• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Internasional

Thanatografi Elektrokardiografi, Metode yang Konfirmasi Penyebab Wafatnya Paus Fransiskus

Laurens Dami Editor Laurens Dami
Selasa, 22 April 2025 - 14:24
in Internasional
frans

Paus Fransiskus melambaikan tangan kepada umat yang berkumpul di Lapangan Santo Petrus untuk Doa Malaikat Tuhan pada Minggu (2/2/2025). Foto: Dok. Vatican News

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Dunia berduka atas wafatnya Paus Fransiskus. Kabar duka ini dikonfirmasi secara resmi oleh Direktorat Kesehatan dan Higiene Negara Kota Vatikan melalui sebuah laporan medis yang dirilis pada Senin (21/4/2025) malam.

Dikutip dari Vatican News, Direktur Direktorat Kesehatan dan Higiene Negara Kota Vatikan, Dr. Andrea Arcangeli, menyatakan bahwa Paus Fransiskus meninggal dunia akibat stroke yang kemudian menyebabkan koma, serta diikuti oleh kegagalan sirkulasi kardiovaskular yang bersifat irreversible (tidak dapat dipulihkan).

BacaJuga:

Israel Gempur Lebanon, Iran Tutup Lagi Selat Hormuz

Wapres JD Vance Batal ke Swiss, Dialog Damai AS-Iran Tertunda

Prabowo Batal Hadiri ASEAN-Russia Summit di Kazan, Istana Ungkap Alasannya

Kematian pemimpin umat Katolik dunia ini dipastikan melalui prosedur medis berupa thanatografi elektrokardiografi, sebuah metode pencatatan aktivitas listrik jantung untuk memastikan kematian secara klinis.

Dalam laporan tersebut, juga disebutkan bahwa Paus memiliki riwayat kesehatan yang cukup kompleks, antara lain gagal napas akut yang dipicu oleh pneumonia bilateral multimikroba, bronkiektasis multipel, hipertensi, serta diabetes tipe II.

“Saya dengan ini menyatakan, bahwa penyebab kematian (Paus Fransiskus), sejauh pengetahuan dan penilaian saya, adalah sebagaimana telah disebutkan di atas,” tulis Dr. Arcangeli dalam sertifikasi medisnya, Selasa (22/4/2025).

Laporan resmi ini turut disampaikan oleh Kantor Pers Tahta Suci, menandai akhir dari perjalanan hidup seorang tokoh yang dikenal sebagai simbol kerendahan hati dan kasih dalam kepemimpinannya di Vatikan. (her)

Tags: MetodePaus FransiskusThanatografi Elektrokardiografiwafat

Berita Terkait.

Prajurit
Internasional

Israel Gempur Lebanon, Iran Tutup Lagi Selat Hormuz

Sabtu, 20 Juni 2026 - 23:23
vance
Internasional

Wapres JD Vance Batal ke Swiss, Dialog Damai AS-Iran Tertunda

Jumat, 19 Juni 2026 - 19:09
Prabowo
Internasional

Prabowo Batal Hadiri ASEAN-Russia Summit di Kazan, Istana Ungkap Alasannya

Rabu, 17 Juni 2026 - 18:19
Shehbaz Sharif
Internasional

DPR RI Apresiasi Perdamaian AS-Iran, Ingatkan Israel Jangan Ganggu Kesepakatan

Rabu, 17 Juni 2026 - 14:47
Video-Kekerasan
Internasional

Viral Dugaan Penganiayaan WNI di Malaysia, DPR Minta Proses Hukum Dikawal Ketat

Selasa, 16 Juni 2026 - 19:43
Shehbaz-Sharif
Internasional

AS dan Iran Sepakat Damai, Tandatangani Perjanjian Pekan Ini

Senin, 15 Juni 2026 - 11:29

BERITA POPULER

  • Hasil Piala Dunia: Qatar Buyarkan Kemenangan Swiss, Brasil Gagal Tumbangkan Maroko

    Hasil Piala Dunia: Qatar Buyarkan Kemenangan Swiss, Brasil Gagal Tumbangkan Maroko

    7142 shares
    Share 2857 Tweet 1786
  • Los Blancos Makin Ganas! Rekrut 2 Bintang Tanpa Mahar, Kini Incar Bek Inter

    1112 shares
    Share 445 Tweet 278
  • Purbaya Siapkan APBN Hadapi Tantangan Global, Prioritas Nasional Tetap Jalan

    1044 shares
    Share 418 Tweet 261
  • Hantavirus Ramai Dibahas, Benarkah Bisa Jadi Pandemi Baru

    1777 shares
    Share 711 Tweet 444
  • Menkeu RI Raih Dukungan Tiongkok untuk Panda Bond, AIIB Siapkan USD17 Miliar

    881 shares
    Share 352 Tweet 220
Pemain-Paraguay
Olahraga

Turki Angkat Koper, Arda Guler Minta Maaf

Editor Folber Siallagan
Sabtu, 20 Juni 2026 - 21:01

INDOPOSCO.ID - Timnas Turki harus angkat koper lebih awal setelah menelan dua kekalahan dalam fase Grup D Piala Dunia 2026....

SelengkapnyaDetails
malarza

Piala Dunia 2026: Gol Kilat Galarza Bawa Paraguay Tumbangkan Turki 1-0

Sabtu, 20 Juni 2026 - 15:57
lesu

Keluhkan Performa Socceroos, Pelatih Australia: Kami Lesu, AS Lebih Bertenaga

Sabtu, 20 Juni 2026 - 10:42
maroko

Maroko Menang 1-0, Steve Clarke Ngamuk Klaim Penalti Skotlandia Dicuekin Wasit

Sabtu, 20 Juni 2026 - 09:41
Prabowo Subianto

Prabowo Beri Lampu Hijau Program PSSI Menuju FIFA ASEAN dan Kualifikasi Piala Dunia 2030

Sabtu, 20 Juni 2026 - 08:30
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.