• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Headline

Laporan Awal Investigasi Air India, Sakelar Bahan Bakar Terputus

Juni Armanto Editor Juni Armanto
Sabtu, 12 Juli 2025 - 16:06
in Headline
india

Penampakan buntut pesawat Air India tersangkut di atas gedung setelah mendarat darurat di pemukiman dekat Bandara Internasional Sardar Vallabhbhai Patel, Kamis (12/6/2025). Foto: Media sosial X /@poin_opini

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Biro Investigasi Kecelakaan Pesawat India (AAIB) mengemukakan, sakelar kontrol bahan bakar untuk mesin pesawat Air India tampaknya terputus tak lama setelah lepas landas. Pesawat Boeing 787 itu mengalami kecelakaan tragis di dekat Bandara Ahmedabad pada 12 Juni 2025.

“Sakelar di kokpit pesawat Boeing 787 Dreamliner yang mengendalikan bahan bakar berpindah ke posisi ‘cutoff’,” kata laporan awal AAIB dilansir dari Sky News, Sabtu (12/7/2025).

BacaJuga:

Menteri P2MI: Kerja Sama dengan Jerman Jadi Tonggak Penting PMI Sektor Formal di Eropa

Rupiah Tertekan, DPR Ingatkan Ancaman Kenaikan Harga dan Kelangkaan Obat

Kemenkeu Kantongi Restu Pagu Rp49,8 Triliun, Purbaya Dorong Penghapusan Silo-Silo Organisasi

Sakelar pemutus bahan bakar mesin 1 dan mesin 2 berpindah dari posisi “run” ke “cutoff”. Dengan jeda waktu perpindahan cukup cepat. Kecelakaan Air India tersebut menewaskan 260 orang, termasuk 19 orang di pemukiman padat penduduk.

“Engine N1 dan N2 (dua jenis putaran poros pada mesin turbin pesawat terbang) mulai menurun dari nilai lepas landas, karena pasokan bahan bakar ke mesin terputus,” ujar otoritas India.

Di dalam kokpot kemudian terjadi kebingungan. Dalam rekaman suara, salah satu pilot terdengar bertanya kepada pilot lainnya mengapa dia “terputus”. Pilot lainnya menjawab bahwa dia tidak melakukannya.

Laporan setebal 15 halaman tersebut tidak mengidentifikasi komentar mana yang dibuat oleh kapten pesawat dan mana yang dibuat oleh perwira pertama. Salah satu pilot membuat panggilan “mayday, mayday, mayday” sesaat sebelum kecelakaan.

Paling sering pergerakan sakelar bahan bakar ke posisi cutoff digunakan mematikan mesin ketika pesawat tiba di gerbang bandara dan dalam situasi darurat. Seperti kebakaran mesin, meskipun kedua tombol tersebut jarang digunakan secara bersamaan.

Laporan tersebut tidak mengindikasikan adanya keadaan darurat yang membutuhkan pemadaman mesin. Juga tidak memberikan kesimpulan tentang bagaimana sakelar-sakelar itu bergerak. (dan)

Tags: air indiajatuhpesawat

Berita Terkait.

Menteri P2MI: Kerja Sama dengan Jerman Jadi Tonggak Penting PMI Sektor Formal di Eropa
Headline

Menteri P2MI: Kerja Sama dengan Jerman Jadi Tonggak Penting PMI Sektor Formal di Eropa

Rabu, 17 Juni 2026 - 11:31
Obat
Headline

Rupiah Tertekan, DPR Ingatkan Ancaman Kenaikan Harga dan Kelangkaan Obat

Selasa, 16 Juni 2026 - 21:05
purbaya
Headline

Kemenkeu Kantongi Restu Pagu Rp49,8 Triliun, Purbaya Dorong Penghapusan Silo-Silo Organisasi

Selasa, 16 Juni 2026 - 10:30
WIHAJI
Headline

Berpikir Kritis, Miliki Literasi Digital Kuat dan Kokoh di Era Digital Tuntutan untuk Gen Z

Selasa, 16 Juni 2026 - 08:21
Students Set Friday Deadline for Government to Respond to Demands After Meeting Gibran
Headline

Students Set Friday Deadline for Government to Respond to Demands After Meeting Gibran

Selasa, 16 Juni 2026 - 00:30
Usai Temui Gibran, Mahasiswa Beri Batas Waktu Realisasi Tuntutan hingga Jumat
Headline

Usai Temui Gibran, Mahasiswa Beri Batas Waktu Realisasi Tuntutan hingga Jumat

Selasa, 16 Juni 2026 - 00:15

BERITA POPULER

  • Hasil Piala Dunia: Qatar Buyarkan Kemenangan Swiss, Brasil Gagal Tumbangkan Maroko

    Hasil Piala Dunia: Qatar Buyarkan Kemenangan Swiss, Brasil Gagal Tumbangkan Maroko

    7123 shares
    Share 2849 Tweet 1781
  • Hantavirus Ramai Dibahas, Benarkah Bisa Jadi Pandemi Baru

    1775 shares
    Share 710 Tweet 444
  • Purbaya Siapkan APBN Hadapi Tantangan Global, Prioritas Nasional Tetap Jalan

    1042 shares
    Share 417 Tweet 261
  • Peringatan Dini BMKG, Jakarta Diguyur Hujan Merata Hari Ini

    993 shares
    Share 397 Tweet 248
  • Jadi Tulang Punggung Mobilitas Warga, Penyesuaian Tarif TransJakarta Dinilai Rasional

    1105 shares
    Share 442 Tweet 276
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.