• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Megapolitan

Proyek CCTV Dinilai Boros dan Tak Pro Rakyat, Pengamat: Proyek itu Titipan Siapa?

Juni Armanto Editor Juni Armanto
Sabtu, 31 Mei 2025 - 19:24
in Megapolitan
Trubus Rahardiansyah

Pengamat Kebijakan Publik, Trubus Rahardiansyah. Foto: Istimewa

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Rencana penambahan kamera pengawas atau Closed Circuit Television (CCTV) di sejumlah titik Kota Jakarta menuai kritik.

Pengamat Kebijakan Publik, Trubus Rahardiansyah, menilai program tersebut bukan prioritas mendesak, dan justru berpotensi memboroskan anggaran daerah.

BacaJuga:

Tak Hanya Pembuang, Pemprov DKI Tindak Seluruh Rantai Sampah Ilegal di Kampung Dukuh

Penemuan Senjata hingga Narkoba di Sekolah Swasta Jaksel, Kuasa Hukum Minta Usut Tuntas

Polisi Selidiki Temuan Senjata Api di Yayasan Sekolah Swasta Jaksel

“CCTV itu nggak perlu banget ditambah-tambahin. Manfaatkan saja yang sudah ada,” kata Trubus saat dihubungi, Sabtu (31/5/2025).

Menurutnya, justru yang jauh lebih urgen saat ini adalah perbaikan sanitasi dan sistem drainase.

“Itu yang benar-benar menyentuh kebutuhan dasar warga Jakarta,” ujarnya.

Lanjut Trubus, ketimbang sibuk menambah perangkat elektronik yang mahal dan belum tentu efektif, Gubernur Pramono seharusnya memaksimalkan sistem keamanan lingkungan (siskamling) yang melibatkan partisipasi aktif warga.

Ia menyebut, pendekatan berbasis masyarakat jauh lebih efisien dan membangun solidaritas sosial.

“Gubernur Pramono harus berani optimalkan kembali siskamling. Ini bukan hanya soal keamanan, tapi juga memberdayakan masyarakat untuk terlibat langsung. Selama ini belum terlihat keseriusan ke arah sana,” tandasnya.

Tak hanya itu, ia juga menyinggung soal ketidakjelasan nasib lowongan kerja yang sempat dibuka Pemerintah Provinsi Jakarta beberapa waktu lalu.

Trubus mendorong agar Gubernur Pramono lebih transparan dan fokus menyelesaikan hal-hal yang berkaitan langsung dengan kesejahteraan warga.

“Daripada menambah CCTV yang anggarannya tidak kecil, lebih baik perjelas status rekrutmen tenaga kerja yang sempat diumumkan,” jelasnya.

“Ini menyangkut harapan ribuan warga Jakarta yang menunggu kejelasan,” tambahnya.

Trubus menutup kritiknya dengan menegaskan bahwa anggaran daerah harus diarahkan pada sektor-sektor yang memberikan dampak langsung kepada masyarakat.

Seperti sanitasi, drainase, dan pemberdayaan warga melalui siskamling disebutnya sebagai program yang lebih relevan dan berkeadilan.

“Jangan sampai program penambahan CCTV yang kurang optimal menjadi temuan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) dan menjadi masalah bagi Gubernur Pramono,” pungkasnya.

Sebelumnya, sebanyak 100 CCTV baru telah dipasang di lima wilayah Jakarta untuk meningkatkan rasa aman dan nyaman masyarakat, terutama saat beraktivitas di malam hari.

Wakil Ketua DPRD Provinsi dari Fraksi PDIP, Ima Mahdiah, berharap jumlah CCTV terus bertambah, khususnya di kawasan rawan kriminalitas seperti pencurian kendaraan dan kejahatan asusila.

Senada, Wakil Ketua DPRD Provinsi Jakarta Rany Mauliani menilai keberadaan CCTV juga bermanfaat sebagai alat bukti bila terjadi tindak kriminal.

Gubernur Jakarta Pramono menjelaskan, dengan tambahan ini, total CCTV di Jakarta kini mencapai 1.500 unit yang tersebar di titik strategis, termasuk di 12 taman yang beroperasi 24 jam.

Sementara itu, Kepala Diskominfotik DKI Budi Awaludin menyebut CCTV baru dipasang di sejumlah taman seperti Tebet Eco Park dan Taman Langsat, serta di beberapa RT/RW rawan bencana, termasuk tiga titik di Kebon Jeruk. (fer)

Tags: Proyek CCTVtrubus rahardiansyah

Berita Terkait.

DLH
Megapolitan

Tak Hanya Pembuang, Pemprov DKI Tindak Seluruh Rantai Sampah Ilegal di Kampung Dukuh

Jumat, 7 Agustus 2026 - 00:16
sekolah
Megapolitan

Penemuan Senjata hingga Narkoba di Sekolah Swasta Jaksel, Kuasa Hukum Minta Usut Tuntas

Kamis, 6 Agustus 2026 - 20:02
Pria Ditemukan Meninggal di Kamar Hotel Jaksel, Ada Luka Tembak dan Pesan Terakhir
Megapolitan

Polisi Selidiki Temuan Senjata Api di Yayasan Sekolah Swasta Jaksel

Kamis, 6 Agustus 2026 - 18:18
pram
Megapolitan

Era AI Mengubah Cara Belajar, Pramono Minta Guru Terus Beradaptasi

Kamis, 6 Agustus 2026 - 18:08
Cenderung Bervariatif, Sebagian Besar Wilayah Jakarta Cerah Hingga Berawan Hari Ini
Megapolitan

Cenderung Bervariatif, Sebagian Besar Wilayah Jakarta Cerah Hingga Berawan Hari Ini

Kamis, 6 Agustus 2026 - 09:10
Konfrence
Megapolitan

Bea Cukai Tanjung Priok Gagalkan Penyelundupan Motor Harley-Davidson Bekas Asal Tiongkok

Rabu, 5 Agustus 2026 - 13:13

BERITA POPULER

  • Erick-Thohir

    PSSI Ubah Haluan Piala Presiden, Turnamen Kini Diproyeksikan untuk Timnas

    2263 shares
    Share 905 Tweet 566
  • Erick Thohir Angkat Suara Soal John Herdman Usai Indonesia Dibekuk Vietnam

    1985 shares
    Share 794 Tweet 496
  • Dugaan Penyalahgunaan Dapodik Ditelusuri, Kemendikdasmen Siap Tindak Tegas

    1594 shares
    Share 638 Tweet 399
  • Industri Sawit Nasional Miliki Fondasi Kuat dalam Keselamatan dan Kesehatan Kerja

    2540 shares
    Share 1016 Tweet 635
  • Kasus Pembunuhan Satpam Waduk Jatiluhur, DPR Tekankan Keadilan dan Perlindungan Keluarga Korban

    2111 shares
    Share 844 Tweet 528
Champions
Olahraga

Pimpin Revolusi Spanyol Rebut Piala Dunia Kedua, Rodri: Kami Mampu Kendalikan Semua Laga

Editor Nelly Marinda Situmorang
Selasa, 21 Juli 2026 - 12:24

INDOPOSCO.ID - Spanyol tidak hanya mengangkat Trofi Piala Dunia 2026. La Roja juga mengirim pesan tegas kepada dunia bahwa dominasi...

SelengkapnyaDetails
Messi

Messi Usai Final Piala Dunia 2026: Butuh Waktu Sembuhkan Luka Ini

Selasa, 21 Juli 2026 - 11:13
Tak Hanya Juara, 3 Penghargaan Individu Piala Dunia 2026 Turut Diborong Spanyol

Tak Hanya Juara, 3 Penghargaan Individu Piala Dunia 2026 Turut Diborong Spanyol

Senin, 20 Juli 2026 - 11:39
Scaloni Legawa Argentina Tumbang di Final: Kami Kalah dengan Kepala Tegak

Scaloni Legawa Argentina Tumbang di Final: Kami Kalah dengan Kepala Tegak

Senin, 20 Juli 2026 - 11:00
Scaloni Isyaratkan Mundur Usai Argentina Gagal Pertahankan Gelar Piala Dunia

Scaloni Isyaratkan Mundur Usai Argentina Gagal Pertahankan Gelar Piala Dunia

Senin, 20 Juli 2026 - 09:32
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.