• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Gaya Hidup

Unicharm: Popok Lifree, 100 Persen Bahan Breathable Dukung Kualitas Tidur Lansia

Folber Siallagan Editor Folber Siallagan
Jumat, 30 Mei 2025 - 15:07
in Gaya Hidup
Unicharm
Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Pada konferensi pers yang diadakan tanggal 28 Mei 2025 bertepatan dengan perayaan Hari Lanjut Usia Nasional (HLUN) 2025, Unicharm mengumumkan hasil riset bersama Clinical Research Supporting Unit dari Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia (CRSU-FKUI) bahwa popok dewasa Lifree tipe perekat dengan 100 persen bahan breathable (bahan bersirkulasi) terbukti dapat memperbaiki kondisi klinis kulit pada area popok, dan mendukung perbaikan kualitas tidur pada orang lanjut usia (lansia). Dengan kondisi kulit pada area popok yang baik akan menurunkan risiko terjadinya luka dekubitus.

Konferensi pers yang mengusung tema “Good Skin, Good Sleep with Lifree 100% breathable material” ini dihadiri oleh perwakilan Departemen Pelayanan Kesehatan Usia Rentan (YASKESRAN) dari Kementerian Kesehatan (Kemenkes) RI dr. Ari Setyaningrum, Sp.KO, perwakilan tim riset dari CRSU FKUI, Divisi Dermatologi Geriatri, Departemen Dermatologi dan Venereologi FKUI, dr. Rinadewi Astriningrum Sp.D.V.E., Subsp.D.A, peneliti kesehatan tidur dari Departemen Neurologi FKUI dr. Dinda Larastika Riyanto, Sp.N sebagai narasumber, lebih dari 40 perwakilan rumah sakit besar di kawasan Jabodetabek, serta berbagai Organisasi Medis.

BacaJuga:

JYP Entertainment Catat Penurunan Laba, Aktivitas Stray Kids Jadi Salah Satu Faktor

Nyeri Sendi di Usia Muda Jangan Dianggap Biasa, Waspadai Rheumatoid Arthritis

Ayah Ha Young Buka Suara Soal Sejarah Keluarga yang Dikaitkan dengan Pro-Jepang, Tuai Kritik

Masalah Luka Dekubitus & Gangguan Tidur pada Lansia

Saat ini, Indonesia mengalami peningkatan populasi lansia, dimana proporsi penduduk usia lanjut meningkat dibandingkan dengan populasi usia produktif. dr. Ari Setyaningrum, Sp.KO dari YASKESRAN Kemenkes mengatakan, berdasarkan data Kemenkes pada 2024, sebanyak 12 persen atau 34 juta penduduk Indonesia adalah lanjut usia yang tergolong menjadi kelompok rentan.

“Untuk memastikan kesehatan kelompok lansia, diperlukan peningkatan layanan kesehatan dasar, program kesehatan yang terintegrasi, dan pembangunan lingkungan yang ramah bagi lansia. Disamping itu, yang terpenting adalah memberikan perawatan yang tepat dan sesuai dengan kondisi kesehatan lansia,” kata dia.

Salah satu faktor penting dalam memastikan kesehatan lansia adalah dengan menjaga kualitas tidur. Tidur merupakan hal yang krusial pada seluruh umur, terlebih lagi bagi lansia. Tidur yang tidak berkualitas telah banyak terbukti dapat meningkatkan risiko gangguan kesehatan fisik dan mental seperti demensia, obesitas, stroke, gangguan imunitas, risiko terjatuh, dan lain-lain terutama pada orang berusia lanjut. Namun, dari data studi yang pernah dilakukan di Indonesia, sebanyak 30,3 persen lansia mengalami gangguan tidur (Rahmat dkk, 2024).

Selain masalah tidur, menjaga kesehatan dan kebersihan kulit lansia, terutama yang sudah dalam kondisi tirah baring juga harus diperhatikan. Salah satu Data Riset Dasar Kesehatan (Riskesdas) menunjukkan tingkat kejadian luka dekubitus di Indonesia cukup tinggi yaitu mencapai di atas 30 persen, dan 40 persen terjadi di rumah. Fakta ini menunjukkan bahwa gangguan tidur dan luka dekubitus menurunkan kualitas hidup para orang tua. Apabila keadaan ini terus berlanjut, dikhawatirkan akan mempengaruhi kondisi kesehatan dan semakin menurunkan kualitas hidup (quality of life) lansia di Indonesia.

Demi mendukung kehidupan lansia yang sehat, Lifree sebagai brand popok dewasa nomor 1 melakukan riset bersama CRSU-FKUI.

Presiden Direktur Unicharm, Takumi Terakawa mengatakan, dari survei konsumen yang dilakukan, ditemukan bahwa selain luka dekubitus, terdapat orang tua yang mengalami gangguan tidur.

“Hasil Investigasi lebih lanjut, diketahui bahwa hal ini disebabkan oleh higiene tidur yang kurang ideal dan penggunaan popok dewasa yang tidak tepat sebagai salah satu faktor penyebab. Oleh karena itu, kami melakukan penelitian untuk mengukur dampak penggunaan produk kami terhadap kondisi kulit dan kualitas tidur,” ujarnya.

Pada riset kolaborasi Lifree dengan CRSU-FKUI dimana jumlah sampel 24 orang tua dan dibagi menjadi dua kelompok, yaitu kelompok Lifree perekat dengan 100 persen bahan breathable dan kelompok popok berbahan vinyl yang tidak bersirkulasi.

Monitoring kondisi kulit dilakukan setiap minggu oleh dokter spesialis dermatologi venereologi dan estetika (Sp.D.V.E.), dan monitoring kondisi tidur dilakukan setiap hari menggunakan aktigrafi smartwatch di bawah pengawasan dokter spesialis neurologi (Sp.N.). dr. Rinadewi Astriningrum Sp.D.V.E., Subsp.D.A sebagai ketua tim riset menjelaskan hasil riset sebagai berikut.

“Dari 1 bulan periode pengujian, kondisi kulit kelompok yang menggunakan popok Lifree tipe perekat dengan bahan breathable terbukti mengalami perbaikan kondisi klinis kulit 22 persen dilihat dari penurunan skor lesi kulit (kondisi abnormal pada kulit) dibanding kondisi awal. Sedangkan pada kelompok yang menggunakan popok berbahan vinyl (non-breathable) terjadi penurunan kondisi kulit dibanding kondisi awal,” jelas dr. Rinadewi.

Selain itu, dr. Dinda Larastika Riyanto, Sp.N bersama Dr. dr. Astri Budikayanti, Sp.N(K) yang melakukan monitor kondisi tidur mengatakan,  pihaknya melakukan evaluasi kualitas tidur dengan melakukan pengukuran beberapa parameter tidur menggunakan aktigrafi smartwatch, serta menilai derajat kantuk di siang hari menggunakan kuesioner Epworth Sleepiness Scale (ESS).

“Hasilnya, meskipun kantuk di siang hari masih terjadi, namun frekuensi terbangun di malam hari berkurang terutama pada kelompok yang menggunakan popok Lifree perekat dengan 100 persen bahan breathable, sementara itu efisiensi tidur cenderung meningkat pada penggunaan popok Lifree,” tuturnya.

Lifree Mendukung Lansia Hidup Sehat

Takumi menyatakan, melihat masih adanya lanjut usia (lansia) yang mengalami masalah gangguan tidur, pihaknya berinisiatif untuk kembali melakukan riset bersama CRSU-FKUI, sebagai lanjutan dari riset-riset di tahun-tahun sebelumnya yaitu metode perawatan 2 pieces care yang memadukan penggunaan pad lapisan penyerap dengan popok Lifree tipe perekat, dan peluncuran Lifree tipe perekat baru yang menggunakan 100 persen bahan breathable.

“Hasil riset kali ini, Lifree tipe perekat dengan 100 persen bahan breathable terbukti memiliki sirkulasi udara yang baik sehingga mampu mencegah terjadinya masalah kulit seperti ruam dan pengap yang dapat menyebabkan luka dekubitus. Selain itu, dengan keunggulan sirkulasi udara yang dimiliki, Lifree tipe perekat juga memiliki value lain yaitu terbukti efektif untuk meningkatkan kualitas tidur,” terangnya.

“Berbagai inisiatif yang kami lakukan ini sejalan dengan misi dan komitmen kami untuk mewujudkan masyarakat simbiosis Indonesia yang sehat, mandiri, nyaman dan bahagia melalui produk penyerapan yang berkualitas. Ke depan, Lifree akan terus berkontribusi untuk mendukung upaya pemerintah dalam mewujudkan 0 kasus luka dekubitus, dan meningkatkan kualitas hidup serta mewujudkan kehidupan orang tua yang sehat dan bermartabat,” tambahnya. (ibs)

Tags: Hari Lanjut Usia Nasional 2025popok dewasa LifreeUnicharm

Berita Terkait.

Stray-Kids
Gaya Hidup

JYP Entertainment Catat Penurunan Laba, Aktivitas Stray Kids Jadi Salah Satu Faktor

Kamis, 13 Agustus 2026 - 14:06
Sandra
Gaya Hidup

Nyeri Sendi di Usia Muda Jangan Dianggap Biasa, Waspadai Rheumatoid Arthritis

Kamis, 13 Agustus 2026 - 09:31
ha
Gaya Hidup

Ayah Ha Young Buka Suara Soal Sejarah Keluarga yang Dikaitkan dengan Pro-Jepang, Tuai Kritik

Kamis, 13 Agustus 2026 - 05:05
tae
Gaya Hidup

Mantan Anggota Dragon 5 Tae Ditemukan Meninggal di Sungai Chao Phraya, Polisi Selidiki Misteri

Kamis, 13 Agustus 2026 - 04:04
nowz
Gaya Hidup

NOWZ Ungkap Tantangan di Balik Single Terbaru “Achilles”

Kamis, 13 Agustus 2026 - 03:33
changbin
Gaya Hidup

Changbin Stray Kids Donasikan Rp1,1 Miliar di Hari Ulang Tahun untuk Bantu Pasien Anak

Kamis, 13 Agustus 2026 - 02:20

BERITA POPULER

  • Dugaan Penyalahgunaan Dapodik Ditelusuri, Kemendikdasmen Siap Tindak Tegas

    Dugaan Penyalahgunaan Dapodik Ditelusuri, Kemendikdasmen Siap Tindak Tegas

    2211 shares
    Share 884 Tweet 553
  • Suzuki Ertiga Hybrid Cruise, MPV Nyaman dengan Teknologi Hybrid di GIIAS 2026

    1154 shares
    Share 462 Tweet 289
  • Perayaan 1 Tahun dengan Berbagai Penghargaan, Mitsubishi Destinator Tampil Mentereng di GIIAS 2026

    999 shares
    Share 400 Tweet 250
  • iCAR V23 dan V27 Hadir di GIIAS 2026, Bawa Pilihan Baru Kendaraan Elektrifikasi

    969 shares
    Share 388 Tweet 242
  • PSSI Ubah Haluan Piala Presiden, Turnamen Kini Diproyeksikan untuk Timnas

    2466 shares
    Share 986 Tweet 617
Champions
Olahraga

Pimpin Revolusi Spanyol Rebut Piala Dunia Kedua, Rodri: Kami Mampu Kendalikan Semua Laga

Editor Nelly Marinda Situmorang
Selasa, 21 Juli 2026 - 12:24

INDOPOSCO.ID - Spanyol tidak hanya mengangkat Trofi Piala Dunia 2026. La Roja juga mengirim pesan tegas kepada dunia bahwa dominasi...

SelengkapnyaDetails
Messi

Messi Usai Final Piala Dunia 2026: Butuh Waktu Sembuhkan Luka Ini

Selasa, 21 Juli 2026 - 11:13
Tak Hanya Juara, 3 Penghargaan Individu Piala Dunia 2026 Turut Diborong Spanyol

Tak Hanya Juara, 3 Penghargaan Individu Piala Dunia 2026 Turut Diborong Spanyol

Senin, 20 Juli 2026 - 11:39
Scaloni Legawa Argentina Tumbang di Final: Kami Kalah dengan Kepala Tegak

Scaloni Legawa Argentina Tumbang di Final: Kami Kalah dengan Kepala Tegak

Senin, 20 Juli 2026 - 11:00
Scaloni Isyaratkan Mundur Usai Argentina Gagal Pertahankan Gelar Piala Dunia

Scaloni Isyaratkan Mundur Usai Argentina Gagal Pertahankan Gelar Piala Dunia

Senin, 20 Juli 2026 - 09:32
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.