• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Nusantara

Taman Safari Bogor Berpartisipasi dalam Translokasi Bersejarah untuk Badak Langka

Folber Siallagan Editor Folber Siallagan
Sabtu, 5 Juli 2025 - 20:36
in Nusantara
Evakuasi
Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Hanya tersisa 76 ekor di dunia. Angka yang menyayat hati sekaligus membakar semangat para konservasionis. Badak Jawa (Rhinoceros sondaicus), spesies langka yang hanya bisa ditemukan di Indonesia, kini mendapat harapan baru melalui persiapan program translokasi yang sedang berlangsung di Taman Nasional Ujung Kulon, Banten.

Penting untuk diketahui bahwa kegiatan yang dilakukan pada Juni 2025 ini masih dalam tahap persiapan intensif menuju translokasi badak Jawa. Proses translokasi sesungguhnya belum dilaksanakan, namun setiap langkah persiapan ini merupakan fondasi krusial yang akan meneentukan keberhasilan misi penyelamatan badak terakhir di dunia.

BacaJuga:

Gunung Bromo Terbakar, Luas Lahan Terdampak Capai 60 Hektare

Update Gempa Pangandaran M 5,3, Getaran Susulan Berulang Hingga Pagi Ini

Riset Turun ke Lapangan, Bomberay-Tomage Jadi Titik Awal Rekomendasi Pembangunan Berkelanjutan

Misi Persiapan Dimulai: Pemindahan Kandang Angkut ke Ujung Kulon

Pada 2-3 Juni 2025, sebuah tahap persiapan penting dimulai. Tim gabungan yang terdiri dari berbagai institusi, termasuk Taman Safari Bogor, melakukan pemindahan kandang angkut badak menuju lokasi yang akan menjadi tempat translokasi di Taman Nasional Ujung Kulon. Prosesnya tidaklah mudah – kandang harus dibongkar sebagian, diangkut menggunakan truk dan derek, bahkan menggunakan sampan untuk mencapai lokasi yang terpencil.

“Setiap detail sangat penting dalam persiapan ini. Kandang angkut bukan sekadar alat transportasi, melainkan ‘rumah sementara’ yang akan menentukan keselamatan badak selama proses translokasi nanti,” jelas salah satu anggota tim di lapangan.

Sesampainya di lokasi, kandang dirakit ulang dengan teliti sebagai bagian dari persiapan. Tim melakukan pengecekan menyeluruh terhadap kekuatan dan keamanan kandang untuk memastikan tidak ada yang terlewat. Keselamatan badak adalah prioritas utama yang tidak bisa dikompromikan ketika translokasi sesungguhnya dilakukan.

Persiapan Matang: Kolaborasi Tim Ahli Internasional

Pada 4-6 Juni 2025, tahap persiapan memasuki fase yang lebih intensif. Tim medis dan para ahli dari berbagai institusi berkumpul untuk melakukan serangkaian persiapan krusial, termasuk:

Sharing Pengetahuan Veteriner dan Ethical Assessment (ETHAS)

Tim yang terdiri dari Direktorat Konservasi Spesies & Genetik Kementerian Kehutanan, Balai Taman Nasional Ujung Kulon, Yayasan Badak Indonesia, Universitas IPB, Leibniz-IZW Jerman, Universitas Padua-Italia, Taman Safari Bogor, dan ALeRT Indonesia melakukan diskusi mendalam tentang aspek medis dan etika dalam translokasi badak.

Finalisasi Kebutuhan Teknis dan Medis

Setiap aspek teknis dan medis dievaluasi untuk mendukung proses translokasi, baik di lokasi translokasi maupun di kandang perawatan yang ada di Javan Rhino Study and Conservation Area (JRSCA).

Peran Vital Taman Safari Bogor: Dokter Hewan Berpengalaman Turut Serta

Taman Safari Bogor mengirimkan dua dokter hewan berpengalaman, drh. Dita, drh. Bongot & drh.Dito, untuk turut serta dalam misi bersejarah ini. Kehadiran mereka membawa keahlian dan pengalaman bertahun-tahun dalam penanganan mamalia besar, khususnya badak.

drh.Dita mengungkapkan perasaannya, “Ini adalah momen persiapan yang sangat bersejarah dan mengharukan bagi kami. Sebagai dokter hewan yang telah bertahun-tahun menangani badak, saya merasakan campuran bangga, haru, dan harapan besar. Badak Jawa adalah warisan dunia yang hanya Indonesia miliki. Setiap langkah dalam persiapan translokasi ini adalah upaya nyata untuk memberikan masa depan yang lebih baik bagi spesies langka ini. Kami berharap ketika translokasi sesungguhnya dilakukan, program ini dapat meningkatkan peluang reproduksi dan memperluas habitat badak, sehingga populasi mereka dapat pulih dari ambang kepunahan.”

Mengapa Translokasi Badak Jawa Sangat Penting?

Dengan hanya 76 ekor yang tersisa di dunia dan semuanya berada di satu lokasi, badak Jawa sangat rentan punah jika terjadi bencana alam atau wabah penyakit. Translokasi menjadi solusi penting untuk menyebarkan risiko dengan memindahkan sebagian badak ke habitat baru. Program ini juga membuka peluang perkawinan yang lebih beragam sehingga mengurangi kawin sedarah, sekaligus memberikan ruang hidup yang lebih luas untuk mengurangi persaingan makanan dan wilayah. Dengan demikian, translokasi adalah kunci untuk menyelamatkan badak Jawa dari kepunahan total.

Harapan Baru untuk Konservasi Satwa Indonesia

Persiapan translokasi badak Jawa ini bukan hanya tentang memindahkan hewan dari satu tempat ke tempat lain. Ini adalah simbolisasi komitmen Indonesia dalam melestarikan kekayaan biodiversitas yang tidak ternilai harganya.

Kolaborasi antara institusi dalam dan luar negeri menunjukkan bahwa konservasi adalah tanggung jawab bersama. Setiap langkah persiapan dilakukan dengan seksama, mulai dari aspek teknis, medis, hingga etika, untuk memastikan kesejahteraan badak ketika translokasi sesungguhnya dilaksanakan ketika translokasi sesungguhnya dilaksanakan.

Badak Jawa: Hanya Indonesia yang Punya.

Frasa “Badak jawa hanya Indonesia yang punya” bukan sekadar slogan, melainkan reminder akan tanggung jawab besar yang dipikul bangsa ini. Sebagai satu-satunya negara di dunia yang masih memiliki badak Jawa, Indonesia memiliki kewajiban moral untuk memastikan spesies ini tidak punah di tangan generasi kita.

untuk memastikan spesies ini tidak punah di tangan generasi kita.
Melalui partisipasi aktif Taman Safari Bogor dan institusi lainnya dalam tahap persiapan ini, harapan untuk melihat populasi badak Jawa pulih kembali semakin nyata. Setiap langkah persiapan yang matang akan menjadi fondasi kesuksesan translokasi yang akan datang, membawa satu langkah lebih dekat menuju masa depan yang lebih cerah bagi spesies langka ini.

Mari bersama-sama mendukung upaya konservasi badak Jawa. Karena ketika spesies terakhir di dunia mendapat kesempatan kedua, itu adalah kesempatan bagi kita semua untuk membuktikan bahwa manusia dapat menjadi pelindung, bukan perusak alam. (adv)

Tags: badak jawaindonesiaTaman Safari Bogor

Berita Terkait.

Gunung Bromo Terbakar, Luas Lahan Terdampak Capai 60 Hektare
Nusantara

Gunung Bromo Terbakar, Luas Lahan Terdampak Capai 60 Hektare

Kamis, 6 Agustus 2026 - 09:21
Update Gempa Pangandaran M 5,3, Getaran Susulan Berulang Hingga Pagi Ini
Nusantara

Update Gempa Pangandaran M 5,3, Getaran Susulan Berulang Hingga Pagi Ini

Kamis, 6 Agustus 2026 - 08:15
Riset Turun ke Lapangan, Bomberay-Tomage Jadi Titik Awal Rekomendasi Pembangunan Berkelanjutan
Nusantara

Riset Turun ke Lapangan, Bomberay-Tomage Jadi Titik Awal Rekomendasi Pembangunan Berkelanjutan

Rabu, 5 Agustus 2026 - 23:33
Ground-Breaking
Nusantara

Groundbreaking Kantor DPD RI Banten, Ketua: Perkuat Jalur Aspirasi Daerah ke Pusat

Rabu, 5 Agustus 2026 - 16:26
Rotan
Nusantara

Bea Cukai Gagalkan Penyelundupan 99,5 Ton Rotan Ilegal, Lindungi Industri Mebel dan UMKM Nasional

Rabu, 5 Agustus 2026 - 15:05
bc
Nusantara

Bea Cukai dan Satgaspam Lanudal Juanda Gagalkan Penyelundupan Narkotika Melalui Bandara Juanda

Rabu, 5 Agustus 2026 - 09:48

BERITA POPULER

  • Jasad

    Kasus Pembunuhan Satpam Waduk Jatiluhur, DPR Tekankan Keadilan dan Perlindungan Keluarga Korban

    2110 shares
    Share 844 Tweet 528
  • Erick Thohir Angkat Suara Soal John Herdman Usai Indonesia Dibekuk Vietnam

    1792 shares
    Share 717 Tweet 448
  • PSSI Ubah Haluan Piala Presiden, Turnamen Kini Diproyeksikan untuk Timnas

    1662 shares
    Share 665 Tweet 416
  • Industri Sawit Nasional Miliki Fondasi Kuat dalam Keselamatan dan Kesehatan Kerja

    2540 shares
    Share 1016 Tweet 635
  • Mutasi Besar Polri: 146 Perwira Pati dan Pamen Berganti Jabatan

    1154 shares
    Share 462 Tweet 289
Champions
Olahraga

Pimpin Revolusi Spanyol Rebut Piala Dunia Kedua, Rodri: Kami Mampu Kendalikan Semua Laga

Editor Nelly Marinda Situmorang
Selasa, 21 Juli 2026 - 12:24

INDOPOSCO.ID - Spanyol tidak hanya mengangkat Trofi Piala Dunia 2026. La Roja juga mengirim pesan tegas kepada dunia bahwa dominasi...

SelengkapnyaDetails
Messi

Messi Usai Final Piala Dunia 2026: Butuh Waktu Sembuhkan Luka Ini

Selasa, 21 Juli 2026 - 11:13
Tak Hanya Juara, 3 Penghargaan Individu Piala Dunia 2026 Turut Diborong Spanyol

Tak Hanya Juara, 3 Penghargaan Individu Piala Dunia 2026 Turut Diborong Spanyol

Senin, 20 Juli 2026 - 11:39
Scaloni Legawa Argentina Tumbang di Final: Kami Kalah dengan Kepala Tegak

Scaloni Legawa Argentina Tumbang di Final: Kami Kalah dengan Kepala Tegak

Senin, 20 Juli 2026 - 11:00
Scaloni Isyaratkan Mundur Usai Argentina Gagal Pertahankan Gelar Piala Dunia

Scaloni Isyaratkan Mundur Usai Argentina Gagal Pertahankan Gelar Piala Dunia

Senin, 20 Juli 2026 - 09:32
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.