• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Nasional

Berangkat dari Keluarga Sederhana di Lereng Gunung Merapi, Kini Berdampak bagi Sesama

Folber Siallagan Editor Folber Siallagan
Rabu, 30 April 2025 - 22:22
in Nasional
Tiara-Prasetyaningtyas

Para pengrajin penyandang disabilitas. Foto: istimewa

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Siapa bilang hanya siswa dari kota besar yang dapat berprestasi? Tiara Prasetyaningtyas perempuan asal Klaten, Jawa Tengah, membuktikan bahwa ilmu patut dikejar dan dapat diusahakan, bukan cuma impian semata. “Keluarga saya keluarga sederhana. Ayah saya dari lereng Gunung Merapi di Sleman, Yogyakarta, yang kemudian membuka toko kecil di Klaten,” cerita Tiara dalam keterangan, Rabu (30/4/2025).

Sedari kecil, Tiara sudah menampakkan minat untuk belajar. Ia berprestasi dalam akademik. Saat menempuh Sekolah Menengah Pertama, seorang guru menyadarkan Tiara bahwa dunia lebih luas daripada yang ia lihat di sekelilingnya. Ilmu dapat ia gapai lebih, tidak terbatas di tempat asalnya.

BacaJuga:

Jadi Otak Bangsa, Mendiktisaintek Minta Kampus Perkuat Budaya Riset

Soroti Fasilitas Istimewa Warga Binaan, Pimpinan DPR Izinkan Komisi XIII Cek Lapas Cibinong

Aduan Infrastruktur Jalan Jadi Keluhan Terbanyak, Wamendagri Ungkap Data SP4N-LAPOR!

Hal ini membuat Tiara bersemangat untuk bersekolah ke kota besar. Orang tua Tiara turut mendukung dengan janji menyekolahkan Tiara ke Yogyakarta, untuk menempuh Sekolah Menengah Atas. Namun jalan hidup berkata lain. “Usaha orang tua saya tidak berjalan lancar saat itu dan membuat saya harus tetap bersekolah di Klaten,” kata Tiara.

Meski sedih, hal tersebut tidak mematahkan semangat Tiara. Ia mulai mencoba mendaftar di ajang pertukaran pelajar ke Amerika Serikat melalui Youth Exchange and Study (YES program). Usahanya membuahkan hasil, pada kelas 2 SMA tepatnya pada 2014-2015, Tiara bersekolah di Martha Layne Collins High School dibiayai oleh US Department of State.

Pengalaman belajar di luar negeri membuka wawasan Tiara akan pendidikan berkualitas yang bisa didapatkan oleh siapa saja, sekalipun tidak dari latar belakang keluarga yang istimewa. “Saya percaya, pendidikan yang baik nilainya bisa nol rupiah, tetapi dampaknya bisa mengubah hidup seseorang,” katanya.

Pulang dari Amerika Serikat, Tiara membulatkan tekad untuk belajar di perguruan tinggi terkemuka. Ia berhasil diterima di Fakultas Hukum Universitas Gadjah Mada. Saat kuliah, Tiara menjadi penerima beasiswa S1 dari Tanoto Foundation. “Dari program beasiswa ini ada dua pelajaran yang ditanamkan membekas di benak saya hingga saat ini, yaitu lifelong learning (pembelajaran seumur hidup) dan pay it forward (membalas kebaikan dengan melakukan kebaikan),” kata Tiara.

Pengalaman sebagai penerima beasiswa Tanoto Foundation, membuat Tiara paham bahwa keberhasilan bukan hanya tentang nilai akademis. Lebih penting dari itu adalah nilai sosial: bagaimana seseorang memberi kembali kepada masyarakat.

Tiara mengamalkan semangat ini melalui inisiatif pemberdayaan kelompok disabilitas bernama Agni Project pada masa kuliah. Agni Project adalah inisiatif pemberdayaan penyandang disabilitas di Yogyakarta yang terinspirasi dari komunitas UMKM kreatif di kota asal Tiara. Ia melihat celah di mana para penyandang disabilitas sering kali tak terjangkau oleh sistem kerja formal.

“Suatu saat saya bertanya ke teman-teman UMKM, ‘kalian tahu nggak penjahit yang disabilitas?’ Ternyata ada, tapi mereka belum terorganisir,” cerita Tiara.

Karena itu, Tiara menjalankan Agni Project sebagai wadah kolaborasi bagi para difabel fisik. Mereka diajari untuk memproduksi barang-barang kreatif seperti tas kecil dan dompet dari sisa kain UMKM, lalu dipasarkan melalui hotel-hotel dan pameran lokal.

Tak hanya menciptakan produk, Agni Project juga membangun ekosistem inklusif yang memberdayakan kelompok tersebut. “Kami bantu mereka bukan karena kasihan, tapi karena mereka mampu. Yang mereka butuhkan itu bukan belas kasih, tapi kesempatan yang setara,” tegas Tiara.

Kini, sedikitnya 25 penyandang disabilitas terlibat dalam proyek ini, dengan sekitar 100 produk terjual tiap bulan. Dari penjualan produk tersebut, beberapa pekerja disabilitas bahkan mampu memenuhi kebutuhan sendiri dan membantu perekonomian keluarga.

“Meski mereka belum sampai bisa mendanai untuk pendidikan tinggi, perubahan kesejahteraan mereka nyata,” kata Tiara.

Dalam perkembangannya, Agni Project juga menarik perhatian sejumlah pihak, hingga kemudian memperoleh pendanaan dari sebuah lembaga internasional yaitu Greenheart International karena keselarasan visi proyek yang dijalankan Tiara dengan aspek sustainability.

Proyek ini berlangsung langgeng, bahkan ketika Tiara melanjutkan studi S2-nya di University of Melbourne di Australia. Semangatnya untuk bergerak di bidang sosial tak pernah surut. Saat ini, di tengah kesibukan akademis dan kerja Tiara masih memperkenalkan komunitas perajin disabilitas di Yogyakarta. “Saya selalu ingat ketika kita menerima rezeki lebih, di situ juga ada bagian untuk orang lain,” ujar Tiara. (ibs)

Tags: Jawa TengahperempuanPrestasiTiara Prasetyaningtyasyogyakarta

Berita Terkait.

Jadi Otak Bangsa, Mendiktisaintek Minta Kampus Perkuat Budaya Riset
Nasional

Jadi Otak Bangsa, Mendiktisaintek Minta Kampus Perkuat Budaya Riset

Selasa, 29 September 2026 - 20:31
Paripurna DPR Setujui UU APBN 2027, Ekonomi Dibidik Tumbuh 6 Persen dan Belanja Negara Tembus Rp4.106 Triliun
Nasional

Soroti Fasilitas Istimewa Warga Binaan, Pimpinan DPR Izinkan Komisi XIII Cek Lapas Cibinong

Selasa, 29 September 2026 - 20:15
Aduan Infrastruktur Jalan Jadi Keluhan Terbanyak, Wamendagri Ungkap Data SP4N-LAPOR!
Nasional

Aduan Infrastruktur Jalan Jadi Keluhan Terbanyak, Wamendagri Ungkap Data SP4N-LAPOR!

Selasa, 29 September 2026 - 16:05
ribka
Nasional

Wamendagri Ribka Haluk Bangga, Sejumlah Pemda Papua Tunjukkan Capaian dalam Kompetisi Kinerja Nasional

Selasa, 29 September 2026 - 15:05
bpjs
Nasional

BPJS Watch Desak Presiden Segera Tandatangani Perpres Penghapusan Tunggakan Iuran JKN

Selasa, 29 September 2026 - 14:04
rini
Nasional

10 Tahun SP4N-LAPOR!, Menteri PANRB: 1,1 Juta Aduan Jadi Bahan Perbaikan Pelayanan Publik

Selasa, 29 September 2026 - 13:42

OLAHRAGA

Jaga Asa ke Final, Indonesia Wajib Pesta Gol ke Gawang Bangladesh
Olahraga

Jaga Asa ke Final, Indonesia Wajib Pesta Gol ke Gawang Bangladesh

Editor Laurens Dami
Selasa, 29 September 2026 - 15:30

INDOPOSCO.ID - Peluang Timnas Indonesia untuk lolos ke partai final FIFA ASEAN Cup 2026 masih terbuka, asalkan mampu menang besar...

SelengkapnyaDetails
ganda

Amri/Nita Naik Level Usai Persembahkan Perak Buat Tim Indonesia di Asian Games 2026

Selasa, 29 September 2026 - 13:52
jasmine

Jasmine Azzahra Raih Perunggu BMX Racing di Asian Games Aichi-Nagoya 2026

Selasa, 29 September 2026 - 11:11
paes

Maarten Paes Puji Perjuangan Heroik 10 Pemain Garuda dan Gemuruh SUGBK Usai Tahan Malaysia

Selasa, 29 September 2026 - 10:40
haye

John Herdman Sebut Kartu Merah Thom Haye Jadi Anugerah Sekaligus Kutukan

Selasa, 29 September 2026 - 10:30

BERITA POPULER

  • Transformasi Pelayanan BPN Banten Dimulai, Urus Balik Nama Tanah Tak Lagi Berbulan-bulan

    Transformasi Pelayanan BPN Banten Dimulai, Urus Balik Nama Tanah Tak Lagi Berbulan-bulan

    3911 shares
    Share 1564 Tweet 978
  • Kembali Raih Emas Asian Games 2026, Ketua DPR Dorong Penghargaan Bagi Atlet Secara Utuh

    3857 shares
    Share 1543 Tweet 964
  • Lolos Seleksi Barca Academy, Pesepak Bola Muda Bekasi Terbang ke Spanyol

    1124 shares
    Share 450 Tweet 281
  • Soal Klaster Mewah di Lapas Cibinong, Pakar Hukum Minta Menteri Imipas Terima Sanksi

    1008 shares
    Share 403 Tweet 252
  • Kasus Keracunan MBG Berulang, DPR Hanya Minta BGN Benahi Tata Kelola

    884 shares
    Share 354 Tweet 221
    Go to the Customizer > JNews : Social, Like & View > Instagram Feed Setting, to connect your Instagram account.

Verifikasi Dewan Pers

Status Verifikasi Dewan Pers : Administratif dan faktual dengan nomor sertifikat 1132/DP-Verifikasi/K/X/2023
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.