• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Ekonomi

PHRI Masih Hitung Total Kerugian Akibat Blackout di Bali

Folber Siallagan Editor Folber Siallagan
Rabu, 14 Mei 2025 - 10:30
in Ekonomi
Blackout

Suasana salah satu jalan raya di Bali yang sempat mengalami gangguan listrik. Foto: Dokumentasi Pribadi

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Bali masih menghitung kerugian akibat blackout atau mati listrik massal di Bali yang terjadi pada, Jumat (2/5/2025) sore waktu setempat.

“Masih dalam perhitungan. Karena masih tahap mengumpulkan data dari hotel-hotel,” kata Sekretaris Jenderal PHRI Bali Perry Markus kepada INDOPOSCO melalui gawai, Jakarta, Rabu (14/5/2025).

BacaJuga:

PHE, ExxonMobil dan SK Group Dorong Ekosistem CCS Asia Pasifik lewat Kolaborasi Strategis

DPR Ingatkan Kebijakan DHE Jangan Pinggirkan Sektor Swasta

Menkop Ajak Lulusan Universitas Trilogi Agar Jadi Motor Penggerak KDKMP

Ia mengemukakan, dampak yang dirasakan hotel atau layanan penginapan di Bali saat terjadi blackout. Meski hotel berbintang 3, 4, dan 5, secara umum, sudah memiliki genset sebagai pembangkit cadangan internal hotel.

Walaupun kapasitas dayanya tidak sebesar daya yang bersumber dari PLN, tapi masih cukup dan memadai. “Membackup sementara listrik padam dari PLN, untuk menjaga keberlangsungan operasional hotel,” ucap Perry.

Namun, hotel bintang 1, 2 dan nonbintang sangat merasakan terjadinya blackout. Sebab, sebagian besar mereka belum memiliki genset. “Bermasalah karena selama listrik padam. Sangat terganggu untuk operasional hotel,” ujar Perry.

Sebagian hotel itu berinisiatif menyewa genset portable, tapi jumlah perusahaan yang menyewakan genset portable tidak banyak, sementara kebutuhan sangat besar, baik utk hotel, restoran, maupun usaha-usaha lainnya.

“Dalam beberapa jam, secara bertahap listrik PLN dapat dipulihkan, hanya utk beberapa area (tidak semua area bisa menyala). Hal ini berlangsung, sampai hari berikutnya,” imbuh Perry.

Pengamat energi sekaligus Direktur Eksekutif Institute for Essential Services Reform (IESR) Fabby Tumiwa menyatakan, bahwa konsumen yang dirugikan akibat blackout di wilayah Bali berhak mendapatkan ganti rugi dari PLN. Ganti rugi tersebut berupa kompensasi keuangan, penggantian barang, atau tindakan perbaikan.

Hal tersebut sesuai Peraturan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Nomor 27 Tahun 2017 tentang Tingkat Mutu Pelayanan dan Biaya terkait dengan Penyaluran Tenaga Listrik. Blackout di Bali terjadi pada, Jumat (2/5/2025) sore waktu setempat.

“Pemadaman memang membuat kerugian konsumen. Sudah ada ketentuan Permen ESDM, yang mengatur kompensasi kerugian bagi pelanggan listrik jika terjadi gangguan,” tutur Fabby Tumiwa terpisah melalui gawai, Jakarta, Jumat (9/5/2025) kemarin. (dan)

Tags: baliBlackoutKerugianPerhimpunan Hotel dan Restoran IndonesiaPHRI

Berita Terkait.

phe
Ekonomi

PHE, ExxonMobil dan SK Group Dorong Ekosistem CCS Asia Pasifik lewat Kolaborasi Strategis

Minggu, 24 Mei 2026 - 03:30
bowoo
Ekonomi

DPR Ingatkan Kebijakan DHE Jangan Pinggirkan Sektor Swasta

Sabtu, 23 Mei 2026 - 23:23
menkop
Ekonomi

Menkop Ajak Lulusan Universitas Trilogi Agar Jadi Motor Penggerak KDKMP

Sabtu, 23 Mei 2026 - 21:11
Dekarbonisasi Industri Dipercepat, PHE dan ExxonMobil Lanjutkan Pengembangan CCS Raksasa
Ekonomi

PHR dan Pertamina EP Sepakati Pasokan Gas 30 BBTUD untuk Dukung Produksi WK Rokan

Sabtu, 23 Mei 2026 - 18:08
Dekarbonisasi Industri Dipercepat, PHE dan ExxonMobil Lanjutkan Pengembangan CCS Raksasa
Ekonomi

Dekarbonisasi Industri Dipercepat, PHE dan ExxonMobil Lanjutkan Pengembangan CCS Raksasa

Sabtu, 23 Mei 2026 - 17:06
Fondasi Digital dan Talenta Jadi Kunci Daya Saing Manufaktur Indonesia
Ekonomi

PHR Percepat Pemulihan 250 Lokasi Tanah Terkontaminasi Minyak di Riau

Sabtu, 23 Mei 2026 - 16:39

BERITA POPULER

  • Berawan

    Didominasi Berawan, Waspadai Potensi Hujan di Sebagian Wilayah Jaksel dan Jaktim

    1290 shares
    Share 516 Tweet 323
  • Libur Panjang Kenaikan Yesus Kristus: Lebih dari 504 Ribu Tiket Kereta Api Ludes

    2828 shares
    Share 1131 Tweet 707
  • Anggaran LCC Empat Pilar MPR Capai Rp30,7 Miliar, CBA: Ini Bukan Lagi Lomba, Tapi Proyek Raksasa Harus Diaudit!

    1111 shares
    Share 444 Tweet 278
  • Daftar Lengkap Timnas Indonesia: Diwarnai Debutan dan Kembalinya Pemain Lama

    866 shares
    Share 346 Tweet 217
  • Hunian Layak untuk Semua, Fahri Hamzah Luncurkan Gagasan Swasembada Papan 2045

    779 shares
    Share 312 Tweet 195
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.