• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Nasional

Dongkrak Pertumbuhan Ekonomi, Ditjen Imigrasi Sederhanakan Klasifikasi Visa

Sumber Ginting Editor Sumber Ginting
Jumat, 13 Juni 2025 - 20:52
in Nasional
Yuldi-Yusman

Plt. Dirjen Imigrasi, Yuldi Yusman (tengah) Foto: Istimewa.

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Direktorat Jenderal (Ditjen) Imigrasi Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan (Kemen Imipas) menyederhanakan klasifikasi visa Indonesia dari sebelumnya 133 menjadi 110 indeks.

Pelaksana Tugas (Plt.) Direktur Jenderal (Dirjen) Imigrasi, Yuldi Yusman, menegaskan bahwa penyederhanaan visa dilakukan usai evaluasi menyeluruh terhadap kebutuhan pemohon.

BacaJuga:

Pertamina Bawa Energi Surya ke Laut, Emisi Kapal Turun 79 Ton per Tahun

Menteri PANRB Dorong ASN BerAKHLAK dan Adaptif Hadapi Tantangan Birokrasi Masa Depan

Notarace 2026, INI Padukan Olahraga dan Penguatan Wawasan Profesi Notaris

Langkah ini sekaligus untuk meningkatkan pelayanan keimigrasian yang lebih adaptif terhadap dinamika global dan mendorong pertumbuhan ekonomi nasional serta sejalan dengan visi-misi Presiden Prabowo.

“Salah satu terobosan penting adalah kehadiran visa indeks C7C untuk kegiatan seni, budaya, dan keterampilan non-musik,” kata Yuldi dalam keterangan diterima pada Jumat (13/6/2025).

“Visa ini memungkinkan warga negara asing (WNA) tampil di Indonesia, seperti pertunjukan sulap, jumpa fans, hingga demo masak di TV,” imbuhnya.

Menurutnya, kemudahan juga diberikan bagi WNA dari negara subyek bebas visa dengan pengenalan indeks A1.

“Visa ini mencakup kunjungan wisata, bisnis, dan pengobatan jangka pendek, dan menyatukan kategori yang sebelumnya terpisah,” ujarnya.

Sementara itu, WNA yang menggunakan Visa on Arrival (VoA) kini cukup mengajukan indeks B1 untuk tujuan serupa, berlaku selama 30 hari dan bisa diperpanjang.

Untuk mendukung pembangunan Ibu Kota Nusantara (IKN), Imigrasi meluncurkan visa indeks E28F bagi investor asing, serta E28G bagi mereka yang menjadi wakil perusahaan induk di Indonesia.

“Tak hanya itu, visa kerja turut disederhanakan secara signifikan. Dari 31 jenis sebelumnya, kini hanya ada enam,” jelasnya.

Terpisah, Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan, Agus Andrianto menyatakan visa untuk tenaga kerja ahli asing yang semula tersebar dalam 20 indeks kini disatukan menjadi indeks E23.

Dua indeks baru, E23U dan E23V, juga diperkenalkan untuk pemohon dari lembaga non-perusahaan.

“Kami ingin memastikan layanan keimigrasian Indonesia mampu menjawab kebutuhan global sekaligus memberikan kemudahan bagi masyarakat internasional untuk beraktivitas secara sah di Indonesia,” ucapnya. (fer)

Tags: ditjen imigrasivisaWNA

Berita Terkait.

pertamina
Nasional

Pertamina Bawa Energi Surya ke Laut, Emisi Kapal Turun 79 Ton per Tahun

Senin, 15 Juni 2026 - 04:44
rini
Nasional

Menteri PANRB Dorong ASN BerAKHLAK dan Adaptif Hadapi Tantangan Birokrasi Masa Depan

Senin, 15 Juni 2026 - 02:02
irfan
Nasional

Notarace 2026, INI Padukan Olahraga dan Penguatan Wawasan Profesi Notaris

Minggu, 14 Juni 2026 - 23:23
komdigi
Nasional

Internet Bak Pisau Bermata Dua, Menkomdigi Ajak Komunitas Muda Bangun Ruang Digital Positif

Minggu, 14 Juni 2026 - 22:02
Menteri PANRB Dorong MPP Jadi Pusat Solusi Layanan Publik, Bukan Sekadar Kumpulan Loket
Nasional

Menteri PANRB Dorong MPP Jadi Pusat Solusi Layanan Publik, Bukan Sekadar Kumpulan Loket

Minggu, 14 Juni 2026 - 17:05
Soroti Kasus Keluarga Jokowi, Sobary Sebut Pendekatan Hensa Terjebak “Tragedi Sisyphus
Nasional

Menangkap Pergeseran Dunia

Minggu, 14 Juni 2026 - 12:06

BERITA POPULER

  • Hasil Piala Dunia: Qatar Buyarkan Kemenangan Swiss, Brasil Gagal Tumbangkan Maroko

    Hasil Piala Dunia: Qatar Buyarkan Kemenangan Swiss, Brasil Gagal Tumbangkan Maroko

    5305 shares
    Share 2122 Tweet 1326
  • Hantavirus Ramai Dibahas, Benarkah Bisa Jadi Pandemi Baru

    1539 shares
    Share 616 Tweet 385
  • Jadi Tulang Punggung Mobilitas Warga, Penyesuaian Tarif TransJakarta Dinilai Rasional

    989 shares
    Share 396 Tweet 247
  • Diduga Rombongan Caketum HIPMI, 10 Penumpang dari Bangkok Positif Narkoba

    906 shares
    Share 362 Tweet 227
  • Koran Indoposco Edisi 10 November 2023

    1542 shares
    Share 617 Tweet 386
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.