• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Nasional

Dorong Pertumbuhan Ekonomi Lewat Pengembangan Riset dari Lingkungan Kampus

Ali Rachman Editor Ali Rachman
Sabtu, 14 Juni 2025 - 18:26
in Nasional
Kemendiktisaintek

Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Mendiktisaintek) Brian Yuliarto. Foto: Dokumen Kemendiktisaintek

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Perguruan tinggi harus menjadi sebagai sumber penelitian dan inovasi industri. Ini banyak ditemukan di negara-negara berpenghasilan tinggi.

Pernyataan tersebut diungkapkan Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Mendiktisaintek) Brian Yuliarto dalam keterangan, Sabtu (14/6/2025).

BacaJuga:

Kemendikdasmen Pastikan SPMB Jadi Akses Anak Usia Sekolah Peroleh Pendidikan

Komisi II DPR Dorong Pengelolaan Perbatasan Berbasis Keamanan dan Kesejahteraan Masyarakat

Serahkan Sertipikat Hak Pakai untuk Lemhannas RI, Menteri Nusron: Perkuat Kepastian Hukum Aset Negara

Brian mengatakan, tidak ada bangsa yang bisa mendorong pertumbuhan ekonomi tanpa industri yang kuat. Dan industri tidak akan tumbuh tanpa riset dan Sumber Daya Manusia (SDM) unggul dari perguruan tinggi.

Brian menyampaikan sejumlah indikator terkait pembangunan manusia sesuai arahan Presiden dan Wakil Presiden Republik Indonesia (RI) menuju visi Indonesia Emas 2045.

Di antaranya, lanjut Brian, meningkatkan pendapatan per kapita menjadi sama dengan negara berpenghasilan tinggi, menurunkan jumlah masyarakat miskin secara signifikan, meningkatkan kepemimpinan dan pengaruh dunia internasional, serta meningkatkan daya saing SDM.

“Ini relevan dengan bagaimana kita bisa mengadopsi sains dan teknologi untuk meningkatkan sektor ekonomi di negara kita,” jelas Brian.

Brian menjelaskan, sejak 2000 lalu pertumbuhan ekonomi terbesar didorong oleh inovasi dan teknologi. Untuk itu dibutuhkan rencana strategis dengan kolaborasi intensif bersama industri dan perguruan tinggi untuk mewujudkan pertumbuhan ekonomi di atas angka 8 persen.

“Sumber pertumbuhan ekonomi di negara berpenghasilan tinggi seperti Jepang, Korea Selatan, dan Tiongkok berasal dari penelitian dan inovasi yang dilakukan di perguruan tinggi,” ungkapnya.

“Contohnya, Samsung Electronics dari Seoul National University, serta Mitsubishi dari University of Tokyo,” sambungnya.

Ia menekankan bahwa pemerintah daerah perlu juga mengikutsertakan para ahli dari perguruan tinggi setempat untuk meningkatkan kinerja daerah. Hal ini juga dapat meningkatkan peran peneliti sesuai kemampuan mereka.

Diketahui berdasarkan data dari World Development Report 2024 menunjukkan bahwa Indonesia masih harus meningkatkan kapasitas risetnya sebanyak sekitar 10 kali lipat, yakni menyediakan sekitar 4.000 peneliti untuk setiap 1 juta masyarakat, supaya bisa setara dengan kapasitas riset negara berpenghasilan tinggi.

“Keadaan negara sangat tergantung dengan bagaimana kita bisa memahami dan menciptakan sains dan teknologi untuk masyarakat kita,” katanya.

“Semua ini terkait riset, inovasi, dan bagaimana kita menghasilkan SDM bermutu tinggi,” imbuh Brian. (nas)

Tags: kampusKemendiktisaintekPerguruan TinggiPertumbuhan Ekonomiriset

Berita Terkait.

gogot
Nasional

Kemendikdasmen Pastikan SPMB Jadi Akses Anak Usia Sekolah Peroleh Pendidikan

Kamis, 21 Mei 2026 - 20:25
Komisi II DPR Dorong Pengelolaan Perbatasan Berbasis Keamanan dan Kesejahteraan Masyarakat
Nasional

Komisi II DPR Dorong Pengelolaan Perbatasan Berbasis Keamanan dan Kesejahteraan Masyarakat

Kamis, 21 Mei 2026 - 18:44
Serahkan Sertipikat Hak Pakai untuk Lemhannas RI, Menteri Nusron: Perkuat Kepastian Hukum Aset Negara
Nasional

Serahkan Sertipikat Hak Pakai untuk Lemhannas RI, Menteri Nusron: Perkuat Kepastian Hukum Aset Negara

Kamis, 21 Mei 2026 - 18:24
Prabowo Hormati Oposisi, Komisi II: Bukti Kepemimpinan Demokratis dan Negarawan
Nasional

Prabowo Hormati Oposisi, Komisi II: Bukti Kepemimpinan Demokratis dan Negarawan

Kamis, 21 Mei 2026 - 18:14
Berikan Kepastian Hukum Jemaah Haji, Timwas DPR Minta Kajian Ulama dan Pemerintah Disegerakan
Nasional

Berikan Kepastian Hukum Jemaah Haji, Timwas DPR Minta Kajian Ulama dan Pemerintah Disegerakan

Kamis, 21 Mei 2026 - 16:45
Serahkan Sertipikat Hak Pakai untuk Lemhannas RI, Menteri Nusron: Perkuat Kepastian Hukum Aset Negara
Nasional

Usulan AS soal Hercules di Bandara Kertajati Tuai Perhatian, DPR Bicara Risiko Strategis

Kamis, 21 Mei 2026 - 16:35

BERITA POPULER

  • kai

    Libur Panjang Kenaikan Yesus Kristus: Lebih dari 504 Ribu Tiket Kereta Api Ludes

    2824 shares
    Share 1130 Tweet 706
  • Didominasi Berawan, Waspadai Potensi Hujan di Sebagian Wilayah Jaksel dan Jaktim

    1203 shares
    Share 481 Tweet 301
  • Diduga Terlibat Kasus Narkoba, Kasat Narkoba Polres Kukar Ditangkap Polda Kaltim

    805 shares
    Share 322 Tweet 201
  • Prakiraan Cuaca di Jakarta, Waspadai Potensi Hujan di Jaksel dan Jaktim Hari Ini

    1238 shares
    Share 495 Tweet 310
  • IPA Convex 2026, Momentum Besar Industri Migas Menjawab Ancaman Krisis Energi

    827 shares
    Share 331 Tweet 207
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.