakan ada krisis ekologi dan ketimpangan sosial serius pada pengolahan limbah tambang (tailing) pertambangan besar di Papua yang dijalankan oleh PT Freeport Indonesia

Ia mengatakan, pengolahan limbah tambang (tailing) di PT Freeport Indonesia (PTFI) belum menggunakan prinsip kehati-hatian dan keadilan lingkungan.

Sebab, sejak 1972 pembuangan limbah tailing ke sungai Ajkwa sampai ke dataran rendah Arafura masih masif. “Pembukaan limbah tailing ini menyebabkan pendangkalan dan morfologi sungai dan menyebabkan banjir,” ungkapnya, Kamis (31/7/2205).

Selain itu, dampak lainnya adalah menganggu ekosistem seperti lahan sagu milik masyarakat adat di sana. Kandungan logam pada limbah tailing menyebabkan gangguan kesehatan.

“Air yang tercemar logam berat bisa mengancam kualitas hidup masyarakat adat Amungme dan Kamoro,” katanya.

“Dan limbah tailing ini sudah menutup lebih dari 2.000 kklometer per segi hutan dan rawa di sana,” sambungnya.

Ia mengingatkan agar pemerintah melakukan review izin PT Freeport secara transparan. Hingga melakukan audit terkait dampak lingkungan secara menyeluruh.

“Dampak akumulasi harus dibuka ke publik secara transparan,” ucapnya.

Selain itu juga ia mengungkapkan, harus dilakukan pemulihan ekosistem akibat dampak limbah tailing. Dengan memperhatikan pengolahan limbah secara berkelanjutan.

“Kalau pengolahan limbah secara sustainable bukan membuangnya ke alam. Dan harus memperhatikan hak-hak masyarakat adat yang harus diakui dan dilindungi, salah satunya kompensasi lingkungan yang adil,” ujarnya.

“Kami melihat peran pemerintah saat ini kurang progresif. Lahan ini kan milik masyarakat adat, tapi keuntungan hanya dirasakan kalangan elit saja, tapi masyarakat adat menderita,” imbuhnya. (dil)

Tags: DPR RIPT Freeport IndonesiaTata Kelola Tambang

Berita Terkait.

Presiden-RI
Nasional

Jadi Prioritas, Prabowo Janji Tindak Lanjuti Beasiswa Doktor hingga Dana Riset

Minggu, 28 Juni 2026 - 14:44
pnm
Nasional

Biaya Jadi Penghalang, PNM Ulurkan Beasiswa untuk 1.590 Anak dari Keluarga Prasejahtera

Minggu, 28 Juni 2026 - 07:07
Kemenag
Nasional

Tahap Wawancara, Kemenag Uji Kapasitas Bakal Calon Anggota Majelis Masyayikh

Sabtu, 27 Juni 2026 - 19:09
judol
Nasional

DPR Desak Penindakan Lebih Tegas, Judi Online Disebut ‘Hilang Sepuluh, Tumbuh Seratus’

Sabtu, 27 Juni 2026 - 18:18
adang
Nasional

Pansus DPR: RUU Hukum Perdata Internasional Perkuat Kepastian Hukum dan Perlindungan WNI di Era Global

Sabtu, 27 Juni 2026 - 18:08
Komisi X Usul Sistem Daftar Cadangan, Kursi Kosong PTN Tak Lagi Terbuang
Nasional

Komisi X Usul Sistem Daftar Cadangan, Kursi Kosong PTN Tak Lagi Terbuang

Sabtu, 27 Juni 2026 - 15:31

BERITA POPULER

  • Ronaldo

    Hasil Piala Dunia: Ronaldo Pimpin Portugal Berpesta, Inggris Kehilangan Taji di Hadapan Ghana

    1723 shares
    Share 689 Tweet 431
  • Hasil Piala Dunia: Portugal Libas Uzbekistan 5-0, Martinez Sanjung Habis Cristiano Ronaldo

    1690 shares
    Share 676 Tweet 423
  • Hasil Piala Dunia 2026: Kalah Telak dari Prancis, Pelatih Norwegia Sengaja Simpan 10 Pemain Andalan

    1580 shares
    Share 632 Tweet 395
  • Hasil Piala Dunia Grup F: Jepang-Swedia Dampingi Belanda ke Fase Gugur

    1085 shares
    Share 434 Tweet 271
  • Piala Dunia 2026: Nagelsmann Ungkap Penyebab Kekalahan Jerman dari Ekuador

    1012 shares
    Share 405 Tweet 253
David-Alaba
Olahraga

Hasil Piala Dunia Grup J: Argentina Sempurna, Austria-Aljazair Lolos Juga

Editor Ali Rachman
Minggu, 28 Juni 2026 - 11:51

INDOPOSCO.ID - Argentina menutup perjalanan di fase grup Piala Dunia 2026 dengan hasil sempurna. Menghadapi Yordania yang sudah dipastikan tersingkir,...

SelengkapnyaDetails
Pemain-Kolombia

Hasil Piala Dunia Grup K: Portugal Gagal Gusur Kolombia, Kongo Lolos Dramatis

Minggu, 28 Juni 2026 - 09:49
Pemain-Kroasia

Hasil Piala Dunia Grup L: Kroasia-Ghana Temani Inggris ke 32 Besar

Minggu, 28 Juni 2026 - 08:18
Tak Gentar Lawan Argentina, Tanjung Verde Optimistis Tatap Babak 32 Besar Piala Dunia

Tak Gentar Lawan Argentina, Tanjung Verde Optimistis Tatap Babak 32 Besar Piala Dunia

Sabtu, 27 Juni 2026 - 14:18
Hasil Piala Dunia : Tanjung Verde Lolos 32 Besar, Deroy Duarte: Rasanya Seperti Bermimpi

Hasil Piala Dunia : Tanjung Verde Lolos 32 Besar, Deroy Duarte: Rasanya Seperti Bermimpi

Sabtu, 27 Juni 2026 - 13:16
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.