• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Headline

Partai Demokrat Bantah di Balik Isu Ijazah Palsu, Sebut Hubungan SBY dan Jokowi Baik

Redaksi Editor Redaksi
Senin, 28 Juli 2025 - 11:33
in Headline
SBY-Jokowi

Momen Pertemuan Presiden ke-6 Susilo Bambang Yudhoyono dan Presiden ke-7 Joko Widodo (dok Setneg)

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Partai Demokrat secara tegas membantah tuduhan bahwa mereka adalah ‘partai biru’ yang diduga menjadi dalang di balik ramainya isu dugaan ijazah palsu Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi).

Kepala Badan Komunikasi Strategis Partai Demokrat, Herzaky Mahendra Putra, menyebut tuduhan tersebut adalah fitnah tidak berdasar dan merupakan upaya mencemarkan nama baik partai.

BacaJuga:

Kawal Demo di Monas hingga DPR, Polres Jakpus Kerahkan 3.099 Personel

DPR Soroti Kenaikan Pertamax, Minta Tarif Listrik hingga Gas Melon Tetap Terjangkau

Pertemuan Menteri Ekraf-Dubes Korsel Bahas Kemitraan Strategis dan Percepat Kolaborasi

“Tuduhan tersebut adalah fitnah yang tidak berdasar. Istilah ‘partai biru’ yang diarahkan kepada Partai Demokrat merupakan upaya insinuatif yang menyesatkan dan mencemarkan nama baik kami,” kata Herzaky dalam pernyataan resmi yang diterima INDOPOSCO.ID, Senin (28/7/2025).

Ia juga menegaskan, Roy Suryo, yang belakangan gencar menyuarakan opini soal dugaan ijazah palsu Jokowi, sudah tidak lagi menjadi bagian dari Partai Demokrat sejak lama.

“Saudara Roy Suryo yang beropini terkait ‘dugaan ijazah palsu’, bukan lagi bagian dari Partai Demokrat. Ia telah mengundurkan diri sejak tahun 2019. Keputusan tersebut diterima karena adanya perbedaan pandangan yang tidak lagi sejalan dengan arah kebijakan partai,” ungkap Herzaky.

Ia juga menegaskan bahwa hubungan antara keluarga Presiden ke-6 RI Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) dan keluarga Jokowi sangat baik dan harmonis.

“Hubungan antara keluarga Bapak Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) dan keluarga Bapak Joko Widodo sangat baik dan penuh saling hormat,” ucapnya.

Herzaky juga memaparkan, hubungan itu terlihat jelas dalam berbagai kesempatan, khususnya saat putra sulung Jokowi yang juga menjabat Wakil Presiden (Wapres) RI Gibran Rakabuming dan Ketua Umum PSI Kaesang Pangarep menghadiri Kongres V Partai Demokrat yang dipimpin oleh Ketua Umum Agus Harimurti Yudhoyono (AHY).

Sementara, terkait ketidakhadiran AHY dalam penutupan Kongres PSI, bukan tanpa dasar. AHY tengah merawat sang Ayah, SBY dan menugaskan Sekjen Partai Demokrat Herman Khaeron serta Waketum Teuku Riefky Harsya menghadiri acara tersebut.

Tak hanya itu, Wakil Presiden Gibran bahkan telah menjenguk langsung SBY di rumah sakit saat beliau menjalani perawatan di RSPAD Gatot Subroto.

“Wakil Presiden Gibran bahkan menjenguk langsung Bapak SBY di RSPAD saat beliau kemarin dirawat. Hubungan ini mencerminkan keharmonisan yang kuat antarkeluarga, dan tidak pantas dijadikan sasaran provokasi,” ujar Herzaky.

Lebih lanjut, Herzaky menyesalkan adanya pihak-pihak yang dinilai tengah mencoba mengadu domba antara dua tokoh besar bangsa.

Ia berharap pernyataan resmi dari Demokrat ini dapat memberikan kejelasan kepada masyarakat dan menghentikan penyebaran fitnah yang tidak bertanggung jawab.

“Kami mencermati adanya pihak-pihak yang mencoba mengail di air keruh, dengan memanfaatkan isu ini untuk mengadu domba antara Bapak SBY dan Bapak Jokowi. Tindakan seperti ini sangat tidak etis, berpotensi merusak ruang publik, dan sama sekali tidak mencerminkan semangat demokrasi yang sehat,” pungkasnya. (dil)

Tags: Isu Ijazah PalsuJokowipartai demokratSBY

Berita Terkait.

Aparat
Headline

Kawal Demo di Monas hingga DPR, Polres Jakpus Kerahkan 3.099 Personel

Jumat, 12 Juni 2026 - 13:04
SPBU
Headline

DPR Soroti Kenaikan Pertamax, Minta Tarif Listrik hingga Gas Melon Tetap Terjangkau

Jumat, 12 Juni 2026 - 10:41
Teuku-Riefky-Harsya
Headline

Pertemuan Menteri Ekraf-Dubes Korsel Bahas Kemitraan Strategis dan Percepat Kolaborasi

Jumat, 12 Juni 2026 - 09:10
Aksi-Demo
Headline

Aksi Demo Mahasiswa di Jakpus, 4.151 Personel Aparat Gabungan Dikerahkan

Jumat, 12 Juni 2026 - 08:39
kaukus
Headline

Kutip Pesan Damai Semua Agama, Doli Kurnia Dorong Diplomasi Parlemen Cegah Konflik Global

Jumat, 12 Juni 2026 - 00:02
bpjs
Headline

BPJS Kesehatan Boncos Rp2 Triliun Sebulan, DPR Ingatkan JKN Jangan Hidup dari ‘Napas Buatan’

Kamis, 11 Juni 2026 - 20:42

BERITA POPULER

  • Beraksi Puluhan Kali, Pelaku Curanmor di Tambora Diringkus Polisi

    Beraksi Puluhan Kali, Pelaku Curanmor di Tambora Diringkus Polisi

    1231 shares
    Share 492 Tweet 308
  • Koran Indoposco Edisi 10 November 2023

    1470 shares
    Share 588 Tweet 368
  • Diduga Rombongan Caketum HIPMI, 10 Penumpang dari Bangkok Positif Narkoba

    896 shares
    Share 358 Tweet 224
  • Jadi Tulang Punggung Mobilitas Warga, Penyesuaian Tarif TransJakarta Dinilai Rasional

    895 shares
    Share 358 Tweet 224
  • AFF U-19: Indonesia Cukur Timor Leste, Persaingan Puncak Klasemen Makin Panas

    1176 shares
    Share 470 Tweet 294
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.