INDOPOSCO.ID – Kemenangan 1-0 tim nasional (Timnas) Maroko atas Timnas Skotlandia dalam laga kedua Grup C Piala Dunia 2026 di Stadion Boston, Sabtu (20/6/2026) dini hari WIB diwarnai kontroversi. Wasit mengabaikan klaim penalti Skotlandia setelah John McGinn dan Scott McTominay dijatuhkan di kotak terlarang.
John McGinn dijatuhkan di dalam kotak penalti pada babak kedua, tepatnya menit ke-65, sementara Scott McTominay juga mengalami insiden serupa pada menit ke-80. Namun, wasit tidak menganggap kedua insiden tersebut sebagai pelanggaran.
Insiden tersebut memicu protes keras dari para pemain Skotlandia. Wasit Ilgis Tantashev dan VAR bergeming serta tidak peduli klaim penalti setelah gelandang Maroko, Neil El Aynaoui, melakukan kontak fisik yang menjatuhkan McTominay di kotak penalti
Pelatih Timnas Skotlandia Steve Clarke mengkritik keputusan wasit yang tidak memberikan penalti dalam laga tersebut, setelah dua anak asuhnya dilanggar di kotak terlarang.
“Semua orang membicarakan insiden penalti Scott McTominay. Sebenarnya saya melihat insiden John McGinn, yang 50-50. Ada wasit yang akan memberikannya, ada yang tidak. Terkadang VAR akan ikut campur,” ujar Steve seperti dilansir dari Sky Sports, Sabtu (20/6/2026).
Di samping itu, para pemain Skotlandia telah tampil baik dalam laga penyisihan grup, meski mereka membutuhkan waktu untuk menyatukan pola permainan.
“Menurut saya, kami bermain bagus. Awalnya memang buruk, tapi reaksi kami terhadap hal itu bagus. Kami harus berjuang keras selama lima atau 10 menit hanya untuk menemukan ritme permainan,” tambahnya.
Lini pertahanan Skotlandia dinilainya cukup disiplin, sehingga membuat tim lawan kesulitan menembusnya. Namun, ia menyayangkan mereka tidak mampu menciptakan peluang berbahaya.
“Begitu kami masuk ke dalam alur permainan, kami menunjukkan bahwa kami bisa menyulitkan mereka. Yang mengecewakan adalah kami tidak menciptakan satu pun peluang emas yang bisa memberi kami satu poin,” ungkap Steve. (dan)















