• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Daerah

Plt Kepala Dindikbud Banten Bantah Soal Pernyataan “Warga Tangerang Kampungan”

Laurens Dami Editor Laurens Dami
Kamis, 19 Juni 2025 - 10:10
in Daerah
lukman

Plt Kepala Dindikbud Banten Dr. Lukman, M.Pd. Foto: Yasril/INDOPOSCO.ID

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dindikbud) Provinsi Banten Dr. Lukman, M.Pd menegaskan pihaknya tidak pernah mengeluarkan pernyataan “warga Tangerang kampungan” ketika diwawancara sejumlah media di Kota Tangerang, Jumat (13/6/2025) lalu.

Lukman mengaku kaget ketika membaca sejumlah media online yang memelintir pernyataannya usai acara “Sosialisasi Program Sekolah Gratis untuk SMA, SMK, SKh di Provinsi Banten dan Peluncuran Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) pada SMAN, SMKN dan SKhN di Provinsi Banten Tahun Ajaran 2025/2026 serta Peluncuran Sistem Pola Pengelolaan Keuangan Badan Layanan Umum Daerah (PPK BLUD) SMKN 3 Tangerang” di Kota Tangerang, Jumat (13/6/2025).

BacaJuga:

Hilirisasi Perkebunan, Kunci UKMK Dongkrak Nilai Tambah dan Daya Saing

Pendidikan Pascabencana Sumatera: 3.132 Sekolah Sudah Dibangun, Rp5,6 Triliun Disalurkan

Identitas ABK KM Arupadhatu 1 Terungkap, Gubernur Banten Kawal Pemulangan Jenazah

“Saya tegaskan bahwa saya tidak pernah mengeluarkan pernyataan yang menyinggung warga seperti itu. Mungkin ada yang salah memahami pernyataan saya sehingga pada akhirnya menimbulkan polemik,” ujar Lukman, Rabu (18/6/2025).

Lukman menjelaskan kronologi pihaknya ditanya oleh sejumlah awak media terkait banyaknya warga Kota Tangerang yang antre di Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) untuk mengurus legalisir kartu keluarga (KK) dan akte kelahiran anak menjelang mulainya SPMB.

“Awalnya, sejumlah awak media bertanya ke Plh Sekda Banten Deden Apriandhi. Lalu, saya kemudian dipanggil oleh Plh Sekda untuk menjelaskan terkait fenomena antrenya warga Kota Tangerang di Disdukcapil,” ungkapnya.

“Saya sampaikan bahwa sekarang kita menggunakan sistem digital, KK digital dan akte kelahiran digital. Jadi tidak perlu lagi legalisir, cukup menggunakan barcode. Mungkin di daerah-daerah tertentu, yang masih menggunakan KK dan akte kelahiran yang lama, harus menggunakan legalisir. Mungkin di daerah-daerah perkampungan. Saya sedikit pun tidak menyebut kalimat ‘warga Tangerang kampungan.’ Pernyataan saya dipelintir,” tandasnya.

Lukman menegaskan pihaknya selalu berhati-hati dalam mengeluarkan pernyataan dan tidak mau menyinggung siapa pun.

“Saya juga orang kampung. Saya tidak mau menyampaikan kata seperti itu (kampungan, red). Saya menyampaikan pernyataan kepada awak media dengan penuh kehati-hatian, tidak ingin menyinggung perasaan masyarakat. Apalagi sifatnya personal, saya tidak ingin menyinggung itu,” tegasnya.

Untuk diketahui, sejumlah pihak di antaranya aktivis LSM dan kelompok mahasiswa mengecam pernyataan Plt Kepala Dindikbud Banten Dr. Lukman, M.Pd. Kecaman itu disampaikan setelah munculnya pemberitaan di sejumlah media online yang tersebar di sejumlah platform media sosial (medsos).

Bahkan, sejumlah mahasiswa yang tergabung dalam organisasi Ikatan Mahasiswa Muslim (IMM) Tangerang melakukan aksi unjuk rasa di depan pintu gerbang Kawasan Pusat Pemerintahan Provinsi Banten (KP3B) di Kecamatan Curug, Kota Serang, Rabu (18/6/2025). Mereka mendesak agar Plt Kepala Dindikbud Banten meminta maaf kepada warga Kota Tangerang.

“Bagi saya kritik dan aksi unjuk rasa itu adalah bagian dari demokrasi. Saya tidak antikritik. Namun, saya perlu tegaskan sekali lagi, saya tidak pernah menyampaikan pernyataan seperti itu (warga Tangerang kampungan, red). Kendati saya merasa tidak pernah menyampaikan pernyataan seperti itu, sebagai manusia saya tetap menyampaikan permohonan maaf sebesar-sebesarnya kepada masyarakat Kota Tangerang kalau ada yang salah memahami pernyataan saya,” pungkasnya. (yas)

Tags: PernyataanPlt Kepala Dindikbud BantenWarga Tangerang Kampungan

Berita Terkait.

umk
Daerah

Hilirisasi Perkebunan, Kunci UKMK Dongkrak Nilai Tambah dan Daya Saing

Kamis, 24 September 2026 - 01:11
abdul
Daerah

Pendidikan Pascabencana Sumatera: 3.132 Sekolah Sudah Dibangun, Rp5,6 Triliun Disalurkan

Rabu, 23 September 2026 - 23:23
soni
Daerah

Identitas ABK KM Arupadhatu 1 Terungkap, Gubernur Banten Kawal Pemulangan Jenazah

Rabu, 23 September 2026 - 22:02
bc3
Daerah

Bea Cukai Ngurah Rai Hadirkan Customs Payment Point sebagai Pembayaran Penerimaan Negara yang Lebih Transparan

Rabu, 23 September 2026 - 17:17
bc2
Daerah

Tim Gabungan di Bandara Juanda Gagalkan Penyelundupan 48.800 Benih Bening Lobster Senilai Rp6,13 Miliar

Rabu, 23 September 2026 - 16:26
bc
Daerah

Bea Cukai Malang Amankan 61.400 Batang Rokok Ilegal di Jalur Ekspedisi Kereta Api

Rabu, 23 September 2026 - 15:53

OLAHRAGA

tpkk
Olahraga

Tri Tito Karnavian Dorong Olahraga Jadi Kebiasaan Keluarga Menuju Indonesia Emas 2045

Editor Dilianto
Rabu, 23 September 2026 - 21:11

INDOPOSCO.ID – Ketua Umum (Ketum) Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) yang sekaligus Ketua Umum Pengurus Pusat Persatuan...

SelengkapnyaDetails
Ucapan “Pendatang” untuk Shin Tae-yong Berujung Laporan, Persija Serahkan ke Komdis PSSI

Ucapan “Pendatang” untuk Shin Tae-yong Berujung Laporan, Persija Serahkan ke Komdis PSSI

Rabu, 23 September 2026 - 12:45
5 Pilar Macan Kemayoran Gabung Timnas di FIFA ASEAN Cup, Manajer Persija Titip Pesan

5 Pilar Macan Kemayoran Gabung Timnas di FIFA ASEAN Cup, Manajer Persija Titip Pesan

Rabu, 23 September 2026 - 09:46
FIFA ASEAN Cup 2026: Dony Tri dan Yakob Sayuri Absen, Skuad Garuda Panggil Shayne-Rizky Eka

FIFA ASEAN Cup 2026: Dony Tri dan Yakob Sayuri Absen, Skuad Garuda Panggil Shayne-Rizky Eka

Rabu, 23 September 2026 - 08:34
ole

21 Pemain Timnas Indonesia Tiba di Jakarta Jelang FIFA ASEAN Cup, 2 Nama Siap Debut

Selasa, 22 September 2026 - 08:53

BERITA POPULER

  • sudaryono

    Tuding Guru dan Media ‘Goreng’ Isu Keracunan MBG, Kepala BGN Didesak Mundur

    5542 shares
    Share 2217 Tweet 1386
  • Kemendiktisaintek Siapkan Rp 2 Triliun Lebih untuk Dana Riset

    1024 shares
    Share 410 Tweet 256
  • Kementerian ATR/BPN Tancap Gas Kejar Target Sertipikasi 3 Juta Bidang Tanah MBR di 2027

    968 shares
    Share 387 Tweet 242
  • Pasca-OTT KPK, Pegawai ATR/BPN Syok dan Buka Suara Soal ‘Struktur Bayangan’

    944 shares
    Share 378 Tweet 236
  • Pelayanan Pertanahan di Kabupaten Bogor Tetap Berjalan Pascapenangkapan Kepala BPN

    871 shares
    Share 348 Tweet 218
    Go to the Customizer > JNews : Social, Like & View > Instagram Feed Setting, to connect your Instagram account.

Verifikasi Dewan Pers

Status Verifikasi Dewan Pers : Administratif dan faktual dengan nomor sertifikat 1132/DP-Verifikasi/K/X/2023
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.