• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Internasional

Trump Kenakan Indonesia Tarif Impor 32 Persen, Komisi I DPR Harapkan Ruang Negosiasi

Laurens Dami Editor Laurens Dami
Selasa, 8 Juli 2025 - 20:02
in Internasional
dave

Wakil Ketua Komisi I DPR RI Dave Laksono. Foto: Dok DPR

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Wakil Ketua Komisi I DPR RI Dave Laksono berharap ada ruang negosiasi yang bisa dilakukan oleh pemerintah Indonesia dalam menyikapi kebijakan tarif impor 32 persen yang diterapkan oleh Presidem Amerika Serikat Donald Trump.

Menurutnya, kebijakan yang akan dimulai padal 1 Agustus 2025 itu belum sepenuhnya tertutup, termasukdi bidang pertahanan.

BacaJuga:

Trump Resmi Perpanjang Gencatan Senjata AS-Iran Tanpa Batas Waktu

Tuntut AS Bebaskan Kapal Touska, Iran Ingatkan Konsekuensi Besar

Berpacu dengan Waktu, Pakistan Menanti Kepastian Iran terkait Dialog Damai dengan AS

“Masih ada ruang untuk negosiasi ulang, kita ingin meningkatkan alusista (alat utama siatem senjata)-kah, ataukah itu pesawat angkut, atau juga kapal,” kata Dave kepada wartawan di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (8/7/2025).

Anggota DPR RI dari Fraksi Partai Golkar itu juga menyampaikan, banyaknya kebutuhan Indonesia terhadap produk-produk milik AS, sehingga perlunya negosiasi ulang antar kedua negara.

“Banyak kebutuhan-kebutuhan kita yang merupakan produksi asli Amerika,” ujarnya.

Dave juga mengungkap soal adanya lembaga seperti Danantara yang telah membahas peluang investasi langsung di Amerika Serikat sebagai salah satu strategi untuk mempermudah proses produksi dan pengadaan barang kebutuhan domestik Indonesia.

“Ada juga, Danantara juga sudah membahas untuk kemungkinan investasi di sana untuk mempermudah produksi dan pembelian barang kebutuhan domestik kita dari sana,” ucapnya.

Kendati kebijakan Trump tersebut bakal berpengaruh terhadap sektor industri Indonesia, Dave optimistis, Presiden Prabowo Subianto telah mengantisipasi kebijakan AS.

Ia menilai, langkah-langkah strategis Presiden dalam memperkuat ketahanan ekonomi nasional dengan memperluas kerja sama internasional ke berbagai pihak bakal menjadi modal penting untuk menghadapi kebijakan AS.

“Sekarang Presiden sudah memiliki langkah-langkahnya dengan membangun kerjasama dengan OECD, juga dengan BRICS, terus membuka pangsa pasar baru,” ujarnya.

“Sehingga tidak sepenuhnya kita bergantung pada satu sisi, tapi kita juga bisa memasuki pasar-pasar baru untuk kita bisa menggunakan kapasitas kita,” pungkas Dave.

Seperti diketahui, Presiden AS Doland Trump telah mengirimkan surat kepada sejumlah pemimpin negara, termasuk Presiden RI Prabowo Subianto terkait pemberlakuan tarif impor AS yang berlaku mulai 1 Agustus 2025.

“Mulai tanggal 1 Agustus 2025, kami akan memberlakukan tarif sebesar 32 persen untuk semua produk Indonesia yang dikirim ke Amerika Serikat, terpisah dari semua tarif sektoral,” tulis Donald Trump dalam surat yang diunggah dalam media sosial Truth Social miliknya.

“Barang yang dikirim ulang untuk menghindari Tarif yang lebih tinggi akan dikenakan Tarif yang lebih tinggi tersebut. Harap dipahami bahwa angka 32 persen tersebut jauh lebih kecil daripada yang dibutuhkan untuk menghilangkan kesenjangan defisit perdagangan yang kami miliki dengan negara Anda,” demikian isi surat tersebut. (dil)

Tags: Donald TrumpKomisi I DPRtarif impor

Berita Terkait.

Trump
Internasional

Trump Resmi Perpanjang Gencatan Senjata AS-Iran Tanpa Batas Waktu

Rabu, 22 April 2026 - 09:44
Tuntut AS Bebaskan Kapal Touska, Iran Ingatkan Konsekuensi Besar
Internasional

Tuntut AS Bebaskan Kapal Touska, Iran Ingatkan Konsekuensi Besar

Rabu, 22 April 2026 - 00:31
Berpacu dengan Waktu, Pakistan Menanti Kepastian Iran terkait Dialog Damai dengan AS
Internasional

Berpacu dengan Waktu, Pakistan Menanti Kepastian Iran terkait Dialog Damai dengan AS

Selasa, 21 April 2026 - 23:49
Arogan! Trump Ancam Gempur Iran di Tengah Rapuhnya Upaya DiplomasiI
Internasional

Arogan! Trump Ancam Gempur Iran di Tengah Rapuhnya Upaya DiplomasiI

Selasa, 21 April 2026 - 23:21
bagher
Internasional

Iran Kecam Diplomasi Paksa Trump: Negosiasi Bukan Berarti Penyerahan Diri

Selasa, 21 April 2026 - 09:38
Tak Hanya Jadi Penonton, Alumni PMII Harus Berikan Manfaat Nyata bagi Masyarakat 
Internasional

Rusia Desak AS-Iran Lanjutkan Dialog demi Stabilitas Global

Senin, 20 April 2026 - 23:59

BERITA POPULER

  • pemain-Semen-Padang

    Semen Padang vs Persijap: Krisis Pemain, Kedalaman Skuad Kabau Sirah Diuji

    1272 shares
    Share 509 Tweet 318
  • Isu Lengser hingga Gibran Diseret, Pengamat Buka Peta Ancaman Prabowo

    896 shares
    Share 358 Tweet 224
  • Ragam Busana Adat Daerah Warnai Kemeriahan Peringatan Hari Kartini 2026 di Permatahati

    763 shares
    Share 305 Tweet 191
  • Industri Sawit Perkuat Komitmen Keberlanjutan, Sinergi dengan BPDP Diperkuat

    758 shares
    Share 303 Tweet 190
  • Catat Tanggalnya! Dividen BBRI Rp52,1 Triliun Siap Dibagikan untuk Pemegang Saham

    735 shares
    Share 294 Tweet 184
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.